Karena Tertinggal Kereta, Ibu Ini Melampiaskan Amarah Ke Anaknya

ibu memukul anaknya karena tertinggal kereta
Cuplikan ibu memukul anaknya karena tertinggal kereta yang sedang viral (Twitter @Kegoblogan.Unfaedah)

BANTENRAYA.CO.ID – Sebuah insiden yang melibatkan seorang ibu dan anaknya sedang menjadi viral setelah mereka tertinggal kereta.

Informasi ini dikutip dari unggahan Twitter @Kegoblogan.Unfaedah yang dilaporkan oleh Bantenraya.co.id pada tanggal 27 Juni 2023.

Dalam kejadian tersebut, sang ibu tampak melampiaskan amarahnya kepada anaknya setelah mereka tertinggal kereta.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: BUKAN MAIN! Harta Kekayaan Nanindya Nataningrum Jaksa Penuntut Dugaan Kasus Pemerkosaan Mahasiswi Pandeglang Bikin Geleng-geleng

Ibu tersebut juga marah-marah karena tidak ada yang mengingatkannya untuk segera naik kereta dan berangkat.

Dalam budaya naik kereta, umumnya penumpang bertanya kepada petugas mengenai jadwal keberangkatan.

Sang ibu kemudian melampiaskan amarahnya kepada anaknya dengan memukul perutnya dan menarik tangannya secara kasar.

BACA JUGA: kumpulan Link Twibbon Hari Raya Idul Adha 2023, Dengan Tampilan Yang keren Dan Menarik Untuk Dijadikan Foto Profil WA

Meskipun sang anak tidak rewel atau tantrum, dia tetap diperlakukan dengan keras oleh ibunya.

Petugas yang sudah menghampiri ibu tersebut berusaha menenangkannya dan mengingatkan agar tidak bertindak keras terhadap anaknya, namun sayangnya permintaan tersebut diabaikan.

Untungnya, seorang ibu lain datang dan memberikan dukungan kepada sang anak yang sedang menangis.

BACA JUGA: Rekomendasi 5 Hotel Murah di Kedawung Cirebon Mulai Harga Rp90 Ribu an, Kamar Luas Untuk Liburan Bareng Keluarga

Ibu tersebut menenangkannya dan memberikan minuman. Selain itu, seorang pria juga bersedia membantu dengan membeli tiket baru untuk mereka, menggantikan tiket yang sudah hangus.

Reaksi warganet terhadap kejadian ini mencerminkan kekhawatiran mereka terhadap kemungkinan adanya kekerasan yang terjadi di lingkungan keluarga.

Mereka menganggap bahwa jika kekerasan dapat terjadi di tempat umum, kemungkinan besar kekerasan juga terjadi di dalam rumah.

BACA JUGA: Selesaikan Sengketa Secara Musyawarah, Lurah Karang Asem Diganjar Penghargaan Paralegal Justice Award

Namun, belum diketahui secara pasti mengenai lokasi, waktu, dan identitas individu yang terlibat dalam kejadian tragis ini.

Peristiwa ini menimbulkan perhatian publik dan menjadi perbincangan di media sosial.

Tim Bantenraya.co.id akan terus berusaha mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.

BACA JUGA: Berbahaya bagi Kesehatan, Dinas Pertanian Provinsi Banten Larang Penggunaan Plastik Hitam untuk Wadah Daging Kurban

Dalam situasi seperti ini, penting bagi kita semua untuk menghormati dan melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan.***

Pos terkait