230 Mahasiswa Unpam Diwisuda, Berkarya Nyata Membangun Bangsa

230 Mahasiswa Unpam Diwisuda Berkarya Nyata Membangun Bangsa
WISUDA : Suasana wisuda gelombang kedua mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) Serang, Kamis (29 Oktober 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Universitas Pamulang (Unpam) Serang menggelar wisuda gelombang kedua, pada Kamis (29 Oktober 2026).

Sebanyak 230 wisudawan mengikuti prosesi wisuda dengan mengusung tema Berkarya Nyata, Membangun Bangsa, Melalui Ilmu yang Beretika.

Rangkaian acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Aep Saepul Anwar sebagai qari dan Dede Ika Murofikoh sebagai saritilawah.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Kerja Sumber Daya LLDIKTI Wilayah IV Idik Nursidik, Sekretaris Yayasan Sasmita Jaya Safitri Rahayu, Bendahara Yayasan Sasmita Jaya Pasifik Soria Rotaria, Ketua Yayasan Sasmita Jaya Pranoto, serta jajaran pimpinan Unpam Serang.

BACA JUGA : Dari Pengalaman Pribadi, Christiana Young Hadirkan Ruang Belajar Anak Berkebutuhan Khusus

Wakil Rektor I Unpam Ubaid Al-Faruq dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebanyak 230 wisudawan yang mengikuti wisuda gelombang kedua diharapkan tidak hanya bangga dengan gelar akademik yang diperoleh, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, wisuda bukan menjadi akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk terus mengembangkan kemampuan dan pengetahuan.

“Jangan bangga dengan gelarnya, banggalah ketika ilmu yang dimiliki bisa bermanfaat bagi orang lain. Jangan jadikan ijazah sebagai akhir dari segalanya, teruslah mencapai hal-hal lainnya,” pesan Ubaid.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan keluarga, khususnya orang tua yang telah memberikan dukungan selama menempuh pendidikan.

BACA JUGA : 6 SMA Terapkan Pembelajaran Pakai AI

Para wisudawan juga diharapkan dapat membantu orang-orang yang belum memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Ubaid turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua serta keluarga yang telah mendampingi perjuangan para wisudawan hingga menyelesaikan pendidikan.

Sementara itu, Rektor Unpam E Nurzaman dalam sambutannya menjelaskan bahwa Unpam berdiri dari mimpi pendiri Yayasan Sasmita Jaya, Darsono, untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan dalam menempuh pendidikan tinggi.

Ia menegaskan, wisuda bukanlah garis akhir, melainkan titik awal bagi para lulusan untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

BACA JUGA : Budi Rustandi Puji Semangat Gotong Royong Warga Gelam Bangun Gapura

Menurutnya, setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah, para wisudawan kini memiliki tanggung jawab untuk membuktikan ilmu yang telah diperoleh melalui karya nyata dan memberikan manfaat bagi orang banyak.

Nurzaman juga mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan jasa orang tua yang telah berjuang memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya.

“Jadikan wisuda ini sebagai starting point kedua untuk terus belajar hingga menjadi insan yang berakar dan berilmu luas. Inilah saatnya membuktikan hasil pembelajaran selama di Unpam agar bermanfaat bagi orang banyak,” pesannya.

Ketua Yayasan Sasmita Jaya Pranoto dalam kesempatan tersebut menjelaskan komitmen yayasan untuk mempertahankan biaya pendidikan agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

BACA JUGA : Cegah Judol, Wakapolres Periksa Hp Anggota

Ia menyebut, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya meneruskan mimpi pendiri yayasan, agar semakin banyak masyarakat mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, yayasan menghadirkan sejumlah unit usaha yang hasilnya turut membantu pembiayaan operasional pendidikan.

Unit usaha tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari ritel, manufaktur, pertanian, peternakan, hingga perumahan.

Dengan dukungan berbagai unit usaha tersebut, mahasiswa dapat menikmati biaya perkuliahan yang relatif terjangkau tanpa mengesampingkan kualitas fasilitas pendidikan.

BACA JUGA : Mambruk Hotel Anyer Promo Diskon 10 Persen

Pranoto yang akrab disapa Mas Yayasan itu juga menyampaikan bahwa meskipun biaya pendidikan terjangkau, Unpam tetap berupaya menghadirkan gedung yang representatif dan fasilitas perkuliahan yang lengkap.

Ke depannya, Unpam Serang juga direncanakan menghadirkan gedung serbaguna dan masjid untuk menunjang aktivitas akademik maupun kegiatan mahasiswa.

Ia pun berpesan kepada para wisudawan agar terus mengembangkan potensi dan tidak membatasi cita-cita setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. “Kepakkan sayap setinggi mungkin,” pesannya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Direktur Unpam Serang Dr Imam Sofi’i turut menyampaikan orasi ilmiah.

BACA JUGA : Pabrik Sepatu Kabur dan PHK 1.100 Karyawan, Hasbi Tuding Ada Gangguan Oknum

Ia menekankan pentingnya para lulusan untuk tidak berhenti menuntut ilmu meskipun telah menyelesaikan pendidikan formal.

Imam juga mengangkat makna ayat pertama yang diturunkan dalam Al-Qur’an, yakni perintah Iqra atau membaca.

Menurutnya, perintah membaca tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membaca tulisan, tetapi juga mengajak manusia untuk melihat, memahami, dan mempelajari berbagai hal yang telah Allah berikan dalam kehidupan.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa proses belajar harus terus berlangsung sepanjang hayat, baik melalui pendidikan formal maupun pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA : Pengisian Kepsek Ditarget Tuntas Akhir Tahun

Dalam wisuda kedua Unpam Serang ini, sejumlah mahasiswa juga mendapatkan apresiasi atas capaian akademik mereka. Terdapat sembilan lulusan terbaik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi.

Salah satu mahasiswa cumlaude Agung Indarto menyampaikan, sangat terbantu oleh Unpam karena menyediakan harga terjangkau untuk menempuh perguruan tinggi.

“Tentu sangat membantu, karena dengan adanya Unpam di Kota Serang, semua orang bisa menempuh perguruan tinggi dengan harga yang sangat terjangkau,” ucap mahasiswa Sistem Komputer itu.

Melalui wisuda tersebut, Unpam Serang berharap para lulusan mampu menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh, berkontribusi bagi masyarakat, serta terus mengembangkan diri untuk menghadapi tantangan di dunia kerja dan kehidupan. (burhan)

Pos terkait