Pesantren Ibnu Syam Wisuda 45 Santri

Pesantren Ibnu Syam Wisuda 45 Santri
LULUS: Wisuda Ahlul Quran Pesantren Ibnu Syam Cilegon di The Royale Krakatau Hotel pada Minggu (17 Mei 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Pesantren Ibnu Syam Cilegon menggelar Wisuda Ahlul Quran 2026 Masehi/1447 Hijriah, Minggu (17 Mei 2026).

Wisuda digelar di The Royale Krakatau Hotel Cilegon, dihadiri wisudawan/wisudawati yang didampingi orang tua, serta para tamu undangan. Turut membersamai kegiatan tersebut, Ulama asal Suriah Doktor Mahir Al Munajjid.

Pendiri Pesantren Ibnu Syam, Kiyai Ahmad Slamet Ibnu Syam mengatakan, pada wisuda kali ini, ada 45 wisudawan/wisudawati.

“Ada beberapa yang sudah diterims di perguruan tinggi dalam negeri, ada beberapa yang rencana ke perguruan tinggi luar negeri sedang berproses,” kata Kiyai Ahmad Slamet.

BACA JUGA : Waspada Marak Calo SPMB

Ia mengatakan, beberapa santriwan/santriwati yang akan ke luar negeri ada beberapa tujuan seperti di Maddinah Arab Saudi, Mesir hingga Suriah.

“Ada juga yang akan mengajar di Pesantren sekitar 13 sampai 16 santriwan/santriwati,” ujarnya.

Ia berpesan, agar lulusan Pesantren Ibnu Syam memberikan berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Harapan saya mereka (lulusan) menjadi agen perubahan dengan bekal Quran, menjadi penerangan bagi masyarakat.

BACA JUGA : Mayoritas Penderita Diabetes Perempuan Usia Produktif

Harapannya mereka juga terus menjaga Al Quran baik secara hafalan, pemahaman dan pengamalan. Harapannya bisa menjadi contoh terbaik bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ulam asal Suriah Doktor Mahir Al Munajjid yang didampingin penerjemah mengaku telah belasan tahun di Indonesia dan mengajar di beberapa tempat dan termasuk menjadi guru Kiyai Ahmad Slamet Ibnu Syam.

“Datang ke sini karena diundang beliau (Kiyai Ahmad Slamet) dan pernah mengajar beliau,” katanya.

Ia menambahkan, melihat secara global santriwan/santriwati Pesantren Ibnu Syam sudah baik.

BACA JUGA : LPTQ Kabupaten Serang Genjot Pembinaan di Zona V

“Kami memiliki banyak program, tetapi Ketika melihat santri Pesantren Ibnu Syam sudah baik, tetapi kita berharap lebih baik lagi, kalau mereka (santriwan/santriwati) lebih fokus lagi bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Lulusan Terbaik Pesantren Ibnu Syam 1447 Hijriah, Habiburrahman Supriyadi mengaku banga setelah dinyatakan sebagai lulusan terbaik. “Alhamdulillah senang, kaget juga.

Intinya kita semangat jangan pernah menyerah, belajar walaupun ngantuk, Lelah. Saya di Pesantren Ibnu Syam 6 tahun,” ucap pemuda asal Jakarta berusia 18 tahun ini.

Habib mengaku akan langsung mengabdi di Pesantren Ibnu Syam sebagia tenaga pengajar. “Insha Allah ke Damaskus (Suriah), ada rencana ke sana,” ucapnya yang merupakan anak dari guru di Jakarta. (gillang)

Pos terkait