Magnet Baru Ekonomi Kota Serang

BANTENRAYA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan membangun Serang Convention Center (SCC) di depan kawasan Banten Internasional Stadium (BIS), Kecamatan Curug, Kota Serang.

Pembangunan SCC ini berpotensi menjadi magnet baru bagi pertumbuhan ekonomi Kota Serang.

Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, proyek SCC ini berujuan untuk menciptakan pusat ekonomi kreatif, pameran, konser, dan kegiatan pemerintahan.

Wahyu meyakini SCC bisa menjadi magnet ekonomi lewat perputaran transaksi dalam setiap perhelatan event yang dilaksanakan di SCC.

BACA JUGA : 159 Jembatan Gantung di Lebak Rusak

“Banyak pihak yang bisa merasakan dampak ekonomi dari satu perputaran event, mulai dari para pekerja ekonomi kreatif, perhotelan, UMKM, travel dan masih banyak lagi,” ujar Wahyu, kepada Banten Raya, Rabu (24 Juni 2026).

Menurut dia, secara geografis letak SCC berada satu kawasan dengan Banten Internasional Stadium (BIS), yang mana bisa dibilang akan menjadi pusat keramaian baru setelah Walikota Serang membangun area Royal Baroe, alun-alun, pasar kepandean, pasar lama yang secara letak berada di pusat kota.

“SCC satu kawasan dengan BIS bisa membangun pusat pertumbuhan baru. Pertumbuhan baru harus dilakukan dengan cara pemerataan pembangunan,” ucap dia.

Wahyu mengaku pihaknya tengah mengkaji untuk proses bisnis dari SCC, karena sangat perlu adanya activity yang sifatnya daily, weekly, monthly agar SCC dibangun dapat aktif terus.

BACA JUGA : Pengusaha Enggan Pasok Batu Bara

“Dengan harapan dapat menghasilkan tambahan PAD bagi Kota Serang, sehingga untuk beban pemeliharaan dapat tertutup dengan pemasukan,” katanya.

Pembangunan SCC juga rencananya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan APBD tanpa skema pinjaman. Tahap awal diperkirakan membutuhkan Rp 44 miliar, sementara kebutuhan total mencapai sekitar Rp230 miliar

“Secara perencanaan mungkin angkanya segitu sebagai gambarannya, tapi balik lagi, Pemerintah Kota Serang akan melaksanakan pembangunan sesuai dengan kemampuan fiskal dan tingkat urgensi yang dibutuhkan dari pengguna SCC ini, dalam hal ini adalah para penyelenggara acara,” kata Wahyu.

Untuk anggaran pembangunan SCC, Pemkot Serang akan berusaha semaksimal kemana pun asal sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

BACA JUGA : DLH Ambil Sempel Air Sungai Ciujung yang Menghitam

“Kita juga terbuka apabila ada investor yang ingin membangun SCC dengan skema yang sah, sehingga Pemerintah Kota Serang tidak perlu mengeluarkan APBD,” ucap dia.

Wahyu menyebutkan, fasilitas yang akan dibangun di SCC disesuaikan dengan kebutuhan para calon penyelenggara acara.

“Fasilitas ini tentunya kita mendengar dari para calon pengguna SCC, dalam hal ini beberapa penyelenggara acara, yang urgensi pada saat ini seperti lapangan outdoor berkapasitas 10-15 ribu pengunjung, lahan parkir yang luas dan nyaman, tempat ibadah, toilet dan lain-lain,” sebutnya.

Menurut dia, Kota serang tidak punya ruang untuk event dengan skala besar saat ini, tapi pertumbuhan event di Kota Serang terus meningkat dengan adanya IP yang bermunculan di Kota Serang yang konsisten menyelenggarakan event seperti Pesta Mangan, BCF, Gema Fest, D’social dan lain-lain.

BACA JUGA : Alumni Unila Bisa Bersaing dengan Alumni UI dan UGM

“Jadi kalau ditanya keunggulan utamanya yaitu dari sisi daya tampung, tidak ada venue di Kota Serang yang bisa menampung pengunjung sebesar ini dengan fasilitas standar event yang mempuni di Kota Serang,” tandas Wahyu.

Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, Pemkot Serang perlu optimis dengan dibangunnya SCC dapat menjadi magnet pertumbuhan ekonomi Kota Serang, karena akan menjadi daya dukung terhadap kegiatan-kegiatan yang ada di Kota Serang.

“Tentunya setiap ada pembangunan pasti akan menjadikan magnet pertumbuhan, baik itu perekonomian yang bersifat skala besar, maupun UMKM itu akan memberikan kontribusi kepada wilayah yang berada, atau yang berdekatan dengan Widya pembangunan,” ujar Iwan, kepada Banten Raya, Rabu 24 Juni 2026.

Terkait total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun SCC diperkirakan mencapai Rp 230 miliar, ia menegaskan bahwa angka tersebut masih belum final.

BACA JUGA : 1.165 Randis di Pandeglang Nunggak Pajak

“Yang pertama yang mau saya luruskan angka. Angka ini kan belum final. Jadi di angka 230 itu masih dalam tahapan kajian, belum finalisasi.

Kita akan finalisasi dalam waktu dekat yang mengerucut terhadap nominal final berapa yang perlu dipersiapkan untuk SCC,” jelas dia.

Iwan mengaku pihaknya memiliki strategi untuk berkolaborasi dengan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersifat event organizer (EO) atau OPD yang berkaitan tapi seluruh OPD bisa berkolaborasi dengan pihak-pihak yang mungkin bisa memberikan satu kontribusi terhadap keberadaan SCC.

Strategi itu bagian dari upaya agar SCC tetap ramai menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menumbuhkan ekonomi di Kota Serang.

BACA JUGA : Dindikbud Arahkan Siswa Tak Lolos SPMB Daftar Sekolah Gratis

“Apalagi ini mendukung juga dengan adanya bus Banten internasional school yang mungkin sekarang skalanya sudah diakui oleh nasional syukur-syukur internasional,

sehingga apabila ada event-event yang ada di Banten international stadium ini tentunya ini bisa mendukung keberadaan SCC ini terhadap event-event yang ada di lokasi yang berdekatan,” kata dia.

Ia menjelaskan, konsep pembangunan SCC tidak berpangku tangan terhadap APBD, karena Walikota dan Wakil Walikota Serang tidak selalu mengandalkan APBD Kota Serang untuk pembangunan baik infrastruktur maupun gedung.

Menurut Iwan, di era Budi-Agis sudah banyak kegiatan-kegiatan lain yang tidak menggunakan APBD namun bisa membangun. Termasuk salah satunya SCC.

BACA JUGA : Pengawasan Truk Tambang ODOL Lemah

“Jadi kita yang pasti sudah membuat perencanaan untuk rencana pembangunan SCC apabila ada pihak-pihak baik itu pihak ketiga, investasi yang ingin masuk ke Kota Serang tidak menutup kemungkinan kita akan bekerja sama untuk merealisasikan SCC yang sudah ada perencanaannya,” jelasnya.

Menurut dia, Pemkot Serang tidak menolak jika ada potensi bantuan anggaran dari Pemprov Banten maupun pemerintah pusat dalam pembangunan SCC.

“Kenapa nggak. Apa yang tadi saya sampaikan saat ini kan ibukota provinsi tentunya ini juga akan berpengaruh terhadap pemerintah provinsi itu sendiri.

Kemudian tidak menutup kemungkinan apabila ada event-event besar skala nasional juga tidak menutup kemungkinan artinya ada kontribusi dari pemerintah pusat,” kata Iwan.

BACA JUGA : Tanamkan Nilai Agama Lewat Mengaji hingga Salat Rutin

Fasilitas yang akan dibangun dalam proyek SCC di antaranya adalah convention hall, plaza yang untuk acara-acara di luar gedung.

Kemudian konsep ingin menyediakan seperti hotel yang bisa mendukung fasilitas-fasilitas atau kegiatan-kegiatan yang ada di Kota Serang skala besar.

“Dengan adanya beberapa saran masukan tentunya perencanaan ini akan kita sempurnakan mana yang menjadi prioritas, sangat prioritas, mana yang tidak dan jangan sampai apabila di kemudian hari ini tidak terkelola dengan baik tidak membutuhkan pemeliharaan yang besar tapi tidak memberikan kontribusi yang signifikan kepada pemerintah Kota Serang,” terang dia.

Iwan menyebut, lokasi letak SCC yang akan dibangun berada di Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug berdekatan dengan kawasan BIS. Secara keseluruhan lahan untuk SCC sekitar 4,3 hektar.

“Kalau bicara rencana tahun ini ada pembangunan. Pematangan lahan, pemagaran karena kita supaya ada batas-batas aset milik pemerintah kota makanya kita lakukan pemagaran dan pematangan lahan,” ujarnya. (harir)

Pos terkait