232 Pasien Kanker Dikemoterapi

232 Pasien Kanker Dikemoterapi
Dirut RSUD Banten, Danang Hamsah Nugroho.

BANTENRAYA.CO.ID – Pelayanan kemoterapi bagi pasien kanker di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten terus mengalami peningkatan sepanjang 2026.

Dalam tujuh bulan terakhir, RSUD Banten mencatat jumlah tindakan kemoterapi meningkat hampir enam kali lipat dibandingkan awal tahun.

Direktur Utama RSUD Banten Danang Hamsah Nugroho mengatakan, peningkatan tersebut terlihat dari jumlah tindakan kemoterapi yang terus bertambah setiap bulan.

Pada Januari 2026, RSUD Banten mencatat 10 tindakan kemoterapi. Jumlah tersebut meningkat menjadi 16 tindakan pada Februari dan 26 tindakan pada Maret.

BACA JUGA : Forbis Hotel Manjakan Pelancong

Kemudian, pada April tercatat 34 tindakan, meningkat menjadi 41 tindakan pada Mei, dan 47 tindakan pada Juni. Memasuki Juli 2026, jumlah tindakan kemoterapi kembali meningkat menjadi 58 tindakan.

Dengan demikian, selama Januari hingga Juli 2026 terdapat 232 tindakan kemoterapi yang dilakukan di RSUD Banten.

“Per bulan, 58 tindakan kemoterapi dilakukan di RSUD Banten. Saat ini pelayanan kanker di RSUD Banten telah dilakukan dengan kemoterapi,” kata Danang, Selasa (18 Agustus 2026).

Danang menjelaskan, tindakan kemoterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker dengan menggunakan obat-obatan tertentu untuk menghambat atau menghancurkan sel kanker.

BACA JUGA : 437 Pramuka Banten Berangkat ke Jambore Nasional

Tindakan tersebut diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan medis masing-masing pasien.

Danang mengatakan, sejumlah jenis kanker telah mendapatkan penanganan melalui layanan yang tersedia di RSUD Banten.

Beberapa di antaranya yakni kanker payudara, kanker paru, dan kanker kelenjar getah bening. Namun, Danang tidak merinci jumlah kasus berdasarkan masing-masing jenis kanker tersebut.

“Beberapa kasus kanker yang kami tangani itu seperti kanker payudara, kanker paru, dan kelenjar getah bening,” ujarnya.

BACA JUGA : Proyek Alun-alun Serang Minta Adendum

Danang menyampaikan, peningkatan jumlah tindakan kemoterapi tersebut tidak serta-merta menunjukkan jumlah penderita kanker.

Sebab, satu pasien dapat menjalani beberapa kali tindakan kemoterapi sesuai dengan siklus pengobatan yang ditentukan oleh dokter.

Selain kemoterapi, pasien kanker juga dapat membutuhkan tindakan seperti radioterapi. Namun, saat ini layanan radioterapi belum tersedia secara mandiri di RSUD Banten.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, RSUD Banten melakukan kerja sama rujukan dengan rumah sakit lain yang memiliki fasilitas radioterapi. Salah satunya yakni Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

BACA JUGA : 4.000 Penari Meriahkan Festival Gabrugan

Danang menuturkan, jika dibandingkan dengan Januari, jumlah tindakan kemoterapi pada Juli meningkat sebanyak 48 tindakan.

Artinya, jumlah tindakan bulanan tersebut meningkat hampir enam kali lipat dalam kurun tujuh bulan. Danang memastikan pelayanan kemoterapi tetap diberikan dengan fasilitas yang tersedia di RSUD Banten.

“Saat ini kami terus berikan layanan kemoterapi menggunakan alat yang kami miliki, jika ada pasien yang melakukan radioterapi, kami lakukan kerja sama rujukan dengan RSCM dan RS lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Komisi V DPRD Provinsi Banten Rifky Hermiansyah mengapresiasi adanya pelayanan penyakit kanker di RSUD Banten dimasa pemerintahan Gubernur Banten Andra Soni. Menurutnya, kualitas pelayanan penting untuk terus ditingkatkan.

BACA JUGA : Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara

Rifky menyampaikan, pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien penyakit kanker, harus terus ditingkatkan dari sisi kualitas pelayanan, fasilitas, tenaga medis, maupun dukungan sarana dan prasarana.

“Pelayanan penyakit kanker di RSUD Banten harus selalu dan terus ditingkatkan. RSUD Banten merupakan kebanggaan masyarakat Banten, sehingga kami berharap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin optimal,” Rifky.

Ia menambahkan, RSUD Banten sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Provinsi Banten memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Oleh karena itu, peningkatan pelayanan harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat Banten dapat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, profesional, dan bermutu.

BACA JUGA : 164 Wilayah di Banten Masih Kekeringan

Rifky juga berharap pengembangan layanan kanker di RSUD Banten dapat terus dilakukan sehingga masyarakat tidak perlu mencari pelayanan pengobatan ke luar daerah.

“Kami tentu mendorong agar pelayanan terus ditingkatkan dan dikembangkan. Harapannya, masyarakat Banten mendapatkan pelayanan terbaik di daerahnya sendiri dan semakin percaya terhadap RSUD Banten,” ujarnya. (raffi)

 

Pos terkait