BANTENRAYA.CO.ID – DPD Partai Keadilan Sejahtera atau PKS mendaftarkan Bakal Calon Legislatif atau Bacaleg ke KPU Kota Cilegon.
Diketahui, ada 40 orang telah didaftarkan untuk menjadi bacaleg pada Pemilu 2024 nanti.
Ketua DPD PKS kota Cilegon, Amal Irfanuddin memimoin pendaftaran Bacaleg PKS ke KPU Kota Cilegon pada Jumat, 12 Mei 2023.
Politisi senior PKS yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun, Anggota DPRD Kota Cilegon Qoidatul Sitta dan Aam Amarulloh juga turut hadir dalam pendaftaran tersebut.
Amal mengatakan, dari 40 Bacaleg yang didaftarkan, sebanyak 15 orang dari perempuan dan 25 orang dari laki-laki.
“PKS secara resmi sudah menyerahkan bakal calon anggota dewan dari PKS sebanyak 40 orang atau 100 persen yang terdiri dari 25 bacaleg laki-laki, dan 15 orang dari bacaleg perempuan,” kata Amal.
Ia menambahkan, 40 Bacaleg yang didaftarkan di KPU Kota Cilegon, telah memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan.
“Dan Alhamdullilah tadi sudah di verifikasi oleh KPU Cilegon, dari PKS berkas pendartaran telah dinyatakan diterima dan telah memenuhi syarat,” terangnya.
Di tempat yang sama, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kota Cilegon Nurrotul Uyun banyak Bacaleg muda yang dipasang PKS untuk Pileg DPRD Kota Cilegon.
Dengan kehadiran anak-anak muda bisa menjadi sumbangasih suaraatau upaya dari PKS sebagai partai politik yanh akan ikut dalam kontestasi Pemilu Legislatif tanggal 14 Febuari 2024 nanti.
“Kami bersama-sama berjuang dan untuk mencerdaskan politik, untuk masyarakat Cilegon dan bakal calon legislatif agar bisa lebih maksimal untuk bekerja dengan baik. Dan mudah-mudahan apa yang kami bisa lakukan bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat Kota Cilegon,” harapnya.
Uyun mengungkapkan, alasan banyaknya kaum milenial mendaftar sebagai bacaleg di DPRD Kota Cilegon, karena keberadaan kaum milenial tersebut bisa bersama-sama mencerdaskan anak bangsa khususnya pada kegiatan politik.
“Kita bisa ajak mereka untuk mengenalkan ke masyarakat terkait kegiatan politik, serta bisa memberi ruang yang sama agar apa yang menjadi pemikiran anak muda terbadap politik bisa menjadi sebuah pemikiran yang bisa berkontribusi yang positif bagi masyarakat,” tutupnya.***





