Bank Banten Tempati Kantor Mewah

Bank Banten Tempati Kantor Mewah
KANTOR BARU: Gubernur Banten Andra Soni memotong tumpeng saat peresmian kantor pusat Bank Banten, di Jalan Veteran nomor 4, Cipare, Kota Serang, Selasa (29 Juli 2025).

BANTENRAYA.CO.ID – Bank Banten meresmikan kantor pusat yang baru, di Jalan Veteran nomor 4, Cipare, Kota Serang, Selasa (29/7/2025). Kantor pusat ini diberi nama Grha Bank Banten.

Diketahui, pembangunan kantor pusat bank milik Pemerintah Provinsi Banten ini masuk dalam skema pemenuhan modal inti dalam bentuk inbrek.

Upaya pemenuhan modal inti melalui skema kelompok usaha bank (KUB) pun kini sudah mencapai 97 persen.

Bacaan Lainnya

Komisaris Utama Bank Banten Hoiruddin Hasibuan mengatakan, penyertaan modal dalam bentuk inbreng gedung senilai Rp114 miliar ini menjadi suntikan untuk memaksimalkan kinerja bisnis.

Sampah Bantaran Sungai Cibanten Dibersihkan

Sejalan dengan hal itu, pihaknya mengklaim proses KUB dengan Bank Jawa Timur kini sudah hampir rampung, tinggal beberapa langkah lagi.

“Semua sudah disepakati tinggal tanda tangan pemegang saham pengendali (PSP) (Pemprov Banten dan Pemprov Jatim),” kata Hoirudin kepada Banten Raya, disela-sela peresmian Grha Bank Banten.

Pihaknya menargetkan proses KUB ini bisa selesai dan mendapatkan Surat Keputusan (SK) KUB dalam waktu dekat, maksimal pada September 2025.

“Target maksimal KUB bulan 9, dan kami upayakan lebih cepat, tinggal tanda tangan berkas saja,” jelas Hairudin.

Dindik Kota Serang Berikan Sanksi Berat Jika Guru dan Kepsek Kedapatan Jual LKS

Direktur Utama Bank Banten Muhammad Bustami menyampaikan, dengan adanya peresmian Grha Bank Banten dapat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah di Banten untuk melakukan pemindahan rekening kas umum daerah (RKUD).

“Yang terlihat secara formal itu baru Kabupaten Lebak dan Kota Serang, namun dengan perjanjian seperti deposito dan pengelolaan BLUD di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

Kami sangat positif dan optimis dengan kehadiran mereka bisa mengembangkan Bank Banten,” jelas Bustami.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Banten Adi Dharma menyampaikan, ada beberapa kendala teknis yang menyebabkan proses KUB mundur dari target awal pada bulan Juni 2025.

Pembersihan Sampah di Sungai Cibanten Terkendala Akses

Antara lain, pergantian jajaran direksi di tubuh Bank Jatim.

“Kami lagi berporos, insya Allah so far tidak ada hambatan. Ya biasa lah, kebetulan ada pergantian kepala daerah juga termasuk di Banten dan Jatim.

Manajemen baru di Bank Jatim perlu penyesuaian lagi, karena perlu melhat kondisi Bank Banten seperti apa,” ujarnya.

Meski belum rampung KUB, OJK menilai peresmian gedung baru Bank Banten tidak melenceng dari ketentuan karena merupakan progres yang berbeda.

bank bjb Jadi Motor Penggerak Komoditas Daerah: 54 Ton Kopi Subang Ekspor ke Tiongkok

“Enggak ada masalah karena sesuatu hal yang berbeda, karena ini hibah dari Pemprov Banten tidak menggangu sama sekali,” kata Adi.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni dalam kesempatan itu menyampaikan, pembangunan infrastruktur Bank Banten merupakan pemberdayaan ekonomi rakyat, guna memperkuat pengelolaan keuangan sebagai kebutuhan mendasar.

Andra menjelaskan, pembangunan gedung ini juga merupakan sejarah penting sebuah simbol kebangkitan dan wujud nyata dari mimpi panjang masyarakat dan pemerintah Provinsi Banten untuk memiliki Bank milik daerah sendiri.

“Sejak Provinsi Banten resmi berdiri tahun 2000, ada satu cita-cita besar yang selalu mengemuka dalam setiap diskusi strategis pembangunan daerah, yaitu keinginan kuat untuk memiliki bank daerah sendiri yang dapat mendukung pembangunan Banten.

Pembersihan Sampah di Sungai Cibanten Terkendala Akses

Kita ingin agar perputaran uang dan sumber pembiayaan pembangunan tidak harus bergantung keluar daerah, kita ingin agar masyarakat Banten dari kota hingga desa memiliki akses perbankan yang mudah, adil, terjangkau dan menunjukkan identitas Banten,” ujar Andra. (raden)

 

Pos terkait