BANTENRAYA.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya peran Nasyiatul Aisyiyah (NA) sebagai motor penggerak kesetaraan gender sekaligus penjaga nilai-nilai keislaman dalam pembangunan bangsa.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah yang digelar di Hotel Horison Serang, Kamis (4/9/2025).
Menurut Andra, Nasyiatul Aisyiyah bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan juga gerakan sosial yang konsisten menyuarakan dakwah inklusif dan responsif terhadap isu-isu perempuan dan anak.
“Nasyiatul Aisyiyah sejak awal bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga gerakan sosial yang mengedepankan kesetaraan gender tanpa meninggalkan nilai keislaman,” kata Andra.
Ia menyebut, forum Tanwir II ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam pemberdayaan perempuan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, lanjutnya, siap mendukung langkah NA sebagai bagian dari ikhtiar bersama menciptakan masyarakat berkemajuan.
“Banten selama lima tahun berturut-turut telah menerima penghargaan sebagai Provinsi Ramah Anak. Kami berharap, Tanwir ini dapat memperkuat upaya bersama dalam menjaga dan meningkatkan capaian tersebut,” ujarnya.
Selain itu, Andra juga menekankan peran penting perempuan sebagai ibu dalam membentuk karakter generasi bangsa.
“Al ummu madrasatul ula, ibu adalah madrasah pertama dan utama. Segenap kader Nasyiatul Aisyiyah kelak akan menjadi seorang ibu, dan itu menegaskan peran fundamental dalam mendidik anak sejak dini,” tambahnya.
Sebagai tuan rumah Tanwir II, Pemprov Banten menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan NA. Dukungan terhadap gerakan perempuan, kata Andra, akan terus diperkuat melalui kolaborasi dan kerja bersama.
“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memberikan dukungan penuh dan menjalin kerja sama dengan Nasyiatul Aisyiyah maupun organisasi perempuan lainnya demi kemajuan daerah,” pungkasnya.***
Author: Akhmad Raffi






