Konstruksi Tol Seksi III Capai 80 Persen

Konstruksi Tol Seksi III Capai 80 Persen
TINJAU EXIT TOL: Tim Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, dan Bidang Riset Inovasi Daerah Bappeda Pandeglang melakukan kunjungan awal pembangunan exit tol Serpan seksi tiga Cileles-Panimbang, belum lama ini.

BANTENRAYA.CO.ID – Pembangunan jalan tol Serang-Panimbang (Serpan) seksi tiga (Cileles-Panimbang), di wilayah Kabupaten Pandeglang terus dikebut.

Saat ini progres konstruksi tol seksi tiga yang digarap PT Sino Brigde Wijaya Karya (WIKA) dilaporkan telah menyentuh angka 80 persen hingga akhir Juni 2026.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Pandeglang Hasan Bisri mengatakan, berdasarkan informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tol Serpan Kementerian PUPR, progres konstruksi fisik pembangunan jalan tol seksi tiga dalam proses konstruksi. Bahkan, sudah hampir rampung.

“Hasil koordinasi dengan PPK seksi tiga tol Serpan Kementerian PUPR, bahwa progres konstruksi fisik pembangunan jalan tol untuk seksi tiga sudah mencapai 80 persen. Sekarang masih dalam tahap pembangunan,” kata Hasan, ditemui di kantornya, Selasa (21 Juli 2026).

BACA JUGA : bank bjb Permudah Pecinta Lari Raih Tiket Tangerang 10K Melalui Program Tabungan

Menurutnya, dinasnya terus mendukung penuh proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan jalan tol Serpan seksi tiga Cileles-Panimbang, dengan berkoordinasi bersama PPK tol Serpan Kementerian PUPR, dan seluruh pihak terkait.

“Kami terus meningkatkan koordinasi dengan PPK, karena pembangunan jalan tol menjadi kewenangan dari Pemerintah Pusat,” imbuhnya.

Untuk memastikan progres pembangunan jalan tol seksi tiga, kata Hasan, dinasnya telah melakukan peninjauan pembangunan exit tol yang berada di kawasan Cikulur, Bojong, dan Panimbang. Peninjauan ini dalam rangka memastikan perencanaan pembangunan jalan tol berjalan sesuai harapan.

“Peninjauan lapangan ini merupakan studi kelayakan yang menjadi dasar penting dalam menentukan titik exit tol dan jalan akses yang paling efektif sesuai dengan kondisi wilayah. Mulai dari akses jalan, hingga kontur tanah dan sebagainya,” ucapnya.

BACA JUGA : Yuk Ikutan Cooking Class Seru Buat Anak di Horison Ultima Ratu Serang

Hasan menerangkan, dinasnya terus mengawal pembangunan jalan tol Serpan seksi tiga Cileles-Panimbang.

Dia ingin memastikan, pembangunan jalan tol nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau tol ini sudah selesai, maka ekonomi masyarakat akan tumbuh, karena hasil penelitian bahwa peningkatan akses jalan yang baik dapat menurunkan kemiskinan sekitar 0.2 persen sampai 1.0 persen dalam beberapa tahun,” terangnya.

Dikatakannya, jika jalan tol seksi tiga Cileles-Panimbang beroperasi, keberadaan jalan tol Serpan mampu memudahkan konektivitas warga dalam mengangkut hasil pertanian, maupun wisatawan yang akan berwisata.

BACA JUGA : Tanjung Lesung Aman Dikunjungi Wisatawan

“Kalau tol sudah selesai dibangun dan beroperasi, akses jalan atau mobilitas akan lebih mudah. Mengangkut sektor pertanian mudah.

Dengan jalan mantap biaya distribusi juga lebih rendah, karena adanya jalan tol akan memudahkan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang Roni mengatakan, pemerintah menargetkan akses tol seksi tiga Cileles-Panimbang selesai pada akhir tahun 2026.

Diharapkan pada awal tahun 2027 sudah mulai beroperasi. “Konstruksinya sedang berjalan. Targetnya tahun 2027 sudah aktif,” tuturnya.

BACA JUGA : Yuk Ikutan Cooking Class Seru Buat Anak di Horison Ultima Ratu Serang

Dijelaskannya, jalan tol seksi tiga Cileles-Panimbang memiliki tiga exit tol atau pintu keluar tol. Lokasi exit tol berada di wilayah Kecamatan Bojong, Patia, dan Panimbang. “Untuk exit tol rencana ada tiga, yakni Bojong, Patia, dan Panimbang. Dan yang exit tol Bojong hampir selesai,” jelasnya. (yanadi)

Pos terkait