Anggaran Sekolah Gratis Tembus Rp300 Miliar

Anggaran Sekolah Gratis Tembus Rp300 Miliar
KUNJUNGAN : Gubernur Banten saat meninjau sekolah swasta di wilayah Kota Tangerang Selatan, Selasa, (2 Juni 2026)

BANTENRAYA.CO.ID  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan anggaran lebih dari Rp300 miliar pada 2026 untuk mendukung Program Sekolah Gratis yang menyasar SMA, SMK, SKh swasta hingga Madrasah Aliyah (MA).

Program unggulan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah ini dipastikan terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah peserta didik penerima manfaat pendidikan gratis.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Mahdani, mengatakan kebutuhan anggaran untuk Program Sekolah Gratis pada tahun ini mencapai sekitar Rp300 miliar.

“Sampai dengan kondisi gratis tahun ini, persiapan kita Rp300 miliaran,” kata Mahdani, Selasa (2 Juni 2026).

BACA JUGA : Sakit Jantung, Jemaah Haji Asal Lebak Meninggal di Arab Saudi

Menurutnya, kebutuhan anggaran tersebut diperkirakan akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Selain karena jumlah siswa penerima manfaat bertambah, cakupan program juga semakin luas dengan masuknya Madrasah Aliyah sebagai bagian dari sekolah yang mendapat dukungan pembiayaan dari Pemprov Banten.

“Kan tahun depan tambah lagi, karena sudah full (tiga angkatan),” ujarnya.

Mahdani menjelaskan, pencairan anggaran dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. BPKAD menyalurkan dana berdasarkan usulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten.

BACA JUGA : Makelar Tanah Dituntut 4 Tahun Penjara

Ia juga mengingatkan sekolah penerima program agar tertib menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran agar pencairan dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Karena kan mereka harus selesaikan pertanggungjawabannya dulu,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Program Sekolah Gratis merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan akses pendidikan dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkendala biaya.

Menurutnya, program tersebut juga memberikan kepastian pembiayaan bagi sekolah swasta yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam penyediaan layanan pendidikan.

BACA JUGA : Ledakan di PT MCI Diduga dari Plan Produksi, Warga Alami Gangguan Kesehatan

“Melalui program ini, sekolah swasta tidak lagi mengalami kendala terkait kuota siswa dan biaya iuran,” kata Andra.

Ia menjelaskan, bertambahnya jumlah siswa di sekolah swasta peserta program akan berdampak pada peningkatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima masing-masing satuan pendidikan.

Tambahan anggaran tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, termasuk pemenuhan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar.

Menurut Andra, pendidikan merupakan salah satu layanan dasar yang wajib dihadirkan pemerintah secara merata.

BACA JUGA : Hotel di Anyer Raup Cuan

Oleh karena itu, Program Sekolah Gratis dirancang untuk memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan tanpa terkendala kemampuan ekonomi.

Ia berharap keberlanjutan program tersebut tidak hanya mampu memperluas akses pendidikan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sekolah swasta, termasuk kesejahteraan tenaga pendidik yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

“Program Sekolah Gratis ini hadir untuk memberikan pelayanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi masyarakat Banten,” tandasnya. (raffi)

 

 

Pos terkait