Bina Insan Tanamkan Santri Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

Bina Insan Tanamkan Santri Cinta Al-Qur'an Sejak Dini
WISUDA SANTRI: Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas foto bersama dengan para Santri yang diwisuda Khatmil Qur'an di Ballroom Unsera, Sabtu (1 Agustus 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Yayasan Bina Insan Kragilan berhasil mewisuda atau melulusakan 220 santri khotmil Qur’an mulai dari jenjang SDIT hingga SMPIT.

Wisuda ini terdiri dari beberapa kategori, mulai dari kategori tartil, tahfidz Juz 1, Juz 2, Juz 3, Juz 28, Juz 29 dan Juz 30 sebagai bentuk penanaman cinta Al-Qur’an sejak dini.

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas berpesan kepada para orangtua santri agar menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari ikhtiar membangun ketahanan keluarga.

“Kami berharap para orangtua tetap menjaga semangat membaca Al-Qur’an, sehingga Al-Qur’an menjadi obor penerang bagi kita semua,” ujarnya di Ballroom Unsera, Sabtu (1 Agustus 2026).

BACA JUGA : Yuk Liburan Seru di Double G Resort

Ia juga menyoroti ancaman non-militer seperti judi online, narkoba, dan degradasimoral sehingga salah satu upaya menangkalnya adalah melalui ketahanan budaya dengan mengamalkan Al-Qur’an.

“Insya Allah, jika ini menjadi gerakan kolektif, maka ini akan menjadi kekuatan kita untuk menangkal budaya-budaya yang tidak sesuai dengan ciri khas budaya Banten dan Indonesia,” kataya.

Senada, Ketua Pembina Yayasan Bina Insan Kragilan Agus Wahyudiono mengatakan, pentingnya tiga tahapan yakni membaca, memahami arti, lalu mengamalkan.

“Insyaallah jika ini dimulai sejak PAUD dan TK di Bina Insan, maka persoalan seperti LGBT bisa kita cegah. Karena petunjuknya sudah ada di Al-Qur’an,” ujarnya.

BACA JUGA : Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Dewi Dorong Guru Berinovasi

Sebagai Ketua Pembina, ia berharap pemerintah juga memberikan perhatian kepada sekolah swasta dan sekolah islam, tidak hanya sekolah negeri.

“Tujuannya untuk mengentaskan dan meningkatkan indeks pendidikan di Kabupaten Serang harus dikerjakan bersama-sama.

Sekolah negeri, IT, pesantren harus berbarengan. Insyaallah PR pendidikan di Kabupaten Serang bisa kita selesaikan,” katanya.

Ketua Yayasan Bina Insan Kragilan Sholihin mengatakan, wisuda ini terdiri dari beberapa kategori, mulai dari kategori tartil, tahfidz Juz 1, Juz 2, Juz 3, hingga Juz 28, Juz 29 dan Juz 30.

BACA JUGA : Rayon Adab PMII UIN SMH Banten Resmi Deklarasikan Status Definitif, Teguhkan Komitmen Membangun Kader Militan Berideologi Aswaja

“Alhamdulillah pada momen wisuda Khatmil Quran Yayasan Bina Insan yang kelima ini, kita mewisuda 220 siswa. 220 siswa santriwan santriwati dari SDIT dan SMPIT,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program Khatmil Quran ini merupakan program unggulan dari SDIT dan SMPIT Al-Qur’an Bina Insan dalam menumbuhkan kecintaan anak didik kepada Al-Qur’an.

“Kemuliaan Al-Qur’an ini akhirnya menjadi pendorong motivasi bagi orang tua dan menumbuhkembangkan akhlak anak yang baik,” katanya.

Sholihin menuturkan, untuk jumlah siswa saat ini, SDIT Bina Insan memiliki 414 siswa. Sedangkan untuk SMPIT berjumlah 98 siswa. Ujian yang dilakukan sangat ketat.

BACA JUGA : bank bjb Bukukan Kinerja Positif, Aset Tembus Rp228,2 Triliun dan Laba Tumbuh 58,8 Persen

Ada tahapan munaqosyah atau pra ujian, munaqosyah pertama, kedua dan ketiga, baru kemudian wisuda. “Bina Insan ini sudah menjadi sekolah model.

Tahapan-tahapan proses pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an metode Umi sudah berjalan baik. Dari pra munaqosyah, munaqosyah sampai dengan wisuda,” jelasnya. (andika/tanjung)

Pos terkait