BANTENRAYA.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar menunjukkan kepeduliannya terhadap musibah yang menimpa jurnalis yang hilang kontak saat peliputan Gunung Anak Krakatau atau GAK di Perairan Selat Sunda, Senin, 7 September 2026.
Berlayar menggunakan Tugboat Gunung Santri, Jumat, 11 September 2026, Robinsar bersama Direksi PT Pelabuhan Cilegon Mandiri mengajak insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cilegon untuk melakukan pencarian terhadap 5 jurnalis yang saat ini masih belum ditemukan.
Baca Juga : Mutiara Carita Cottage Sediakan Mini Zoo
Kapal Tugboat Gunung Santri berangkat dari Pelabuhan Indah Kiat Merak untuk menyisir lautan hingga mendekati Kawasan GAK.
“Pagi hari ini Pemkot Cilegon bersama BUMD PCM dan juga rekan-rekan PWI dan SMSI masuk dalam tim pencarian gabungan untuk mencari rekan kita yang hilang, rekan jurnalis yang hari ini masih dalam pencarian,” ujar Wali Kota Cilegon Robinsar.
Dirinya berharap, para jurnalis yang hilang bisa ditemukan dalam keadaan selamat.
“Semoga ikhtiar kita ini, diridai Allah dan semua diberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan dan juga targetnya semoga bisa membantu dan menemukan saudara kita para jurnalis yang dalam pencarian,” katanya.
Baca Juga : 3 Kapal Perang Cari 5 Jurnalis
Ketua PWI Kota Cilegon Ahmad Fauzi Chan yang turut serta dalam upaya pencarian para korban, berterima kasih kepada Pemkot Cilegon yang ikut peduli dan berpartisipasi dalam pencarian 5 jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda.
“Kita masih berharap kawan-kawan kita bisa ditemukan dalam keadaan selamat, sehat dan ikhtiar kemanusiaan ini menjadi bagian penting kerjasama pemerintah dengan wartawan,” ucapnya.
Pria yng akrab disapa Ican ini menyatakan, upaya pencarian yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon ini menjadi bukti nyata kepedulian dan perhatian terhadap in san pers.
“Semua ikut turun bersama membantu kita semua. Dan insya Allah semua diberikan keselamatan dan kesehatan,” pungkasnya. **





