Tanpa Alasan yang Jelas Lalu Pergi, 3 Bacaleg di Kabupaten Serang Mengundurkan Diri

bacaleg
Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon membuka acara media meeting terkait hasil pengawasan pencermatan rancangan DCT di Forbis Hotel, Kecamatan Waringinkurung, Senin 23 Oktober 2023. Ada 3 bacaleg yang mengundurkan diri tanpa alasan.

BANTENRAYA.CO.ID – 3 orang bakal calon legislatif (Bacaleg) yang telah masuk dalam daftar calon sementara (DCS) mengundurkan diri.

Para bacaleg itu diketahui mengundurkan diri pada saat pencermatan rancangan daftar calon tetap (DCT) yang akan ditetapkan pada 3 November 2024.

Ketiga orang yang mengundurkan diri itu terdiri atas bacaleg PPP dari daerah pemilihan (dapil) Serang 4.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Mengintip Rumah Wahidin Halim di Kota Tangerang, Luas dan Asri Penuh Pepohonan

Kemudian bacaleg PAN dari dapil Serang 4 dan 1 bacaleg lagi dari Partai Hanura dari dapil Serang 2.

Selain itu, terdapat 24 bacaleg yang diganti setelah masuk dalam DCS sehingga mereka tidak masuk dalam rancangan DCT.

Sedangkan, terkait dengan 30 persen keterwakilan perempuan, beberapa parpol tidak memenuhi ketentuan.

Selanjutnya juga terdapat tujuh bacaleg yang pindah dapil serta 32 bacaleg yang berubah nomor urut.

BACA JUGA: Sosok Pembuang Bayi di Cimanuk Pandeglang Terungkap, Ternyata Motifnya Gara-gara Ini

“Terakhir hasil pengawasan kita ada anggota KI (Komisi Informasi) provinsi sekarang sudah mengundurkan diri,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon.

“Terus yang 5 orang kepala desa juga sudah mengundurkan diri,” ungkapnya usai acara Media Meeting di Forbis Hotel, Senin 23 Oktober 2023.

Ia menjelaskan, pihaknya selama proses pencermatan rancangan DPT terus melakukan pemantauan.

Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah dokumen para bacaleg sudah memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS) terkait dengan dokumen pencalonannya.

BACA JUGA: Cara Mudah Menghasilkan Uang pada Aplikasi Toloka dengan Menyelesaikan Tugas Sederhana

“Sejauh ini belum ada temuan terkait dengan pengawasan pencermatan rancangan DCT,” katanya.

Banyak APK Melanggar

Sedangkan, terkait dengan penertiban alat peraga kampanye (APK), Furkon mengakui belum semua berhasil ditertibkan terutama yang dalam bentuk billboad.

Pasalnya ada keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Penertiban APK oleh taman-teman Satpol PP terus berjalan dan akan terus dilakukan sampai 28 November,” tuturnya.

BACA JUGA: 5 Daftar Pesantren di Gowa, Sulawesi Selatan dengan Akreditasi Terbaik dan Fasilitas Lengkap

“Sampai hari ini sudah sekitar 4.000 APK yang ditertibkan dan yang belum ditertibkan sekitar 400 APK,” tuturnya.

Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Serang Idrus membenarkan ada tiga orang bacaleg yang sudah masuk dalam DCS namun mengundurkan diri.

“Iya benar, jadi jumlah bakal calon yang semula 720 orang berkurang menjadi 717 orang. Yang bersangkutan menyampaikan pengunduran dirinya tapi tidak menyampaikan alasannya,” katanya.***

Pos terkait