BANTEN RAYA.CO.ID – Askot Cilegon menggelar pelatihan wasit tingkat dasar untuk melakukan regenerasi agar jumlah wasit di Cilegon semakin bertambah dan berkualitas.
Askot Cilegon berharap nantinya wasit dari Cilegon ini bisa berkiprah hingga tingkat nasional.
Ketua Askot Cilegon Robinsar menuturkan pelatihan wasit ini untuk memperbanyak wasit guna memimpin pertandingan. Dengan memiliki lisensi resmi untuk dasar diharapkan wasit tersebut memiliki pedoman perwasitan sesuai peraturan PSSI.
“Saat ini jumlah wasit di Cilegon kisaran 28 orang. Kami berharap nantinya bisa bertambah sebab untuk kedepannya akan banyak kompetisi sepakbola yang membutuhkan dipimpin wasit yang telah berlisensi,” ungkap dia.
BACA JUGA : Perolehan Medali Sementara SEA Games 2023 Kamboja, Gusur Tuan Rumah Indonesia Bertengger di Posisi Tiga
Agar posisi wasit tidak kurang akibat usia atau lainnya maka kisaran 30 orang ini mengikuti pelatihan dasar yang digelar hingga lima hari ke depan oleh Askot Cilegon di Hotel Pesona, Kota Cilegon.
“Selain pria ada juga peserta wanita yang mengikuti kegiatan ini. Saya berharap mereka belajar serius karena mereka nantinya menjadi tulang punggung perwasitan di Cilegon,” tegasnya.
Ia menambahkan, pelatihan wasit dasar ini digelar secara gratis. Sehingga diminta peserta saat ini tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Ini menjadi pelatihan dasar sebelum mereka mengambil lisensi yang lebih tinggi.
“Kalau normalnya pasti biaya pelatihan kisaran Rp 2,5 juta belum termasuk akomodasi. Kami bersama Pemkot Cilegon dan KONI Kota Cilegon terus berinovasi untuk penigkatan kualitas sumber daya wasit dan pelatihan melalui pelatihan seperti ini,” kata Robinsar.
BACA JUGA : Festival Sepakbola U-12 Askot Cilegon, Igor Jadi Juara dan Perbanyak Pembinaan Usia Muda
Ke depannya ia berharap agar muncul wasit dari Cilegon yang bisa memimpin liga bergengsi di Indonesia. Oleh karena itu bagi wasit yang berprestasi maka akan kembali disekolahkan untuk mengambil lisensi yang lebih tinggi.
“Mulai pelatihan dasar ini harus serius agar nantinya menjadi wasit tingkat nasional yang membanggakan Kota Cilegon,” tutupnya.
Sementara itu salah satu nara sumber perwasitan Budi Handayani menuturkan, wasit perlu mengikuti lisensi ini agar mereka tahu aturan terbaru dan cara memimpin pertandingan dengan benar.
BACA JUGA : Jaga Tradisi Medali, Binaraga Banten Fokus Ikuti Pra PON 2024
“Dengan berlisensi maka mereka diakui layak memimpin laga untuk Kota Cilegon. Memiliki lisensi saat ini merupakan salah satu syarat untuk bisa memimpin pertandingan sepakbola baik di kabupaten atau kota, provinsi maupun nasional,” jelas dia. (***)






