Sejarah Singkat Hardiknas Ternyata Bapak Pendidikan Adalah Seorang Wartawan Begini Sejarahnya!!!

Sejarah Hardiknas
Ilustrasi Sejarah Singkat Hardiknas Ternyat di pelopori oleh seorang Wartawan (kemdikbud.go.id)

BANTENRAYA.CO.ID – Inilah sejarah singkat Hardiknas yang ternyata di pelopori oleh seorang wartawan yang saat ini diperingati pada 2 Mei.

Hardiknas merupakan singkatan dari Hari Pendidikan Nasional yang terus di peringati hingga sekarang oleh tiap sekolah maupun pemerintah.

Sejarah Hardiknas ini bisa memberikan wawasan untuk kamu khususnya kaum terpelajar agar tetap mengingat sosok Bapak Pendidikan terdahulu.

Bacaan Lainnya

Dikutip Bantenraya.co.id dari halaman kemdikbut.go.id inilah sejarah singkat Hardiknas yang ternyata dipelopori oleh seorang wartawan.

BACA JUGA :15 Link Twibbon Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2023, Cocok Dibagikan ke Sosial Media

Sejarah Singkat Hari Pendidikan Nasional

Sejarah Hari Pendidikan Nasional memang tak bisa dilepaskan dari sosok dan perjuangan Ki Hadjar Dewantara, sang pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda.

Ki Hadjar Dewantara yang memiliki nama asli R.M. Suwardi Suryaningrat lahir dari keluarga ningrat di Yogyakarta, 2 Mei 1889.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Ia mengenyam pendidikan di STOVIA, namun tidak dapat menyelesaikannya karena sakit.

Akhirnya, Ia bekerja menjadi seorang wartawan di beberapa media surat kabar, seperti De Express, Utusan Hindia, dan Kaum Muda.

BACA JUGA :21 Link Twibon Ucapan Selamat Hardiknas 2023 Terkeren Bikin Gempar Sosial Media Cek Desainya!!!

Selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu,

Ki Hadjar melakukan kritikan lantaran hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau kaum priyayi yang bisa mengenyam bangku pendidikan.

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda bersama dua rekannya, Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo. Ketiga tokoh ini kemudian dikenal sebagai “Tiga Serangkai”.

Setelah kembali ke Indonesia, ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa.

BACA JUGA :Kumpulan Ucapan Hardiknas 2023 Terbaru, Penuh Semangat, Motivasi dan Doa Terbaik, Bisa Dijadikan Status di Media Sosial

Tiga semboyan

Ki Hadjar Dewantara memiliki semboyan yang selalu ia terapkan dalam sistem pendidikan. Secara utuh, semboyan itu dalam bahasa Jawa berbunyi ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani.

Arti dari semboyan Ing Ngarsa Sung Tulada adalah di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik.

Ing Madya Mangun Karsa berarti di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide, dan Tut Wuri Handayani berarti dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan.

Hingga kini, semboyan pendidikan Ki Hadjar Dewantara tersebut sangat dikenal di kalangan pendidikan Indonesia dan terus digunakan dalam dunia pendidikan rakyat Indonesia.

BACA JUGA :Link Twibon Ucapan selamat Hardiknas 2023 Desain Kreatif Untuk Meramaikan Social Media

Makna penting pendidikan

Dalam Peringatan Taman Siswa ke-30 Tahun, Ki Hadjar Dewantara mengatakan, “Kemerdekaan hendaknya dikenakan terhadap caranya anak-anak berpikir, yaitu jangan selalu ‘dipelopori’.

Perkataan dari ki Hadjar Dewantara itu juga berarti disuruh mengakui buah pikiran orang lain, akan tetapi biasakanlah anak-anak mencari sendiri segala pengetahuan dengan menggunakan pikirannya sendiri.”

Maksud dari pernyataan Ki Hadjar Dewantara tersebut dengan gamblang menunjukkan apa yang seharusnya lahir dari sebuah proses pendidikan, yaitu “agar anak-anak berpikir sendiri”.

Dengan begitu, mereka menjadi orisinal dalam berpikir dan bertindak.

Pendidikan dianggap berhasil ketika anak mampu mengenali tantangan apa yang ada di depannya dan tahu bagaimana seharusnya mereka mengatasinya.

BACA JUGA :Tinggal Klik! 15 Link Twibbon Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2023, Desain Elegan dan Aesthetic, Paling Keren Diunggah di Media Sosial

Atas semua jasa-jasanya, Ki Hadjar Dewantara dianugerahkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No. 305 tahun 1959, hari kelahirannya, 2 Mei yang merupakan hari lahir Ki Hadjar ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.***

 

Pos terkait