ASN Luar Daerah Incar Jabatan Strategis di Pemprov Banten

ASN Luar Daerah Incar Jabatan Strategis di Pemprov Banten
SIMBOLIS: Gubernur Banten Andra Soni saat membuka secara simbolis kegiatan PKN tingkat II angkatan XVI Tahun 2026 di gedung BPSDM Provinsi Banten, belum lama ini.

BANTENRAYA.CO.ID – Ketertarikan aparatur sipil negara (ASN) dari luar daerah terhadap posisi jabatan OPD di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai terlihat.

Hal itu tercermin dari banyaknya pejabat dari kementerian maupun pemerintah daerah di luar Banten yang mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II angkatan XVI tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Banten.

Program pendidikan kepemimpinan tersebut tidak hanya menjadi ajang peningkatan kompetensi pejabat tinggi pratama, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan calon-calon pemimpin birokrasi yang adaptif dan mampu menjawab tantangan pembangunan.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten EA Deni Hermawan mengatakan, PKN tingkat II tahun ini diikuti sebanyak 54 pejabat eselon II.

BACA JUGA : Autokritik Gerakan, Krisis Amal Usaha Pendidikan, dan Jalan Panjang Menjemput Kebangkitan

Dari jumlah tersebut, hanya 12 peserta yang berasal dari lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, sedangkan sisanya merupakan pejabat dari kementerian serta pemerintah kabupaten/kota, baik di dalam maupun luar Provinsi Banten.

“Saat ini kami sedang menyelenggarakan Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) II untuk para eselon II. Pesertanya kurang lebih 54 orang.

Tidak hanya dari Banten saja, tapi juga dari kabupaten/kota, kementerian, hingga kabupaten/kota di luar Provinsi Banten,” ujar Deni, Rabu, (1 Juli 2026).

Ia menjelaskan, Kabupaten Pandeglang mengirimkan lima peserta, termasuk Kepala Dinas Pertanian. Selain itu, terdapat peserta dari Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, hingga Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

BACA JUGA : STM Hasanuddin Dari Primadona Kini Tinggal Nama

Menurut Deni, PKN tingkat II dilaksanakan selama empat bulan, mulai 9 Juni hingga Oktober 2026, dengan metode blended learning yang memadukan pembelajaran mandiri dan pembelajaran klasikal.

Melalui pola tersebut, peserta diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di instansi masing-masing.

Selain menyelenggarakan PKN tingkat II, BPSDMD Provinsi Banten juga tengah menggelar Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) bagi pejabat eselon III yang diikuti sekitar 30 peserta, serta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) bagi pejabat eselon IV.

Deni menuturkan, rangkaian pendidikan kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari upaya menyiapkan regenerasi birokrasi sekaligus memperkuat kualitas aparatur di seluruh jenjang pemerintahan.

BACA JUGA : M. Ibra Gholibi, Jagokan Spanyol di Piala Dunia 2026

“Semua ini adalah bagian dari upaya mempersiapkan kader-kader kepemimpinan, baik di level eselon II, III, maupun IV.

Ini penting dalam rangka pelaksanaan tugas di Pemprov Banten, agar seiring dan sejalan dengan visi-misi Pak Gubernur,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan, menegaskan Pemerintah Provinsi Banten tidak menutup peluang bagi ASN dari luar daerah untuk mengisi jabatan strategis yang saat ini masih kosong.

Menurutnya, seluruh ASN di Indonesia memiliki kesempatan yang sama sepanjang memenuhi persyaratan dan mekanisme yang berlaku. “Ada, (kemungkinan diisi pejabat luar ASN Pemprov Banten), kita kan NKRI,” tegas Deden. (raffi)

Pos terkait