Ahmad Nuri Pantau KBM SD di 6 Kecamatan

Ahmad Nuri Pantau KBM SD di 6 Kecamatan
LANGSUNG GASPOL : Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri saat sidak kegiatan belajar mengajar di salah satu SD negeri di Kota Serang, Rabu (3 September 2025).

BANTENRAYA.CO.ID – Baru dua hari dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang,

Ahmad Nuri langsung terjun keliling melakukan inspeksi mendadak (sidak) memantau kegiatan belajar mengajar (KBM) di enam Sekolah Dasar Negeri (SDN) di enam kecamatan di Kota Serang.

Keenam SD Negeri yang dilakukan sidak oleh Ahmad Nuri adalah SD Negeri Purut di Kecamatan Curug, SD Negeri Banjarsari 1 di Kecamatan Cipocok Jaya, SD Negeri Cibadak di Kecamatan Walantaka,

Bacaan Lainnya

SD Negeri Serang 7 di Kecamatan Serang, SD Negeri Cibetik di Kecamatan Taktakan, dan SD Negeri Cibomo di Kecamatan Kasemen.

Info Cuaca Banten Hari ini 4 September 2025, Cerah atau Hujan?

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti revisi surat edaran tentang pembelajaran luar jaringan (luring) atau tatap muka di ruang kelas.

Ahmad Nuri mengatakan, sejak tanggal 1 hingga 2 September siswa-siswi PAUD, TK, hingga SD diberlakukan belajar dalam jaringan (daring) atau melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Nah mulai hari ini tanggal 3 September, siswa-siswi PAUD, TK dan SD mulai luring. Sudah masuk seperti biasa.

Kami pengen memastikan apakah kegiatan belajar mengajar efektif dan berjalan lancar,” ujar Nuri, kepada Banten Raya, Rabu (3 September 2025).

Perkuat Toleransi dan Solidaritas, Puluhan Pemuda Lintas Iman Banten Tolak Provokasi SARA

Dari hasil pantauannya, kata dia, pembelajaran luring di sejumlah SD Negeri di Kota Serang sudah efektif dan lancar.

“Pertama tadi kami ke SD Negeri Purut di Kecamatan Curug, sekarang di SD Negeri Banjarsari 1 di Kecamatan Cipocok Jaya.

Alhamdulillah berjalan baik dan memang ada beberapa siswa yang tidak masuk itu, karena memang ada yang sakit dan sedang Maulid,” ucap dia.

Nuri menjelaskan, sidak di enam SD Negeri di enam kecamatan untuk menindaklanjuti instruksi pimpinannya.

Respon DPR RI Terhadap Tuntutan 17+8: Janji Akan Tindaklanjuti Aspirasi

“Gagasan Pak Walikota Serang Budi Rustandi bahwa kepala dinas harus sering turun langsung ke sekolah-sekolah, ke masyarakat,” katanya.

Ia juga ingin memastikan sidak ke enam SD untuk mengetahui karakter siswa-siswi dan para guru.

“Kita ingin pastikan bahwa di Kota Serang ini memiliki karakter berbudi dan peduli. Minimal itu semuanya,” katanya.

Ke depan, kata Nuri, pihaknya pun berencana mengumpulkan para guru khususnya guru-guru agama se Kota Serang untuk diberikan edukasi dan pengetahuan.

KAMMI Banten Sampaikan 8 Tuntutan untuk DPRD Kota Serang

“Saya pengen nanti dikumpulkan guru-guru terutama guru-guru agama yang tadi telah buktikan. Itu sampel aja bahwa ada hal yang paling elementer yang harus guru agama juga mengerti,” jelas Nuri.

Ia juga berpesan kepada para guru untuk terus meningkatkan kemampuan karakter berbudi dan karakter peduli.

“Kedua guru-guru itu harus bangun karakter. Karakter berbudi, karakter peduli. Itu saya ingin pastikan. Mungkin ini adalah langkah pertama yang ingin saya pastikan ke sekolah-sekolah,” pintanya.

Nuri mengatakan, momen sidak di enam SD Negeri ini sekaligus dimanfaatkan untuk memastikan kondisi sarana dan prasana yang ada di enam SD Negeri tersebut.

“Bukan hanya itu kita ingin memastikan sarana dan prasarana. Tadi di Purut ada keinginan untuk pagar. Karena pagarnya sudah roboh. Keselamatan keamanan kita bersama,” ungkap Nuri.

Respon DPR RI Terhadap Tuntutan 17+8: Janji Akan Tindaklanjuti Aspirasi

Ia menjelaskan, sidak keliling enam kecamatan pantau KBM di enam SD Negeri ini dilakukan secara random dan tidak dikomunikasikan dengan enam sekolahnya.

“Pokoknya hari ini kita se Kota Serang kita keliling tiap kecamatan satu SD minimal.

Kita random. Kita tidak komunikasi dulu. Hari ini pun di SD Banjarsari 1 kepala sekolahnya tidak ada karena tidak kita kontek duluan,” jelas dia.

Nuri mengaku pihaknya tidak ingin kedatangannya bersama beberapa pejabat Dindikbud Kota Serang membuat beban pihak sekolah yang disidak, karena kedatangannya ingin mengetahui atas segala persoalan yang ada di sekolah.

Perkuat Toleransi dan Solidaritas, Puluhan Pemuda Lintas Iman Banten Tolak Provokasi SARA

“Kedua saya ingin pastikan mulai hari ini ketika kedatangan kepala dinas jangan menjadi beban.

Justru kita datang ke sini harus mencarikan jawaban atas segala persoalan yang ada di sekolah. Mungkin dulu-dulu ketika ada kepala dinas harus menyiapkan ini itu.

Sekarang jangan. Kita santai aja kita hanya mengajak kepada guru-guru, mengajak kepada sekolah untuk menggagas dan menterjemahkan gagasan Pak Walikota,” bebernya.

Dari hasil kunjungannya di beberapa SD Negeri, ia mengaku pihaknya menemukan beberapa hal persoalan dasar terkait pengetahuan ilmu agama islam, dan sejarah terlebih di bulan Maulid ini.

Sekda Nanang Saefudin Minta Disdukcapil Kota Serang Tingkatkan Pelayanan

“Saya minta ke guru agama hal yang paling elementer soal pengetahuan agama. Sejarah-sejarah apalagi di bulan mulud sangat penting itu semua.

Yang kedua soal iqro, belajar-mengajar, dan kebersihan lingkungan,” ungkap Nuri.

Untuk menyikapi sejumlah persoalan tersebut, Nuri berencana ke depan akan menggagas karakter berbudi dan peduli bagi siswa-siswi.

“Saya tadi telah diskusi panjang punya gagasan karakter berbudi dan peduli. Sebelum ilmu harus ada adab. Harus ada berbudi dulu baru ilmu. Setelah ilmu dia harus peduli. Buat apa ilmu kalau dia tidak peduli.

Sekda Nanang Saefudin Minta Disdukcapil Kota Serang Tingkatkan Pelayanan

Maka suatu saat nanti saya akan ajak kepala sekolah, murid-murid SMP, PAUD, semua keluar untuk memastikan minimal peduli terhadap lingkungan sendiri.

Misalkan di Banjarsari 1 ini siswa memungut sampah di masyarakat, peduli terhadap lingkungan,” jelasnya. (harir)

 

Pos terkait