BANTENRAYA.CO.ID — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten dinilai membawa dampak lebih luas dibanding sekadar agenda seremonial.
Kehadiran ribuan insan pers dari berbagai daerah di Indonesia disebut-sebut turut menggerakkan sektor pariwisata dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal di Banten.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, rangkaian kegiatan HPN telah memicu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di Kota Serang sebagai salah satu lokasi utama kegiatan.
Dampak paling nyata terlihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel serta pergerakan UMKM selama pelaksanaan HPN.
BACA JUGA : 11 Warga Banten Tertimbun Longsor Tambang Timah
“Yang pasti sektor pariwisata bergerak. Kami dihadiri oleh ribuan orang dan itu terkonfirmasi, hotel-hotel di Kota Serang penuh. UMKM juga menerima manfaat dari kegiatan ini,” ujar Andra, Minggu, (8 Februari 2026).
Menurut Andra, HPN merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan Banten kepada publik nasional melalui peran pers sebagai penyampai informasi yang luas dan berkelanjutan.
Ia menilai, kehadiran insan pers dari berbagai daerah akan memperkuat citra positif Banten melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang.
“Ini sebuah kebanggaan bagi kami. HPN adalah event nasional dengan peserta insan pers, yang tentu memiliki dampak besar dalam menyebarkan informasi positif tentang Banten,” katanya.
Ia menambahkan, Pemprov Banten optimistis dampak HPN tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga berpotensi memberikan efek lanjutan bagi sektor pariwisata dan investasi daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih karena telah menjadikan Banten sebagai tuan rumah. Pers adalah mitra pembangunan daerah,” ujar Andra.
Selain agenda utama, HPN 2026 juga dirangkai dengan berbagai kegiatan pendukung yang melibatkan masyarakat.
Salah satunya melalui Gerakan Kota ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang mengajak insan pers dan elemen masyarakat melakukan aksi bersih-bersih lingkungan.
BACA JUGA : HUT ke 4, RBC Kolaborasi dengan HIPPI Perkuat UMKM
“Banyak rangkaian kegiatan yang disiapkan, termasuk kegiatan sosial seperti bersih-bersih bersama insan pers, jalan santai, dan berbagai kegiatan lainnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan, Pemprov Banten sengaja memanfaatkan momentum HPN untuk menampilkan potensi budaya dan ekonomi kreatif daerah kepada para peserta dari seluruh Indonesia.
Menurut Eli, pentas budaya, hiburan rakyat, dan pameran UMKM yang digelar selama rangkaian HPN menjadi sarana promosi langsung bagi kekayaan budaya dan produk lokal Banten.
“Pentas budaya, hiburan, dan pameran UMKM ini menjadi wadah untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya tradisional Banten, mulai dari seni pertunjukan, kuliner, kriya, hingga fashion khas Banten,” ujar Eli.
BACA JUGA : PPP Kubu Subadri Tolak Penjukan Plt Ketua
Ia menuturkan, pelaku seni dan UMKM yang terlibat merupakan representasi dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Hal ini, kata Eli, dilakukan sebagai bentuk kesiapan Banten dalam mempromosikan potensi daerahnya ke tingkat nasional.
“Kami melibatkan perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota di Banten. Ini menunjukkan bahwa Banten memiliki kekayaan budaya dan produk UMKM yang beragam dan siap dipromosikan,” katanya.
Lebih lanjut Eli menilai, kehadiran peserta HPN 2026 di Banten menjadi momentum strategis untuk memperluas promosi pariwisata dan UMKM lokal, sekaligus membuka peluang peningkatan kunjungan wisata ke Banten ke depan.
“Ini juga sekaligus membuka peluang promosi yang lebih luas bagi UMKM lokal,” pungkasnya. (raffi)





