CILEGON, BANTEN RAYA – Arus balik Lebaran 2026 di Terminal Terpadu Merak (TTM) mengalami lonjakan signifikan pada H+7. Ribuan pemudik dari Pulau Sumatera memadati terminal untuk kembali ke berbagai daerah di Pulau Jawa setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Kepala Bagian Umum Satuan Pelayanan TTM, Farid Tisah Prastowo, menyebutkan total pemudik yang tercatat mencapai 45.486 orang. Dari jumlah tersebut, hingga Minggu, 29 Maret 2026, sebanyak 37.643 orang telah kembali ke Pulau Jawa menggunakan bus.
“Dari jumlah pemudik 45.486 orang ini, sampai Minggu, 29 Maret 2026 ini yang baru kembali ada 37.643 pemudik,” katanya kepada Banten Raya, Minggu 29 Maret 2026.
Ia menambahkan, masih ada sekitar 7.843 pemudik yang belum kembali ke Pulau Jawa hingga saat ini.
“Penumpang yang belum balik mudik ada 7.843 orang lagi,” ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2026, pihak terminal telah menyiapkan sekitar 300 unit bus yang melayani berbagai rute tujuan di Pulau Jawa.
Farid menjelaskan, rute favorit pemudik dari Terminal Terpadu Merak meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Bekasi, Tangerang, hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah.
Lonjakan penumpang pejalan kaki mulai terlihat sejak pukul 09.00 WIB, menandakan puncak arus balik di kawasan tersebut.
Salah satu pemudik asal Lampung, Rizki, mengaku tiba di Pelabuhan Merak sekitar pukul 12.30 WIB dan akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
“Dari Lampung berangkat pagi, biar bisa istirahat di kosan dulu sebelum besok kerja lagi,” ujarnya ditemui di TTM.
Ia memilih kembali pada H+7 Lebaran agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga. Rizki juga mengungkapkan sudah dua tahun tidak mudik karena kesibukan kerja.
“Memang sengaja pulang mepet, karena mau lebih lama dengan keluarga. Sudah lama juga ga pulang karena bentrok kerjaan,” tuturnya.
Ia juga memilih menggunakan transportasi umum dan berjalan kaki dibandingkan kendaraan pribadi untuk menghindari kelelahan akibat kemacetan.
“Sengaja pilih yang jalan kaki, dari awal berangkat naik travel biar ga terlalu capek nyetir di jalan, belum lagi macetnya,” pungkasnya. (tia/marjuki)






