Mahasiswa Cilegon Minta Dewan dan Pejabat Lebih Peka Soal Penderitaan Masyarakat

Suasana aksi damai yang digelar BEM Banten Bersatu Perwakilan Kota Cilegon di Kantor DPRD Kota Cilegon, Selasa (2/9/2025).
Suasana aksi damai yang digelar BEM Banten Bersatu Perwakilan Kota Cilegon di Kantor DPRD Kota Cilegon, Selasa (2/9/2025).

CILEGON, BANTEN RAYA – Puluhan mahasiswa yang tergabung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu Perwakilan Kota Cilegon menggelar aksi damai dan doa Bersama di depan Kantor DPRD Kota Cilegon, Selasa 2 September 2025.

Dalam kesempatannya mahasiswa memberikan agar dewan dan pejabat untuk bisa lebih peka dengan kondisi kesusahan dan penderitaan masyarakat.

Aksi dilakukan mahasiswa tersebut dimulai sejak pukul 16.00 WIB di depan Kantor DPRD Kota Cilegon hingga pada pukul 19.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Tokoh Minta Pejabat Banten Tidak Bergaya Hidup Hedon, Contohnya Seperti Ini

Selain menyampaikan aspirasinya soal kondisi keprihatinan pejabat dan wakil rakyat yang tidak menghargai masyarakat. Aksi digelar dengan teatrikal, menyalakan lilin dan doa Bersama.

Dalam kesempatan aksi tersebut juga Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ikhwan Bersama puluhan pimpinan dan anggota dewan hadir.

Termasuk, juga Walikota Cilegon Robinsar dan Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo.

Pemilik Apotek Gama Didakwa Edarkan Obat Racikan Ilegal dan Tanpa Resep

Koordinator Aksi BEM Banten Bersatu Perwakilan Kota Cilegon Eko menyampaikan, pihaknya meminta agar wakil rakyat dan pejabat lebih peka dengan kondisi masyarakat yang tengah kesusahan sekarang. Termasuk bisa menjaga sikap dan omongan jangan sampai menyakiti masyarakat.

“Indonesia tidak dalam kondisi baik-baik saja. Sekarang bukan Indonesia emas tapi Indonesia cemas. Apakah bapak-bapak yang ada disini mengerti penderitaan masyarakat. kami minta bapak-bapak mengerti dengan kondisi dan penderitaan masyarakat sekarang,” katanya saat menyampaikan orasi di hadapan puluhan anggota DPRD Kota Cilegon, Walikota dan Wakil Walikota Cilegon.

Eko menjelaskan, pihaknya juga memberikan peringatan kepada para aparat kepolisian untuk tidak lagi bertindak represif dalam menjaga aksi.

“Jangan sampai ada korban lagi karena represifitas aparat,” jelasnya.

Penantang Baru di Pasar Otomotif Serang, MG Bakal Buka Diler Akhir Tahun Ini

Eko memastikan, aksi tersebut akan berjalan dengan damai tanpa adanya anarkisme yang menimbulkan kerugian dan ketakutan dari banyak pihak.

“Kami membuktikan kami menyampaikan aspirasi supaya bisa didengar tanpa adanya tindakan anarkis. kami menyampaikan pendapat dan aspirasi lalu berdoa bersama setelahnya dialog. Ini bukti jika gerakan mahasiswa tidak anarkis,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ikhwan mengungkapkan, mengapresiasi apa yang sudah dilakukan mahasiswa dalam aksi. Terlebih dilakukan secara damai.

“Kami sampaikan terima kasih. Kami pastikan peran mahasiswa akan dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan yang berkaitan dengan hajat hidup masyarakat,” pungkasnya. (uri)

Uri/Banten Raya

AKSI DAMAI: Suasana aksi damai yang digelar BEM Banten Bersatu Perwakilan Kota Cilegon di Kantor DPRD Kota Cilegon, Selasa (2/9).

Pos terkait