BANTENRAYA.COM – Kelompok 12 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba), yang tengah melaksanakan pengabdian di Kelurahan Sukawana, Kecamatan Curug, Kota Serang, membantu pemerintah desa dalam pendataan penyandang disabilitas.
Program ini juga merupakan program tambahan dari rangkaian kegiatan KKM yang difokuskan pada dukungan nyata terhadap masyarakat. Pendataan dilakukan secara dari rumah ke rumah warga.
Metode ini dipilih agar hasil yang diperoleh lebih menyeluruh serta tidak ada warga yang terlewat.
Selain mendata, Mahasiswa turut berinteraksi dengan keluarga penyandang disabilitas guna mengetahui kondisi, kebutuhan dan tantangan yang dihadapi sehari-hari.
Ketua KKM Kelompok 12 Bintang Putra Pamungkas menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus bentuk dukungan dalam mewujudkan desa inklusif.
Pendataan ini sangat penting untuk mengetahui jumlah dan kondisi penyandang disabilitas di sukawana.
“Harapannya, data ini dapat menjadi acuan pemerintah desa dalam merancang program bantuan maupun pemberdayaan,” ujarnya.
Sayuti, salah seorang warga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas, menyampaikan apresiasinya.
“Biasanya jarang ada yang datang mendata langsung. Kami merasa diperhatikan, semoga ke depan ada bantuan atau kegiatan yang bisa mendukung keluarga kami,” ujarnya.
Selain pendataan penyandang disabilitas, Kelompok 12 KKM Uniba juga sudah menyelesaikan sejumlah program lain di Kelurahan Sukawana.
Diantaranya pemasangan plang nama jalan di beberapa titik, gotong royong membantu masyarakat membersihkan sampah di pinggir jalan, sosialisasi Kesehatan, edukasi kebersihan lingkungan, serta melaksanakan piket desa setiap minggu. Semua kegiatan dijalankan dengan semangat kolaborasi Bersama masyarakat.
Dengan adanya pendataan dan program-program tersebut, Kelurahan Sukawana diharapkan memiliki basis data yang lebih valid dan dukungan nyata bagi penyusunan program kerja desa.
Kelompok 12 KKM Uniba pun membuktikan bahwa peran mereka bukan hanya sebatas belajar di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat nyata. ***







