Turnamen Sepak Bola Cibaliung Ricuh

Turnamen Sepak Bola Cibaliung Ricuh
RICUH: Terjadi kericuhan saat turnamen sepak bola Pesta Rakyat Cibaliung (PRC) di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Minggu (2 Agustus 2026) sore.

BANTENRAYA.CO.ID – Turnamen sepak bola dalam rangkaian kegiatan Pesta Rakyat Cibaliung (PRC) di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, sempat diwarnai keributan, Minggu (2 Agustus 2026) sore.

Insiden terjadi saat pertandingan memasuki babak adu penalti antara tim Galatik melawan Dara. Keributan tersebut sontak menyita perhatian para penonton yang memadati lokasi pertandingan.

Ketua Panitia PRC Sujana membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, keributan bermula ketika seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa memukul hakim garis saat pertandingan berlangsung.

Akibat kejadian itu, terjadi kesalahpahaman antarwarga yang berada di sekitar lokasi pertandingan. Namun, Sujana memastikan keributan bukan dipicu oleh aksi saling serang antarpedukung kedua tim.

BACA JUGA : Bina Insan Tanamkan Santri Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

“Awalnya gara-gara ada orang diduga ODGJ yang memukul hakim garis. Terjadi kesalahpahaman, bukan dari salah satu pendukung. Tidak ada saling serang antarpendukung,” kata Sujana, Senin (3 Agustus 2026).

Menurut Sujana, situasi berhasil dikendalikan setelah warga yang diduga ODGJ tersebut segera diamankan. Petugas kepolisian, TNI, dan Satpol PP yang melakukan pengamanan di lokasi juga langsung bergerak untuk meredam situasi.

“Pada saat pertandingan, orang tersebut langsung diamankan. Warga yang sempat salah paham juga sudah reda. Pertandingan tetap berjalan lancar karena dibantu petugas keamanan,” ujarnya.

Kapolsek Cibaliung AKP Asep Jamaludin mengatakan, keributan dalam turnamen sepak bola PRC terjadi akibat kesalahpahaman dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

BACA JUGA : Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Dewi Dorong Guru Berinovasi

Petugas kepolisian bersama TNI yang berjaga langsung melakukan mediasi dan membubarkan keributan sehingga pertandingan dapat kembali berjalan dengan aman.

“Sudah aman. Pertandingan PRC berjalan lancar. Setiap harinya kita kerahkan 10 anggota, belum termasuk personel Satpol PP dan panitia pertandingan,” tegasnya. (yanadi)

Pos terkait