BANTENRAYA.CO.ID – Sebanyak 361.512 orang menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera selama periode libur panjang dan cuti bersama Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila, mulai Rabu (27 Mei 2026) hingga Senin (1 Juni 2026).
Mereka menyeberang melalui pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni. Rinciannya terdiri dari 25.928 orang penumpang pejalan kaki, dan 335.584 orang dalam kendaraan.
General Manager PT ASDP Cabang Utama Merak Umar Imran Batubara menyatakan, ada lonjakan sekitar 2 persen untuk penumpang yang menyeberang selama edisi libur.
Menurutnya, untuk kendaraan yang menyeberang total mencapai 99.084 unit, dengan rincian 18.029 unit roda dua, 36.812 unit roda empat, 3.514 unit bus dan 40.702 unit truk besar.
BACA JUGA : Nikmati Piknik Ala Central Park New York Hanya di Adem Anyer Park
“Total sebanyak 361.512 orang dan 99.084 unit kendaraan yang menyeberang dari edisi 20 Mei hingga 31 Mei 2026,” katanya, Senin (1 Juni 2026).
Umar menyampaikan, untuk penyeberang sebaliknya, dari Sumatera menuju Jawa totalnya ada 328.439 orang, selama periode yang sama.
Terdiri dari 21.467 orang penumpang pejalan kaki, dan 306.972 orang penumpang di dalam kendaraan.
Untuk kendaraan sendiri total 86.023 unit menyeberang dengan rincian 12.469 unit roda dua, 31.273 unit roda empat, 3.397 unit bus dan 38.884 truk besar.
BACA JUGA : Pemkab Serang Potong 1.000 Hewan Kurban
“Untuk yang datang ke Jawa dari Bakauheni mencapai 328.439 orang dan 86.023 unit kendaraan menyeberang,” jelasnya.
Umar menyampaikan, untuk warga yang belum kembali ke Jawa yakni sebanyak 33.073 orang dan kendaraan yang belum kembali sebanyak 13.061 unit.
“Masih ada 9 persen pejalan kaki dan 13 persen kendaraan yang belum kembali ke Jawa. Dimana, itu diprediksi akan kembali pada malam ini (kemarin) untuk puncak balik edisi libur Idul Adha,” jelasnya.
Umar menyampaikan, ada 33 armada kapal yang dipersiapkan setiap harinya, saat edisi libur panjang Idul Adha. Dimana, secara total sejak H-7 sampai H+4 sudah sebanyak 1.333 trip yang dilayani.
BACA JUGA : Etalase Penghargaan Bank BJB Kembali Bertambah, Kali Ini dari Ajang Digiwara 2026
“Baik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni ada sebanyak 33 kapal yang setiap harinya melayani penyeberangan. Angka itu ditambah dari biasanya yang hanya 28 kapal setiap hari,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyampaikan, perusahaan telah melakukan langkah antisipasi secara menyeluruh untuk memastikan operasional penyeberangan tetap berjalan optimal selama periode libur panjang.
Bukan hanya Merak dan Bakauheni saja, namun juga sejumlah pelabuhan utama seperti Ketapang dan Gilimanuk.
“Kami terus memperkuat layanan dan operasional di seluruh lintasan utama. Fokus kami bukan hanya menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang, tetapi juga memastikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jasa,” ujarnya.
BACA JUGA : SMK Islam Cendikia Target Juara
Heru menyampaikan, ASDP juga mengoptimalkan sistem penunda (delaying system) di sejumlah titik zona penyangga (buffer zone). Hal itu dilakukan mengatur distribusi kendaraan menuju pelabuhan agar antrean tetap terkendali.
“Khusus di lintasan Merak–Bakauheni, ASDP menerapkan sejumlah rekayasa layanan untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Di Pelabuhan Merak, skema one gate system diberlakukan untuk mendukung kelancaran distribusi kendaraan menuju area pelabuhan,” katanya. (uri)





