BANTENRAYA.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon saat ini berupaya optimal mewujudkan harapan masyarakat Cilegon yang bercita-cita mendapatkan gelar sarjana.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan pada Baznas Cilegon Habibi Abfat mengatakan,
Baznas menjaga komitmen untuk menjalankan program Satu Keluarga Satu sarjana dengan membiayai mahasiswa asal Cilegon hingga lulus kuliah.
Hal tersebut sejalan dengan program pemerintah beasiswa juara yang dicanangkan Walikota Cilegon Robinsar.
Literasi Sosial Penyair Banten, Oleh: Ahmad Supena (Kajur PBI FKIP Untirta)
“Saat ini kami bekerjasama dengan 4 perguruan tinggi, yaitu Untirta (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa), Unival (Universitas Al Khairiyah),
UIN Banten (Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin), dan Politeknik Krakatau untuk membantu mahasiswa yang kesulitan dalam pembiayaan kuliah,” katanya kepada Banten Raya, kemarin.
Habibi menjelaskan, pembiayaan kuliah diberikan sesuai dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ditetapkan oleh lembaga tempat mahasiswa tersebut menuntut ilmu.
“Kami jamin pembiayaan kuliah dan uang saku ini hingga mereka (mahasiswa yang mendapat bantuan) lulus sarjana tapi dengan syarat IPK tidak boleh kurang dari 3,00 agar lulus dengan kualitas yang baik,” ujarnya.
Pemerintah Rencanakan Berikan Diskon Tarif Tol Pada Bulan Juni
Selain itu, lanjut Habibi, syarat lainnya adalah mahasiswa tersebut adalah satu-satunya dalam keluarga yang berkuliah dan berasal dari keluarga yang kurang mampu secara finansial.
“Artinya, jika dalam keluarganya sudah ada yang pernah kuliah dan bekerja maka kami tidak bisa berikan bantuan,” ucapnya.
Hal itu bertujuan agar mahasiswa yang berkuliah tersebut bisa lulus dengan kualitas yang baik sehingga diharapkan mampu mengangkat derajat dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.
Untuk tahun ini, Habibi mengungkapkan, jumlah bantuan biaya kuliah diberikan kepada 26 mahasiswa.
Bank bjb Gelar Khitanan Massal, Wujud Kepedulian untuk Generasi Sehat dan Istimewa
“Kenapa 26, karena sebenarnya program ini awalnya akan disalurkan saat momen HUT Cilegon yang ke 26 pada 27 April lalu bersamaan dengan penyaluran program lainnya.
Namun baru dilaksanakan pada apel Hari Lahir Pancasila, Senin, 2 Juni,” tuturnya.
Beberapa program lain yang disalurkan dalam apel Hari Lahir Pancasila bersama Walikota Cilegon Robinsar di Halaman Kantor Pemerintah Kota Cilegon yaitu Penyaluran biaya perbaikan rumah tidak layak huni kepada 3 orang senilai Rp60 juta,
bantuan biaya penebusan ijazah untuk 26 siswa senilai Rp39,6 juta, santunan kepada 344 orang pemandi jenazah senilai Rp825,6 juta,
Pemkot Serang Koordinasi Dengan Pemprov Banten Bahas Penyerahan Aset Pendopo Kabupaten Serang
bantuan biaya hidup 26 lansia selama setahun senilai Rp93,2 juta, dan bantuan kepada beberapa tuna netra sesuai kebutuhan.
Plt Ketua Baznas Cilegon Bambang Widyatmoko menambahkan, khusus untuk bantuan kepada tuna netra pihaknya memberikan biaya pemberdayaan untuk pelatihan membaca Alquran menggunakan Alquran Braile.
“Kami alokasikan penyaluran dana untuk pelatihan membaca Alquran kepada 25 orang difabel tuna netra. In Syaa Allah akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini di Masjid Baca Al Muthowwir,” katanya (danang)







