Banyak Warga Tak Tahu Sekolah Rakyat

Banyak Warga Tak Tahu Sekolah Rakyat
LAUCHING : Calon siswa sekolah rakyat saat mengikuti lauching sekolah rakyat di Gedung BPMP Banten, belum lama ini.

BANTENRAYA.CO.ID – Pemerintah dinilai kurang melakukan sosialisasi terkait program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Fakta di lapangan, banyak masyarakat yang tidak tahu apa itu sekolah rakyat.

Vivi Ervina, warga Panggungjati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang mempertanyakan perbedaan sekolah rakyat dengan sekolah pada umumnya.

Vivi juga mempertanyakan sasaran peserta didik pada sekolah rakyat tersebut. Ia juga mengaku masih belum mengetahui seperti apa mekanisme pembelajaran dan kurikulum pada program sekolah rakyat.

Bacaan Lainnya

“Banyak warga yang memang mempertanyakan seperti apa sekolah rakyat itu. Bedanya dengan sekolah paket dan sekolah umum itu apa.

Ina Linawati, Dari Hobi Nyanyi Sampai Jadi Anak Band

Sasaran peserta didiknya siapa. Nah informasi seperti ini kan tidak pernah diungkap oleh pemerintah. Tiba-tiba ada program sekolah rakyat, yang masyarakat belum pahami seperti apa,” ujarnya kepada Banten Raya, Minggu (20 Juli 2025).

Senada dikatakan Bayu, warga Unyur, Kota Serang. Bayu mengaku bingung apa manfaat dari kehadiran sekolah rakyat.

Menurut Bayu, pemerintah selama ini tidak pernah menginformasi secara jelas tentang program tersebut. Hanya sebatas menginformasikan adanya program sekolah rakyat.

“Jadi tujuannya buat apa enggak jelas. Kalo misalnya sekolah paket, itu kan jelas.

Segel Terbuka, Aktivitas Keluar Masuk SDN Kuranji Normal

Lulus sekolah paket, ada izajah paketnya dan bisa dipakai untuk melanjutkan kuliah atau bekerja.

Nah kalau sekolah rakyat ini seperti apa, kita belum paham tuh,” jelasnya.

Dikonfirmasi Banten Raya, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten Dicky Hardiana menjelaskan bahwa program sekolah rakyat merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo Subianto, dengan menunjuk Kementerian Sosial sebagai leading sector.

Dicky menjelaskan, sekolah rakyat bertujuan dalam rangka memutus rantai kemiskinan dan memberikan pemerataan pendidikan.

Awasi Ketat Keberadaan Orang Asing, Imigrasi Cilegon Gelar Operasi WIRAWASPADA 2025

Di Provinsi Banten, terdapat dua sekolah rakyat yang diproyeksi siap berjalan mulai awal Agustus 2025, dengan menyasar ratusan anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Tujuannya (sekolah rakyat) itu untuk memutus mata rantai kemiskinan sebagaimana cita-cita Pak Presiden.

Karena kan kita sering lihat tuh anak-anak miskin terpaksa ngamen, ikut kerja orang tua. Nah, sekolah rakyat ini hadir supaya anak-anak ini tidak terus diwarisi kemiskinan,” kata Dicky, Minggu (20 Juli 2025).

Menurut Dicky, sasaran dari program ini adalah anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang selama ini sering kali terpinggirkan dari sistem pendidikan formal.

Ina Linawati, Dari Hobi Nyanyi Sampai Jadi Anak Band

Dalam banyak kasus, mereka justru terjebak menjadi pengamen, pengemis, atau bekerja membantu orang tuanya sejak kecil.

“Melalui sekolah rakyat, kita tarik mereka dari jalanan, lalu kita beri kesempatan untuk sekolah, tinggal di asrama, dan belajar dalam sistem yang terintegrasi. Semua kebutuhan mereka dijamin negara,” katanya.

Dicky menjelaskan bahwa, sesuai dengan nota kesepahaman antara Kemensos dan pemerintah daerah, pembiayaan sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat.

Anggarannya mencakup semua aspek kebutuhan siswa, muali dari makan tiga kali sehari, tempat tinggal di asrama, perlengkapan sekolah, seragam, hingga perangkat belajar digital seperti laptop atau tablet.

Segel Terbuka, Aktivitas Keluar Masuk SDN Kuranji Normal

“Total biaya untuk satu siswa per tahun itu sekitar Rp49 juta. Orang tua tidak dibebani biaya apapun.

Bahkan sebelum masuk sekolah, siswa sudah menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap, termasuk tes mata, gigi, hingga pemetaan bakat dan tes akademik dasar yang dilakukan oleh kita melalui dinas kesehatan,” paparnya.

Dicky menjelaskan, peran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota difokuskan pada penyediaan lahan atau gedung, rekrutmen siswa, serta penyediaan tenaga pendidik dan kependidikan.

Menurutnya, kewenangan Pemprov Banten ada pada anak SMA/SMK, sedangkan jenjang SD dan SMP dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota.

Pemkot Serang Pasang Plang Tanah Negara Diatas Bekas Lahan Warga Sukadana

“Ini kan konsepnya boarding school. Jadi siswa tinggal penuh di asrama. Kita juga siapkan guru-guru yang menginap dan mendampingi, namanya Wali Asuh dan Wali Asrama.

Karena itu, persiapan tidak hanya soal kelas belajar, tapi juga sistem kehidupan sehari-hari,” tambah Dicky.

Untuk tahap awal, Provinsi Banten telah menyiapkan dua sekolah rakyat yang berstatus perintis, yakni memanfaatkan bangunan eksisting yang direnovasi. Lokasinya berada di BLKI Serpong, Tangerang Selatan; dan di Kabupaten Lebak.

Di BLKI Serpong, kata Dicky, sekolah menampung 150 siswa yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Banten.

SBR014 Resmi Dibuka, bank bjb Ajak Masyarakat Berinvestasi Untuk Hidup Lebih Terencana

Rinciannya antara lain, 26 siswa dari Pandeglang, 19 dari Kabupaten Serang, 33 dari Kabupaten Tangerang, 20 dari Kota Cilegon, 19 dari Kota Tangerang, dan 19 dari Kota Tangsel.

Sedangkan di Lebak, kuotanya sebanyak 100 siswa dan seluruhnya berasal dari wilayah setempat.

Masing-masing sekolah akan menjalankan tiga rombongan belajar (rombel), dengan total enam rombel di seluruh Banten.

Proses seleksi siswa mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekstrem (DTSEN 1 dan 2), yang merupakan data resmi keluarga miskin ekstrem.

Ina Linawati, Dari Hobi Nyanyi Sampai Jadi Anak Band

“Saat ini tahap seleksi dan pemeriksaan sudah selesai. Kemarin kita menyisir sesuai dengan data dan datang ke sekolah-sekolah menawarkan agar mereka yang terdaftar dalam DTSEN ini mau pindah.

Saat ini kita tinggal menunggu rampungnya renovasi gedung yang dilakukan oleh Kementerian PUPR. Insya Allah kita targetkan Agustus ini sudah mulai kegiatan belajar,” jelas Dicky.

Meski namanya sekolah rakyat, Dicky menerangkan, jika lulusan dari program ini akan memperoleh ijazah resmi yang terdaftar dalam sistem Dapodik, sebagaimana sekolah formal lainnya.

Bahkan, jenjang pendidikan yang dipilih untuk SR adalah setingkat SMA (bukan SMK), karena tujuannya bukan langsung kerja, melainkan agar siswa bisa lanjut ke perguruan tinggi.

Dari Lokal ke Global: bank bjb Bekali UMKM dengan Ilmu Ekspor

“Anak-anak ini bukan hanya disekolahkan. Tapi juga disiapkan agar punya cita-cita lebih tinggi untuk bisa berkuliah.

Jadi disiapkan untuk didorong sampai ke sana untuk mendukung capaian di Indonesia Emas 2045,” katanya.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan Provinsi Banten Rahmat Tamam menjelaskan bahwa Dindik Provinsi Banten juga turut ambil posisi dalam menyiapkan guru dan tenaga kependidikan untuk dua sekolah rakyat tersebut.

“Ada 30 guru yang sudah kami siapkan untuk di Tangsel dan di Lebak. Masing-masing sekolah ada 15 guru.

Dari Lokal ke Global: bank bjb Bekali UMKM dengan Ilmu Ekspor

Mereka sementara statusnya masih perbantuan. Setelah pelantikan P3K tahap dua pada Oktober nanti, guru-guru yang baru dilantik itu akan bertugas secara definitif di sana,” ungkap Rahmat.

Selain guru, Dindik juga menyiapkan tenaga pendukung seperti juru masak, petugas kebersihan, keamanan, dan tata usaha.

Jumlah tenaga pendidik non-guru di Tangsel sebanyak 11 orang, dan di Lebak sebanyak 23 orang. Rahmat memastikan jika sekolah rakyat menggunakan kurikulum nasional yang sesuai dan berlaku saat ini.

“Outputnya sama. Anak-anak akan dapat ijazah, punya NISN, dan bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi tanpa hambatan administrasi,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menerangkan jika program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjangkau kelompok yang selama ini luput dari sistem pendidikan.

Ina Linawati, Dari Hobi Nyanyi Sampai Jadi Anak Band

“Kalau dulu anak-anak dari keluarga miskin ekstrem nyaris tidak punya pilihan, sekarang mereka punya tempat, punya guru, dan punya masa depan.

Kita semua ingin mereka bisa membuktikan bahwa kemiskinan bukan akhir dari segalanya,” jelas Rahmat.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menjadi salah satu daerah yang mendapatkan kuota calon siswa sekolah rakyat, yakni sebanyak 119 orang. Terdiri dari 50 siswa SD, 50 siswa SMP, dan siswa 19 SMA.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang Muhammad Ibra Gholibi menjelaskan, sekolah rakyat di Kota Serang diikuti oleh 19 siswa jenjang SMA yang berasal dari 6 kecamatan.

Pemkot Serang Terjunkan Excavator Jumbo Robohkan Rumah Warga Sukadana

Pesertanya yakni 7 laki-laki, dan 12 perempuan. “Untuk calon siswa tingkat SD dan SMP masih dalam tahap pendaftaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, para siswa ini akan menjalani proses pembelajaran dalam lingkungan belajar yang diklaim ramah anak (inklusi), aman, dan bebas dari kekerasan.

“Rumah belajar sekolah rakyat ini adalah rumah belajar yang ramah anak (inklusi). Guru dan pengasuhnya sudah dibekali pemahaman soal perlindungan anak dan pola asuh positif,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, untuk memastikan transparansi dan perlindungan terhadap peserta didik, orang tua diberikan akses kanal pengaduan resmi untuk bisa memonitoring perkembangannya.

Pelaku Arisan Bodong Dituntut 2,5 Tahun

“Kementerian sosial memberikan kanal pengaduan melalui call center 171, dan juga websitenya di sekolah rakyat.go.id,” tandas dia.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kota Serang Ratu Ani mengatakan, sudah belasan calon siswa sekolah rakyat jenjang SMA/SMK telah dilakukan pemeriksaan kesehatan di BLKI Serang, pada Senin 14 Juli 2025.

“Nantinya dilanjutkan pemeriksaan oleh 50 siswa SD, dan 50 siswa SMP,” ujar Ani, kepada Banten Raya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan yang dicek meliputi tinggi badan, berat badan, tekanan darah, kadar gula darah, kondisi anemia, kesehatan gigi, penglihatan, serta pendengaran.

Dari Lokal ke Global: bank bjb Bekali UMKM dengan Ilmu Ekspor

Setelah itu, kata dia, calon siswa juga menjalani tes kebugaran fisik dengan berjalan atau berlari sebanyak 14 putaran sejauh 1.600 meter.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan bahwa para calon siswa sekolah rakyat dalam keadaan sehat dan siap mengikuti pembelajaran secara optimal,” jelas dia.

Ani berharap 19 calon siswa dari jenjang SMA/SMK dapat lulus pada tahapan pemeriksaan, sehingga belasan calon siswa bisa bertahan dan bisa terus di Sekolah Rakyat.

Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia mengatakan, sekolah rakyat adalah program untuk mendorong kemudahan dalam mengakses pendidikan bagi siswa kurang mampu.

SBR014 Resmi Dibuka, bank bjb Ajak Masyarakat Berinvestasi Untuk Hidup Lebih Terencana

“Ini untuk yang SD 50 dan SMP 50. Saya kira nanti teman-teman media barangkali menemukan ataupun melihat anak-anak SD yang memang dalam kategori miskin atau yang berhak, bisa berkoordinasi dengan Dinsos.

Momentum ini pas untuk mengundang teman-teman membantu masyarakat miskin, karena ini adalah program spesial,” ujar Agis, kepada Banten Raya.

Agis juga meyakini rantai kemiskinan mampu diputuskan oleh pendidikan salah satunya melalui program sekolah rakyat.

“Saya secara khusus dan pribadi meyakini bahwasannya kemiskinan itu hanya bisa dikurang atau diputus melalui pendidikan.

Dari Lokal ke Global: bank bjb Bekali UMKM dengan Ilmu Ekspor

Output dari program ini juga bertujuan memutus mata rantai kemiskinan dan memberikan perubahan untuk keluarga yang ada di Indonesia,”

jelasnya seraya berharap kepada para orang tua murid yang anak-anaknya mengikuti program ini, agar tidak khawatir.

Sementara itu, siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 Kabupaten Lebak rencananya bakal dapat Rp48 juta per tahun.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Lebak Lela Gifty Cleria menerangkan, alokasi anggaran sekolah rakyat untuk siswa rencananya akan digunakan untuk berbagai keperluan siswa, mulai dari makan, seragam, hingga fasilitas penunjang kegiatan pembelajaran lainnya.

Pemkot Serang Terjunkan Excavator Jumbo Robohkan Rumah Warga Sukadana

Anggaran itu sendiri sepenuhnya akan disiapkan oleh pemerintah pusat.

“Sepenuhnya oleh pemerintah pusat, jadi tidak membebankan APBD. Pemerintah daerah hanya menyiapkan untuk proses rekrutmen atau pendaftaran saja,” imbuhnya.

Untuk sekolah rakyat tingkat menengah atas sederajat di Kabupaten Lebak sendiri, Lela mengungkapkan bahwa jumlah calon siswa sebanyak 100 orang.

Selain itu, pihaknya kini telah bersiap untuk melakukan rekrutmen calon siswa lagi untuk tingkat SD dan SMP dengan jumlah 100 orang.

Segel Terbuka, Aktivitas Keluar Masuk SDN Kuranji Normal

“Jadi kita belum selesai, tahun ini kita lanjutkan dengan rekrutmen calon siswa sekolah rakyat tahap 1C atau tingkat SD dan SMP,” imbuhnya.

Lela menjelaskan, sekolah asrama nantinya akan berkonsep boarding school atau berasrama dengan kurikulum yang sama dengan sekolah umum lainnya.

Namun, ada kemungkinan terdapat kurikulum tambahan seperti pembangunan karakter, memperkuat disiplin, hingga membentuk siswa untuk memiliki kemampuan berwirausaha.

Kata Lela, pihaknya sendiri belum mengetahui secara pasti kapan dimulainya sekolah rakyat di Kabupaten Lebak. Berdasarkan keterangan awal, sekolah rakyat di Lebak akan dimulai pada 30 Juli 2025 mendatang.

Dari Lokal ke Global: bank bjb Bekali UMKM dengan Ilmu Ekspor

Namun Dinsos Lebak sendiri masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat menyesuaikan berbagai persiapan yang hingga kini masih dikerjakan.

“Ada kemungkinan diundur hingga 24 Agustus 2025. Jika kita juga masih menunggu keputusan dari pusat kapan pastinya,” terangnya.

Sementara, Kepala SRMA 34 Kabupaten Lebak Candra Lestianta sebelumnya sempat sedikit membeberkan berbagai fasilitas yang akan diterima para siswa sekolah rakyat, selain asrama dan ruang kelas yang nyaman.

Di antaranya ialah laptop untuk tiap siswa, seragam hingga alat tulis digital.

SBR014 Resmi Dibuka, bank bjb Ajak Masyarakat Berinvestasi Untuk Hidup Lebih Terencana

Terkait tempat tinggal, siswa diberikan fasilitas asrama lengkap dengan pendingin ruangan, toilet, kasur, sarana belajar, hingga lemari.

Sementara ruang kelas, terdapat bangku dan kemeja, pendingin ruangan, papan tulis, hingga instalasi proyektor.

“Para siswa akan mendapat support full. Selain fasilitas tadi, tentu ada makanan yang bergizi, kemudian seragam ada juga alat tulis digital.

Pun Komdigi sudah berkomitmen untuk memberikan internet yang cepat,” kata Candra. (raffi/harir/aldi)

Pos terkait