KKM Kelompok 92 Uniba Kenalkan Rocket Stove, Inovasi Pembakaran Minim Asap di Desa Pangkat

Mahasiswa KKM Kelompok 92 Uniba menghadirkan inovasi sederhana di bidang lingkungan melalui program pemanfaatan Rocket Stove di Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

BANTENRAYA.CO.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa atau KKM Kelompok 92 Universitas Bina Bangsa (Uniba) menghadirkan inovasi sederhana di bidang lingkungan melalui program pemanfaatan Rocket Stove di Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Siswa SD Singarajan Diajarkan Membuat Filter Air Sederhana oleh KKM Uniba Kelompok 33

Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah serta dampak pembakaran terbuka.

 

Koordinator Bidang Lingkungan Hidup, Ketahanan Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Guna Mandiri mengatakan, program pemanfaatan Rocket Stove ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik pembakaran sampah secara terbuka yang berpotensi menimbulkan asap dan mengganggu kualitas lingkungan.

 

“Melalui pengenalan rocket stove ini, kami berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai teknologi pembakaran sederhana dengan aliran udara yang lebih terarah sehingga proses pembakaran dapat berlangsung lebih efisien dan menghasilkan asap yang lebih minim dibandingkan pembakaran terbuka,” katanya.
Kegiatan tersebut, lanjut Guna, melibatkan mahasiswa KKM Kelompok 92 bersama perangkat Desa Pangkat dan masyarakat setempat.

 

“Mahasiswa tidak hanya memperkenalkan alat, tetapi juga memberikan edukasi mengenai prinsip kerja, cara penggunaan, serta aspek keselamatan yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian rocket stove,” ujarnya.

 

Secara teknis, pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama perangkat desa. Selanjutnya, mahasiswa memberikan pemaparan mengenai dampak pembakaran sampah secara terbuka terhadap lingkungan serta pentingnya memilih metode pengelolaan sampah yang lebih tepat. Setelah sesi edukasi, Guna menjelaskan, mahasiswa melakukan demonstrasi penggunaan rocket stove secara langsung. Dalam demonstrasi tersebut, masyarakat dapat melihat bentuk alat, memahami prinsip aliran udara dalam proses pembakaran, serta mengamati cara penggunaannya.

BACA JUGA: KKM Kelompok 72 Uniba Gelar Sosialisasi untuk Tingkatkan Kesadaran Siswa tentang Bullying

“Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait pemanfaatan teknologi tersebut,” tuturnya.

 

Guna berharap, apa yang diberikan mahasiswa KKM Kelompok 92 berupa pengenalan rocket stove tidak hanya menjadi kegiatan demonstrasi selama pelaksanaan KKM, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi berkelanjutan bagi masyarakat.

BACA JUGA: KKM Kelompok 10 Uniba Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berkendara Sejak Dini Kepada Siswa SMP 22 Kota Serang

“Semoga teknologi sederhana ini dapat menambah wawasan masyarakat mengenai proses pembakaran yang lebih terarah sekaligus meningkatkan kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan,” ucapnya.

 

Dari kegiatan tersebut, Guna menginginkan agar masyarakat memperoleh pengetahuan baru mengenai konsep dan cara kerja rocket stove, termasuk pentingnya memperhatikan keselamatan selama penggunaannya. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam merespons persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat Desa Pangkat.

BACA JUGA: Mahasiswa KKM Kelompok 10 Kemanisan Uniba Gelar Edukasi Penanggulangan Bencana di SD Kubang

Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan KKM tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial dan pendidikan, tetapi juga dapat menghadirkan inovasi sederhana yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui edukasi dan demonstrasi secara langsung, mahasiswa berupaya mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. ***

Pos terkait