Kelompok 29 Unpam Gelar Pengabdian di SMK Nurul Huda Baros

BANTENRAYA.CO.ID – Kelompok 29 Mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam), melaksanakan pengabdian masyarakat di SMK Nurul Huda Baros.

Ketua Pelaksana Kegiatan Lusiana Dwi Yanti menyampaikan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa edukasi pengendalian kas dan rekonsiliasi bank, yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Akuntansi Unpam Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Serang.

“Kami di bawah bimbingan Dosen Pembimbing ibu Rismawati, S.E., M.Ak dan ibu Vani Vauliyanti, S.E., M.Ak,” katanya.

Menurutnya, dalam pelaksanaannya, kegiatan ini berisi penyampaian materi dasar terkait pengendalian kas dan rekonsiliasi bank, simulasi kasus bertajuk “Where’s The Money?”, serta praktik langsung penyusunan rekonsiliasi bank menggunakan lembar kerja yang telah disiapkan oleh tim pelaksana.

Ia mengaku, panitia menargetkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan yang telah disusun serta mampu memberikan pengalaman belajar yang menarik, efektif, dan tidak monoton bagi siswa.

Dalam kesempatan itu, Lusi sapaan akrabnya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan kepercayaan diri siswa, serta membantu mereka dalam memahami dan mempraktikkan materi akuntansi secara lebih aplikatif.

“Alhandulillah pihak sekolah turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini, karena dinilai selaras dengan kebutuhan pembelajaran siswa, khususnya dalam meningkatkan keterampilan praktik akuntansi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Lusi, pihak sekolah juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai salah satu metode pembelajaran yang inovatif dan aplikatif di lingkungan sekolah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengelola kas serta melakukan rekonsiliasi bank sebagai salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan dalam dunia kerja, khususnya di bidang akuntansi dan keuangan,” ujar Lusi.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analisis, ketelitian, serta kemandirian dalam menyusun rekonsiliasi bank, sehingga mereka memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja di masa mendatang. ***

Pos terkait