Bank Banten Klaim Kinerja Triwulan Dua Positif

Bank Banten Klaim Kinerja Triwulan Dua Positif
Foto bank banten

BANTENRAYA.CO.ID – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Perseroda) atau Bank Banten mengklaim telah mencatatkan kinerja positif di triwulan kedua tahun 2025.

Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan, berdasarkan catatan total aset Bank Banten mencapai Rp8,5 triliun atau Rp1,4 triliun lebih besar dibandingkan dengan total aset per Juni tahun 2024 yang hanya Rp7,12 triliun.

Dana pihak ketiga juga meningkat Rp1,25 triliun dari Rp4,64 triliun menjadi Rp5,89 triliun di akhir Juni 2025.

Bacaan Lainnya

Selain itu, terjadi peningkatan pendapatan bunga bersih dari yang Rp84 miliar menjadi Rp97,8 miliar.

Jadi Daerah Penyangga Ibu Kota, DPP Golkar Gelar PIK-4 di Kota Tangerang

Capaian-capaian ini berimbas pada meningkatnya laba bersih setelah pajak sebesar 81,84 persen dari Rp3,46 miliar di akhir Juni 2024, menjadi Rp6,3 miliar di akhir Juni 2025.

“Demikian pula rasio keuangan kita terus membaik,” ujar Busthami, Senin (11 Agustus 2025).

Busthami menyatakan, sejak Bank Banten ditetapkan sebagai badan usaha dengan dikeluarkannya Perda nomor 5 tahun 2023, kinerja Bank Banten terus menunjukkan perbaikan ke arah yang positif.

Dengan kerja keras, integritas dan rasa percaya masyarakat yang semakin tumbuh, Bank Banten saat ini sudah semakin kuat.

Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman Berulang Tahun

Busthami menyebut, kondisi ini tidak bisa dilepaskan dari dukungan penuh yang diberikan Gubernur Banten Andra Soni sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP). Kepercayaan penuh itu membawa pengaruh yang sangat positif bagi tumbuh dan berkembangnya Bank Banten.

Selain itu, dukungan aktif bupati dan walikota di Provinsi Banten juga akan membantu mempercepat penguatan Bank Banten sehingga akan menjadikan bank daerah ini sejajar dengan bank pembangunan daerah lainnya di Indonesia.

“Kami memang mengharapkan pengelolaan RKUD kabupaten dan kota di Banten ke Bank Banten. Tapi sebelum semua pemda mempercayakan RKUD-nya ke Bank Banten, kami mencari peluang bisnis lainnya.

Bukan berarti tanpa RKUD kita nggak bisa apa-apa. Kita sambil menunjukkan kemampuan kita. Cuma memang skala bisnisnya akan lebih tinggi dan cepat kalau RKUD masuk ke kita,” kata Busthami.

Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman Berulang Tahun

Direktur Bisnis Bank Banten Bambang Widayatmoko mengatakan, peningkatan kinerja positif yang ditunjukkan Bank Banten saat ini tidak terlepas dari skala bisnis perseroda yang meningkat.

Inilah yang membuat kredit danaset Bank Banten terus bertumbuh.

“Peningkatan kredit yang diberikan juga diimbangi dengan peningkatan kualitas, dari situlah ada peningkatan net interest income.

Jadi murni karena main business bank, yaitu menyalurkan kredit yang aman dan prudent,” katanya.

Gaji Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah Untuk Pembangunan RTLH

Bambang menambahkan, sejak beberapa pemda memindahkan RKUD ke Bank Banten, perseroan gencar melakukan take over kredit ASN dengan total hampir menembus Rp500 miliar. (tohir)

Pos terkait