Wakil Walikota Cilegon Tekankan Etika Bermedsos dan Pemanfaatan AI

Wakil Walikota Cilegon Tekankan Etika Bermedsos dan Pemanfaatan AI
CAPTION: Digital Journalisma Bootcamp di MAN 1 Cilegon yang juga dihadiri Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo pada Rabu (26/8/2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Media Banten Raya kembali menggelar Digital Journalism Bootcamp (DJB) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cilegon, Rabu (26 Agustus 2026).

Sekitar 60 siswa-siswi MAN 1 Cilegon yang terdiri dari anggota Ekstrakurikuler Jurnalistik dan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala MAN 1 Cilegon Maryati, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi meliputi pengenalan jurnalistik di era digital yang disampaikan Ahmad Marjuki selaku Manager Litbang Banten Raya.

Kemudian dilanjutkan dengan materi tips menangkap momen dengan kamera disampaikan oleh Muhammad Tohir selaku Redaktur Pendidikan, serta pengenalan AI (Artificial Inteligent) dan etika penggunannya yang disampaikan oleh Burhanuddin.

BACA JUGA : SDN Paniis Gelar Pentas Seni Kreasi Siswa

Di pengujung acara, Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo mendapatkan cendera mata berupa buku karya guru dan murid MAN 1 Cilegon.

Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo yang turut hadir di penghujung acara untuk menutup kegiatan Digital Journalism Bootcamp juga berkesempatan memberikan motivasi kepada para peserta.

Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo dalam kesempatan tersebut menceritakan pengalaman pribadinya tentang belajar komunikasi publik yang terus diasah dan mengajak siswa-siswi belajar soft skill seperti halnya jurnalistik.

“Pada intinya, mau jadi apa pun di sini, mau jadi ilmuwan, jadi pewarta, jadi pengusaha, kalian harus punya soft skill. Jurnalistik ini softskill. Kalau kita pintar menguasai satu bidang, tapi tidak pintar komunikasi dengan baik, ini akan kurang.

BACA JUGA : Sawah Puso Capai 288 Hektare

Tapi kalau kalian pintarnya 20 persen, soft skill komunikasi 80 itu lebih baik. Penting sekali soft skill,” paparnya.

Fajar mengaku, ilmu jurnalistik sangat penting di era perkembangan digital seperti saat ini.

“Kalian bisa melakukan apa pun dari A sampai Z, tapi harus tetap beretika.

Konteksnya jurnalistik digital, bukan apa yang kita lihat, tapi kebenaran yang harus diperjuangkan. Etika berjurnalistik itu belajar karakter, itu yang sangat penting,” tuturnya.

BACA JUGA : Gubernur Dorong Harmony Speech Festival Jadi Ruang Perkuat Toleransi dan Persatuan

Fajar menambahkan, seperti halnya pemanfaatan AI yang memudahkan, namun tidak bisa merasakan. AI tidak bicara emosional, seperti sopan santun itu tidak ada dalam AI.

“Tadi ada pesan dari pemateri, penggunaan AI itu digunakan jika terpaksa. Pentingkan kreativitas teman-teman. AI dibentuk dulu untuk percontohan.

AI bisa memudahkan, tapi tidak bisa merasakan, makanya guru-guru tahu mana tugas yang dibuat dengan AI atau dibuat sendiri,” katanya.

Manajer Litbang Banten Raya Ahmad Marjuki menyambut hangat dan mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo yang membersamai kegiatan.

BACA JUGA : Hotel Grand Keisha Rangkasbitung, Usung Konsep Modern Elegan 

“Kami dari Banten Raya mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran Bapak Wakil Walikota di tengah-tengah kita semua.

Tak lupa juga kepada MAN 1 Kota Cilegon yang telah bekerja sama dengan Banten Raya dalam kegiatan Digital Journalism Bootcamp ini,” katanya.

Marjuki menenkankan kepada siswa-siswi bahwa ilmu jurnalistik pada era saat ini memiliki kesempatan yang luas di dunia kerja.

“Saat ini hampir semua instansi pemerintah maupun swasta memiliki media sosial, di mana untuk mengisi konten di media sosial tersebut juga perlu didasari ilmu jurnalistik,” tuturnya.

BACA JUGA : Biodental Clinic Hadirkan Layanan Kesehatan Gigi Berfasilitas Modern 

Marjuki juga menjelaskan, kegiatan Digital Journalism Bootcamp rencananya akan dilaksanakan di 40 sekolah dan perguruan tinggi yang ada di Banten, dan didukung oleh beberapa pihak terkait, baik pemerintahan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah, dan swasta.

“Kegiatan kita di berbagai lokasi di Banten untuk mengenalkan jurnalistik kepada generasi muda,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Cilegon Maryati mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya Digital Journalism Bootcamp di MAN 1 Cilegon.

“Ketika kita dapat berita, kita harus verifikasi, benar atau tidak nih beritanya, jangan langsung share, karena kalau ternyata fitnah itu lebih menyakitkan. Jadi ini sangat penting bagi anak-anak untuk mengetahui berita yang benar maupun hoaks,” ucapnya.

BACA JUGA : Wisatawan Tangerang Tewas Tenggelam

Maryati berharap, dari kegiatan tersebut akan lahir jurnalis muda lulusan MAN 1 Cilegon yang tentunya berintegritas.

“Mudah-mudahan ada jurnalis muda dari MAN 1 Cilegon yang tentunya menjunjung integritas,” tutupnya. (gillang)

Pos terkait