BANTENRAYA.CO.ID – Sejumlah pengusaha lokal di Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon mengapresiasi PT Asahimas Chemical.
Pabrik kimia terkemuka di Indonesia tersebut dinilai telah banyak memberdayakan pengusaha lokal dalam berbagai lini bisnis melalui konsorsium dari kelompok pengusaha.
Bahkan, saat PT Asahimas Chemical yang akan melakukan Annual Shutdown dalam waktu dekat, PT Asahimas Chemical jauh-jauh hari telah berkoordinasi dengan sejumlah pengusaha lokal.
Seperti halnya pertemuan antara PT Asahimas Chemical dengan sejumlah kelompok pengusaha lokal di Gunung Sugih yang terjalin melalui Konsorsium Pengusaha Gunungsugih yang digelar pertemuan pada sebuah restoran pada Rabu (15 Juli 2026).
BACA JUGA : Zakiyah Rotasi Besar-besaran Pejabat Eselon III dan IV
Ketua Konsorsium Pengusaha Gunung Sugih Madsaid mengapresiasi PT Asahimas Chemical yang intens dalam menjalin komunikasi dengan pengusaha lokal menjelang dilakukannya annual shutdown pada Agustus 2026 mendatang.
“Kami sebagai warga Gunung Sugih tentunya mengucapkan terima kasih kepada Asahimas sebelum pelaksanaan (Annual Shutdown), dari tahun ke tahun komunikasi dijalankan dengan adanya shutdown ini,
bisa ada peluang usaha untuk warga Gunung Sugih, ada peluang usaha untuk UMKM,” kata Madsaid kepada awak media.
Madsaid mengatakan, saat dilakukannya annual shutdown, biasanya juga ada dampak lingkungan seperti lalu lintas, namun hal itu telah diantisipasi oleh PT Asahimas Chemical dengan melibatkan warga lokal untuk pengaturannya.
BACA JUGA : Dua Pengelola Tambang Pasir Ilegal di Wanasalam Jadi Tersangka
“Dengan adanya silaturahmi dan diskusi ini mudah-mudahan shutdown berjalan lancar dan terlebih ada nilai manfaat untuk masyarakat Gunungsugih,” tuturnya.
Ketua Pengusaha Gunung Sugih Bersatu (PGSB) Ismatullah menambahkan, PT Asahimas Chemical saat ini telah bersinergi dengan masyarakat pengusaha.
“Sebelumnya kami juga telah berdiskusi dengan baik, pengusaha Gunung Sugih ini dikasih ruang, sama-sama saling bersinergi.
Syukur Alhamdulillah PT Asahimas Chemical telah baik dengan CSR untuk masyarakat dan rekrutmen tenaga kerja saat shutdown,” paparnya.
BACA JUGA : 415 Wilayah di Banten Diprediksi Dilanda Kekeringan
Ismatullah menjelaskan, pertemuan antara PT Asahimas Chemical juga harapannya terus berlanjut.
“Saya juga mengimbau bukan hanya Asahimas saja, tapi semua industri di Gunung Sugih bisa hadir di tengah-tengah masyarakat. Ke depan kita akan sinergi lebih baik dengan Asahimas dan semua industri,” harapnya.
Ketua Karang Taruna Gunung Sugih Marufi mengapresiasi kepada PT Asahimas Chemical lantaran Karang Taruna dilibatkan dalam perparkiran di dalam area perusahaan.
“Ini sudah berjalan setiap tahun, setiap periode dan ini pihak Asahimas mengatur lebih baik lagi, supaya kegiatan (annual shutdown) dengan baik,” ucapnya.
BACA JUGA : Bedah Rumah Tak Kunjung Terealisasi, Warga Pandeglang Tagih Janji Pemprov
Ketua Badan Koordinasi Pengusaha Gunung Sugih (BKPGS) Hendra Dermawan mengapresiasi PT Asahimas Chemical yang telah baik dalam memberdayakan Sumber Daya MAnusia atau SDM lokal.
“Dengan adanya kebersamaan ini harapan kami menjadi lingkungan yang baik antara PT Asahimas Chemical dengan masyarakat.
Dalam komunikasi yang dibangun, harapan-harapan agar semua pengusaha lokal yang dilibatkan akan tercapai,” tuturnya.
Sekretaris Koperasi Bina Usaha Sejahtera (BUS) Holil mengatakan dalam annual shutdown yang sebelumnya juga pernah dilakukan, PT Asahimas Chemical juga banyak melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
BACA JUGA : Bedah Rumah Tak Kunjung Terealisasi, Warga Pandeglang Tagih Janji Pemprov
“Kita dari koperasi sudah banyak dilibatkan untuk penyediaan konsumsi di perusahaan,” tuturnya.
Plt Lurah Gunung Sugih Andi Rustandi mengatakan, pertemuan antara PT Asahimas Chemical, pengusaha dan pihak kelurahan serta Karang Taruna menjadi wujud sinergi antara industri dan masyarakat.
“Terbentuknya konsorsium wadah kelompok pengusaha ini untuk menyukseskan program Asahimas Chemical seperti shutdown bisa berefek bagi positif bagi pengusaha lokal dan masyarakat lokal,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Manajer General Affair PT Asahimas Chemical Idris Ahmad mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari kelompok pengusaha dan Karang Taruna.
BACA JUGA : Setiap Tahun Kekurangan Siswa, Tiga SD Negeri Dimerger
“Adanya konsorsium mewadahi aspirasi berbagai kelompok pengusaha di Gunung Sugih.
Kita aka nada annual shutdown dan tentu akan ada dampak lingkungan dan kita melakukan izin ke masyarakat, kita juga melibatkan masyarakat lokal,” kata Idris.
Konsorsium dari Kelompok Pengusaha akan dilibatkan dalam kegiatan usaha, dan juga ada Karang Taruna, serta UMKM yang diminta menjadi penyedia konsumsi bagi tenaga kerja yang melakukan annual shutdown.
“Mohon doanya (annual shutdown) bisa berjalan dengan lancar,’ tutupnya. (gillang)





