BANTENRAYA.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni mendorong Harmony Speech Festival atau festival lomba pidato berbasis dalil kitab suci lintas agama menjadi ruang untuk memperkuat toleransi, persaudaraan, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Gubernur juga mengapresiasi kegiatan yang diadakan FKUB Kota Serang ini.
Pesan ini disampaikan Andra Soni saat secara resmi membuka Harmony Speech Festival yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang, di halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (19 Agustus 2026).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-19 Kota Serang.
“Kegiatan tersebut dapat mendorong kerukunan umat beragama dan menjaga kekompakan. Karena terus menjaga kerukunan umat beragama, menjaga kekompakan sesama anak bangsa, dan meletakkan perbedaan sebagai kekuatan,” ujar Andra.
Andra menginginkan kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan pada tahun mendatang.
“Saya berharap kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan, dan terus memperkuat persatuan kita karena modal utama kita adalah persatuan,” ucap dia.
Ia mengaku pihaknya belum ada rencana menjadikan harmony speech festival sebagai destinasi wisata budaya di Kota Serang. “Nanti. Dukung aja dulu. Karena berbeda-beda itu sebuah berkah bagi kita,” ujarnya.
Walikota Serang Budi Rustandi menyampaikan, apresiasinya kepada FKUB Kota Serang dan juga kepada Gubernur Banten Andra Soni yang telah mendukung terselenggaranya acara harmony speech festival 2026.
BACA JUGA : IPSI Kabupaten Serang Pecah Dua
“Terima kasih mengapresiasi kepada FKUB dan tentunya kepada gubernur Banten Andra Soni yang mendukung acara ini,” ujar Budi, kepada Banten Raya.
Menurut dia, kegiatan tersebut pertama kali diadakan di Kota Serang. “Ini tentunya sejarah untuk Kota Serang, untuk Provinsi Banten dan Indonesia tentunya,” ujarnya.
Budi menilai Harmony Speech Festival sangat positif bukan untuk mencari siapa yang menang, tapi untuk kebersamaan guna merawat persatuan dan kesatuan Indonesia dalam rangka HUT ke-19 Kota Serang dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut dia, penyelenggaraan festival lomba pidato berbasis dalil kitab suci masing-masing agama ini, bukti nyata Pemkot Serang dalam menyatukan berbagai umat beragama dalam rangka persatuan dan kesatuan, karena agama ini adalah hal yang sensitif.
BACA JUGA : Anne Beauty Salon Hair Coloring Expert Kelas Jepang Pertama di Kota Serang
“Jadi kita satukan agar Kota Serang menjadi kota yang damai, yang kondusif agar banyak investasi masuk Kota Serang, dan banyak wisatawan yang masuk ke Kota Serang,” tandas dia.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang KH Matin Syarkowi menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Banten dan Pemkot Serang, sehingga kegiatannya dapat terlaksana.
“Terima kasih Pak Gubernur dan Pak Walikota Serang yang mendukung acara ini.
Sebuah kerja sama yang baik antara Gubernur dan Walikota Serang, dan kami diamanahi untuk tugasnya mengharmonisasikan kehidupan keberagamaan baik etnis maupun agama,” ujar Matin.
BACA JUGA : Proyek Alun-alun Serang Minta Adendum
Ia menjelaskan, festival lomba pidato berbasis dalil kitab suci lima agama ini untuk mendekatkan umat kepada masing-masing agamanya agar tetap menjaga NKRI.
“Tujuannya untuk mendekatkan umat kepada agamanya untuk tetap menjaga NKRI,” jelas dia.
Matin berencana mengadakan kembali kegiatan serupa yang lebih meriah di tahun mendatang.”Insya Allah tahun depan diadakan lagi. Insya Allah lebih meriah,” tuturnya.
Menurut dia, festival lomba pidato berbasis dalil kitab suci masing-masing agama ini kali pertama diadakan FKUB Kota Serang. “Ini yang pertama kali. Kayaknya di Indonesia baru ini. Sejarah,” jelas Matin.
BACA JUGA : For Joy Hadirkan Dessert Banoffee Caramel yang Lumer di Mulut
Matin menyebutkan, jumlah peserta yang ambil bagian festival lomba pidato berbasis dalil kitab suci masing-masing agama ini mencapai ratusan orang.
“Ada 158 orang. Itu lima agama. Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha, dan bukan hanya dari Banten aja ada juga yang dari DKI Jakarta,” sebut dia.
Pemenang festival lomba pidato berbasis dalil kitab suci masing-masing agama ini akan diberikan apresiasi dari FKUB Kota Serang. “Ada uang tunai, piagam, sama trofi,” ucapnya.
Ia menjelaskan, setiap peserta yang tampil berpidato akan menyampaikan ayat yang dikutip dari kitab suci masing-masing agamanya. Isi pidatonya mengajak dalam membangun kenegaraan, membangun keharmonian berbangsa dan bernegara.
“Nah itu dasarnya sumbernya misalnya manusia itu sebetulnya tidak boleh saling bunuh. Nah itu sumbernya sumber agama.
Sehingga pada kesimpulan nanti sesungguhnya tidak ada pertentangan perlawanan antar agama, sehingga mereka terlatih untuk itu menyampaikan pesan agama yang damai,” jelasnya. (harir)





