BANTENRAYA.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPRD Kota Cilegon Fauzi Desviandy berharap Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon memerhatikan pembangunan infrastruktur khususnya di wilayah Kecamatan Cibeber dan Cilegon.
Beberapa permasalahan infrastruktur di Kecamatan Cibeber dan Cilegon masih butuh perhatian lebih dari Pemkot Cilegon.
Permasalahan infrastruktur yang belum terselesaikan, kerap dikeluhkan warga yang disampaikan melalui Anggota DPRD Kota Cilegon.
“Lampu PJU (Penerangan Jalan Umum), kaya di Perumnas Cibeber itu ada jalan ke arah SKh (Sekolah Khusus) jalannya gelap, sering buat trek-trekan (balap liar),” kata pria yang biasa disapa Ian pada Kamis, 28 Agustus 2025.
BACA JUGA: Dari Bekasi Hingga Probolinggo, BNI Bantu Perbaikan Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Desa
Ian yang juga sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon juga mengungkapkan masih banyak di lingkungan lain yang belum dilengkapi PJU.
“Di BBS, Ciwaduk masyarakat minta PJU. Perumnas Cibeber, Cikerai, Bulakan, banyak. Masih banyak yang gelap minta diterangin,” pintanya.
Politisi Partai Gerindra ini juga menyerap masukan warga saat dirinya reses pada pekan lalu, seperti permasalahan Ruang Terbuka Publik atau RTP.
“RTP ini di Ciwedus sudah dibangun tahun lalu, tahap dua atau finishing harusnya segera dilakulan. Sementara di Perumnas Cibeber, juga butuh RTP baru,” ungkapnya.
Ia berharap aspirasi warga yang disampaikan melalui Anggota DPRD Kota Cilegon bisa segera direalisasikan oleh Pemkot Cilegon.
“Harapanya aspirasi masyarakat harus terlaksana, harus segera terlaksana. Infonya akan dilaksanakan 2026, ini terkait birokrasi ya, seperti masukan tahun ini 2025 baru akan terealisasi 2026,” paparnya.
Ia berharap, permasalahan infrastruktur bisa menjadi perhatian khusus Pemkot Cilegon dan segera dilaksanakan.
“Seperti paving blok jalan lingkungan, banyak juga masukan warga,” lanjutnya.
BACA JUGA: Kunjungi Warga yang Baru Melahirkan, Raden Dewi Setiani Temukan Rumah Tak Layak Huni
Ia menambahkan, selain infrastruktur, juga ada beberapa aspirasi warga seperti pelayanan pendidikan maupun kesehatan.
“Sama tidak hanya infrastruktur, sebenarnya juga terkait dengan pendidikan sekolah terutama SMP, dan beasiswa, juga terkait dengann pelayanan kesehatan,” tutupnya.(gillang)***






