Gubernur Target Sekolah Rakyat Beroperasi Juli

Gubernur Target Sekolah Rakyat Beroperasi Juli
DITINJAU: Gubernur Banten Andra Soni meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (8 Juni 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (8 Juni 2026).

Peninjauan yang dilakukan orang nomor satu di Provinsi Banten, untuk memastikan Proyek Strategis Nasional (PSN) itu selesai tepat waktu.

“Saya menyempatkan untuk meninjau progres sekolah rakyat di Pandeglang.

Sesuai dengan yang ditargetkan di bulan Juli 2026 sudah operasional,” kata Andra didampingi Anggota DPRD Provinsi Banten Rifky Hermansyah, di sela-sela meninjau sekolah rakyat tersebut.

BACA JUGA : Lolos Seleksi Paskibraka, Siswa MAN 1 Kabupaten Serang Diberi Beasiswa

Andra mengatakan, pembangunan sekolah rakyat dapat segera terealisasi, sehingga memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam memberikan akses pendidikan.

“Saya melihat gedung utama atapnya sudah terpasang, sehingga bisa selesai dikerjakan. Kami dari Pemprov Banten terus memberikan dukungan agar pembangunan sekolah rakyat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kata Andra, sekolah rakyat merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto. Dengan harapan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih inklusif dan merata kepada masyarakat.

“Melihat sekolah yang sangat luas ini kita berharap anak-anak kita nanti mendapat pendidikan di sekolah rakyat yang menjadi program prioritas Pak Presiden, khususnya bagi anak-anak yang perlu dibantu oleh Negara,” harapnya.

BACA JUGA : Harumkan Cilegon di Ajang Informatika Dunia

Pejabat Pembuat Komitmen BPJN Banten Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Nabil Muhamad memastikan, pembangunan sekolah rakyat rampung pada akhir Juni 2026. Hal ini sesuai dengan harapan Gubernur Banten.

“Sampai dengan saat ini untuk progres pembangunan sudah mencapai 67.7 persen, dan sarana prasarana sudah 70 persen.

Kita terus mempercepat pembangunan dengan menambah tenaga kerja. Insya Allah akhir Juni 2026 sudah selesai,” tuturnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banten Lukman mengatakan, Dinsos Kabupaten Pandeglang sudah melakukan proses verifikasi untuk pengisian kuota siswa sekolah rakyat tahun ajaran baru 2026-2027.

BACA JUGA : Anthon Gunawan, Touring Nambah Wawasan

Dengan harapan, setelah pembangunan sekolah selesai sudah bisa dilakukan kegiatan belajar mengajar.

“Verifikasi siswa sedang berjalan di Pandeglang. Total siswa dari Pandeglang sebanyak 270 orang. Kemudian dari Tangareng Selatan dan Kota Serang sebanyak 230 orang,” tuturnya.

Dijelaskannya, sekolah rakyat diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu di Provinsi Banten.

Rencananya, sekolah rakyat terdiri dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Siswanya dari desil satu dan dua. Nanti ada tiga rombel (rombongan belajar), dan per rombel 30 orang,” jelasnya. (yanadi)

Pos terkait