Omzet Anjlok, UMKM di Stadion Geger Cilegon Minta Pemkot Izinkan Kembali Berjualan di Dalam Gerbang

WhatsApp Image 2025 08 31 at 18.36.19
Para UMKM yang berjualan di luar gedung Stadion Geger Cilegon, Minggu (31/8). (Tia/Banten Raya)

BANTENRAYA.CO.ID – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Stadion Geger Cilegon meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dapat mengizinkan kembali berjualan di dalam gerbang.

Stadion Geger Cilegon kini menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat Kota Cilegon maupun masyarakat luar Kota Cilegon.

Semakin banyaknya pengunjung, beberapa UMKM sekitar stadion juga ramai berjualan memadati lokasi Stadion Geger Cilegon.

Bacaan Lainnya

Salah satu warga Kedaleman yang memiliki UMKM di Stadion Geger Cilegon Siti mengatakan, dirinya telah berjualan di Stadion Geger Cilegon sejak 5 bulan yang lalu.

BACA JUGA: Antisipasi Aksi Solidaritas, ASN Lebak Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas

Namun, dirinya diminta pindah berjualan ke luar gerbang Stadion Geger Cilegon baru 2 bulan ini.

“Ya awalnya senang bisa dikasih izin jualan, dulu kan ga bisa masuk stadion ini. Sudah berjualan dari 5 bulan yang lalu, dulu sendirian jualannya sekarang sudah ada temennya,” kata Siti kepada Banten Raya, Minggu 31 Agustus 2025.

Tetapi sejak berjualan di luar gerbang Stadion Geger Cilegon, omzet penjualannya jadi ikut menurun.

Saat masih berjualan di dalam Stadion Geger Cilegon, dirinya mengaku bisa mendapatkan omzet sebesar Rp 3 juta dalam satu hari.

BACA JUGA: Dinkop UKM Cilegon Minta UMKM Catering Dilibatkan Program MBG

“Jualan di dalam itu 3 bulan, diminta keluar karena mau perbaikan bilangnya, cuma ga tau juga,” ujarnya.

Ia meminta kepada pihak terkait untuk dapat mengizinkan kembali para UMKM untuk dapat masuk ke dalam Stadion Geger Cilegon.

“Mudah-mudahan bisa jualan di dalam stadion lagi, dikasih batas juga gak apa-apa, karena di luar omzetnya ikut menurun,” pintanya.

Tak hanya itu permintaannya, Siti juga meminta jika kedepannya memiliki pengelola yang resmi, tak memungut biaya yang dapat membebankan kepada para UMKM.

BACA JUGA: Mayoritas Calon dari Luar Banten, Penelusuran Calon Direksi BPRS Cilegon Libatkan BIN Pusat

“Kalau sekarang belum ada pengelolanya, tapi misalkan ada biaya sewa dari Pemerintah nanti tolong jangan terlalu mahal, kita juga sekarang pendapatannya ga besar kayak dulu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Cilegon Sakri Jasiman menyampaikan, pihaknya tak dapat memastikan kapan UMKM diperbolehkan kembali berjualan di dalam Stadion Geger Cilegon.

“Belum tau kepastiannya, karena ini harus menunggu kebijakan pimpinan, sementara ini jualan di luar stadion dulu,” terangnya.

Sakri menjelaskan, salah satu alasan UMKM tak diperbolehkan berjualan di dalam Stadio Geger Cilegon karena terdapat banyak aset yang perlu dijaga.

BACA JUGA: Empat Anggota DPR RI Dinonaktifkan oleh Partainya, Didominasi Artis

“Untuk UMKM yang sekitar stadion ini belum bisa berjualan di dalam karena ada banyak aset juga salah satunya mobil dinas, dan stadionnya mau diperbaiki,” jelasnya.***

Pos terkait