Oleh: Muhammad Farhan Fadhillah (NIM: 251012500291)
Dalam dunia pendidikan dan pengembangan anak berkebutuhan khusus, aspek motorik dasar sering kali menjadi fokus utama. Bahas ini terutama untuk anak-anak berkebutuhan khusus (Tuna Netra, Tuna Rungu, Tuna Grahita, Tuna Daksa). Atas hal tersebut, penulis tertarik untuk meneliti tentang pembelajaran motorik dasar untuk menumbuhkan anak berkebutuhan khusus.
Anak-anak berkebutuhan khusus menghadapi banyak masalah dalam perkembangan fisik dan kognitif. Kemampuan seseorang untuk berinteraksi dengan lingkungannya, berpartisipasi dalam kegiatan sehari-hari, dan tumbuh dalam hubungan sosial yang sehat dapat dipengaruhi oleh keterlambatan motorik. Oleh karena itu, memahami pentingnya pengembangan motorik dasar sangat penting untuk membuat strategi pembelajaran yang inklusif dan efektif.
- Mengidentifikasi Keterampilan Motorik Dasar yang Penting
Proses belajar keterampilan gerak melalui latihan dan pengalaman dibagi menjadi motorik kasar dan motorik halus. Keterampilan ini bersifat fundamental sangat penting untuk mendukung kemandirian, partisipasi sosial, kesiapan belajar, dan kualitas hidup anak.
- Meningkatkan Kesehatan Mental dan Emosional
Anak berkebutuhan khusus memperoleh pengembangan motorik yang lebih baik karena memiliki kesehatan mental dan emosional yang baik. Anak merasa lebih nyaman, percaya diri, dan lebih mudah belajar karena memiliki lingkungan yang aman, dukungan emosional, latihan bertahap, aktivitas bermain, konsisten olahraga, dan kolaborasi orang tua dan guru.
- Mementingkan Keselamatan Anak ABK di Masa Depan
Keselamatan anak berkebutuhan khusus sangat penting untuk membantu pengembangan motorik mereka mulai berkembang. Anak-anak harus berlatih bergerak dalam lingkungan yang aman agar mereka tidak mengalami cedera. Anak dapat bergerak dengan percaya diri dengan bantuan pendampingan orang tua, penggunaan alat yang sesuai, dan pengawasan yang baik. Dengan menjaga keselamatan sejak dini, pengembangan motorik anak tersebut dapat berjalan lebih optimal dan mandiri di masa depan.
BACA JUGA: Dosen Prodi Administrasi Negara UNPAM Serang Gelar Pengabdian kepada Masyarakat
Sebagai kesimpulan, pengembangan motorik dasar sangat penting untuk anak berkebutuhan khusus. Anak-anak dapat membangun keterampilan gerak, membangun rasa percaya diri, membangun mental sehat, dan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari dengan pendampingan orang tua. Anak-anak harus memiliki dukungan dari orang tua, guru, dan lingkungan sekitar agar mereka mulai tumbuh dan berkembang secara optimal. Anak berkebutuhan khusus yang memiliki fondasi motorik yang baik memiliki kemungkinan lebih besar untuk memiliki kualitas hidup dan kesejahteraan yang lebih baik di masa depan. ***
Penulis adalah mahasiswa disabilitas Prodi Pendidikan Jasmani UNPAM Witana Harja







