BANTENRAYA.CO.ID – Artikel ini berisi tentang 3 cara mendapatkan Lailatul Qadar untuk kamu yang ingin mengincar keutamaannya.
Telah memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, maka telah memasuki waktu dimana setiap muslim mendapatkan kesempatan untuk meraih pahala Lailatul Qadar.
Setiap muslim memiliki beragam cara mendapatkan Lailatul Qadar, ada yang mencukupi dengan ibadah yang wajib tapi ada juga yang memperbanyak ibadah yang sunnah.
Lailatul Qadar adalah suatu momen yang terjadi setahun sekali, dimana ibadah yang dilakukan pada malam tersebut, jika dilakukan dengan penuh keikhlasan maka akan menghasilkan keutamaan yang besar.
BACA JUGA: Teks Kultum Ramadhan Singkat yang Cocok untuk Bulan Ramadhan Bertema Semangat Dalam Menggapai Surga
Kutamaan dari Lailatul Qadar yang mulia tersebut adalah karena malam tersebut lebih baik dari 1.000 bulan.
Dalilnya: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari 1.000 bulan.” (QS. Al-Qadar ayat 3)
Selain itu Lailatul Qadar juga berada di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.
Dalilnya: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan, pada malam yang ke sembilan tersisa, malam yang ke tujuh tersisa, malam yang ke lima tersisa.” (HR. Bukhari no. 2021)
BACA JUGA: 7 Tips Jitu Sholat Lebih Khusyuk, Mudah Diamalkan Supaya Tidak Lupa Sisa Rakaat Lagi
Namun seperti apa saja cara kaum muslimin untuk bisa mendapatkan keutamaan malam yang mulia tersebut?
Berikut adalah 3 cara yang dilakukan seorang muslim untuk mendapat keutamaan Lailatul Qadar.
1. Itikaf
Itikaf adalah berdiam diri dalam masjid untuk beribadah kepada Allah yang dilakukan oleh orang tertentu dengan cara tertentu.
Itikaf harus dilakukan di masjid dan boleh dilakukan di masjid mana saja.
BACA JUGA: 10 Tips Berolahraga Saat Berpuasa Tanpa Membuat Lemas, Begini caranya……
Muslim laki-laki maupun wanita boleh melakukan ibadah itikaf, namun syarat wanita beritikaf adalah jika mendapat izin suami dan juga jika tidak menimbulkan masalah bagi laki-laki lain yang beritikaf.
Apa yang membatalkan itikaf adalah apabila seorang muslim meninggalkan masjid tanpa alasan yang syar’i.
Jika memiliki kebutuhan yang mendesak seperti mandi atau mencari makan, maka tidak terhitung batal itikaf.
Hal lain yang membatalkan itikaf adalah apabila suami istri berhubungan badan.
BACA JUGA: Resep Sate Kakul, Hidangan Buka Puasa Baru untuk Pecinta Sate
Batas waktu minimal untuk itikaf di bulan Ramadhan tidaklah ditentukan, dan puasa juga bukanlah syarat untuk melakukan itikaf.
Maka itikaf dengan hanya semalam pun tetap dibolehkan.
2. Mengamalkan Ibadah Sunnah di Malam Hari
Meski tidak beritikaf namun seorang muslim tetap dapat mengamalkan ibadah-ibadah sunnah di malam hari seperti yang dilakukan seorang yang beritikaf.
Seperti melakukan sholat sunnah bada Isya, sholat sunnah tarawih, sholat sunnah tahajjud, membaca al-Quran, bersholawat, berdzikir atau berdoa yang semuanya dilakukan di rumah.
BACA JUGA: 2 Tempat Berdoa Ketika Sholat, Kesempatan Emas untuk Mengungkapkan Semua Hajatmu
Jika hal tersebut rutin dilakukan di 10 malam terakhir Ramadhan, kemungkinan besar akan mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar juga.
3. Menjaga Shalat Isya dan Subuh
Hal ini adalah cara paling minimal untuk mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar.
Seorang muslim hendaknya berusaha menjada sholat wajib, bagaimana pun situasinya.
Sholat adalah rukun Islam yang kedua, dan hal tersebut juga termasuk pembeda utama antara agama Islam dengan agama yang lain.
Dalilnya: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya batas antara seseorang dengan syirik dan kufur itu adalah dengan meninggalkan sholat.” (HR. Muslim no. 82)
Maka dari itu, entah di masjid atau rumah atau tempat kerja, seorang muslim hendaknya tetap menjaga sholat 5 waktu dengan tepat waktu.
Dan jika tetap menjaga sholat isya dan subuh di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, maka kemungkinan besar mendapatkan keutamaan malam 1.000 bulan juga.
Demikian ulasan tentang 3 cara untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar, semoga dapat membantu untuk lebih bersemangat beribadah di 10 malam terakhir bulan Ramadhan.***