Guru Tolak Tuta Dihapus

Guru Tolak Tuta Dihapus

BANTENRAYA.CO.ID – Guru SMA, SMK, dan SKh di Provinsi Banten yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Guru SMA, SMK, dan SKh Banten menyatakan menolak penghapusan tunjangan tugas tambahan (tuta) sebagaimana dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Sayangnya, dialog tentang tuta ini harus tertunda karena pertemuan antara guru dengan Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan harus diundur dan dijadwalkan ulang.

Diketahui, sekitar 100 orang guru SMA, SMK, dan SKh di Provinsi Banten tidak bisa menemui Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan

Bacaan Lainnya

saat mereka mendatangi kantor Sekretariat Daerah Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (10 Juli 2025).

Sematkan Pin

Deden diketahui sedang berada di Jakarta memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Martin Al Kosim, salah seorang koordinator guru mengatakan, sebelumnya ketika para guru menggelar aksi demonstrasi di Gedung Negara Provinsi Banten pada Kamis pekan lalu,

mereka sempat berdialog dengan Gubernur Banten Andra Soni didampingi Deden Apriandhi yang saat itu masih menjabat sebagai Plh Sekda Banten.

Turut hadir pula Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten Lukman, Kepala BPKAD Banten Rina Dewiyanti, Asda III Provinsi Banten EA Deni Hermawan, dan sejumlah pejabat lain.

Sekda Banten 2025: Bukan Sekadar Birokrat, Tapi Motor Reformasi Daerah

Hasil pertemuan itu, Andra Soni meminta Deden agar menyelesaikan persoalan yang disampaikan oleh para guru dengan menggelar dialog pada pekan ini.

Setelah audiensi itu, Deden Apriandhi pun menjanjikan kepada para guru untuk berdiskusi pada Kamis ini pukul 12.00.

Sehari sebelum pertemuan tersebut, tepatnya pada Rabu (19 Juli 2025), Deden Apriandhi menyatakan tidak bisa menghadiri diskusi tersebut karena ada undangan mendadak dari KPK di Jakarta.

pun mendelegasikan Asda I Provinsi Banten Komarudin serta Plt Kepala Dindikbud Banten untuk bisa menggantikannya berdialog dengan para guru.

Pedagang Luar PIR Bakal Direlokasi ke Dalam

Namun ketika dihubungi oleh para guru, Komarudin ternyata tidak merespon bagaimana kelanjutan dari rencana pertemuan tersebut.

Mengetahui tidak ada satu pun pejabat yang akan menemui mereka, para guru akhirnya berkumpul di belakang Pendopo Gubernur Banten dan menunggu kedatangan Deden Apriandhi hingga sore hari.

Barulah kemudian mereka mendapatkan konfirmasi pertemuan diagendakan ulang pada pekan depan.

Via Zulkipli, koordinator guru lain mengungkapkan, para guru kecewa karena tidak ada satu pun pejabat yang mau menemui mereka.

80 Ribu Siswa Gagal Masuk SLTA Negeri

Apalagi para guru yang hadir untuk menemui diskusi ini tidak hanya datang dari Kota Serang, melainkan juga dari beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten.

“Bahkan, ada juga guru yang datang dari Banten Selatan seperti dari Citorek, yang jaraknya sekitar 120,9 kilometer (km) dari Kota Serang,” ujar Via.

Sementara itu, Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya secara mendadak mendapatkan undangan dari KPK di Jakarta pada hari yang sama dengan jadwal diskusi bersama para guru.

Karena itu, dirinya tidak bisa menghadiri diskusi tersebut. Deden mengaku dirinya juga bahkan sudah menginformasikan undangan tersebut kepada perwakilan guru.

Kusna Ramdani, Ingin Berhenti Merokok

“Saya ada undangan ngedadak ke acara KPK. Bahkan surat undangannya sudah saya kirim juga ke Pak Tatjeri,” ujar Deden.

Merasa tetap bertanggung jawab dengan persoalan guru, Deden pun meminta para guru menemui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Lukman dan Asda I Provinsi Banten Komarudin.

“Kemarin sih sudah disarankan langsung supaya komunikasi sama dindik sebagai leading sektor mereka dan Pak Asda I untuk ke BPKAD Banten,” kata Deden.

Dihubungi secara terpisah, Asda I Provinsi Banten Komarudin mengaku dia juga sedang bersama dengan Sekda Provinsi Banten di Jakarta, sehingga tidak bisa menemui para guru.

Anggota Fraksi Demokrat Kota Tangerang Dilaporkan ke Badan Kehormatan, Ini Jawaban Ketua DPRD

“Hari ini saya acara di Jakarta, audiensi dengan Pak Sekda,” kata Komarudin. (tohir)

Pos terkait