Ibu dan Bayinya di Kecamatan Menes Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembuhuan Suami

1757574067588
Suasana di sekitaran rumah korban dugaan pembunuhan di Kampung Sindangresmi, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Pandeglang.

BANTENRAYA.CO.ID – Warga di Kampung Sindangresmi, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, digegerkan dengan penemuan dua orang mayat yang diduga jadi korban pembunuhan, Kamis 11 September 2025 sekira pukul 07.00.

Berdasarkan informasi, dua korban dugaan pembunuhan berinisial IN usia 24 tahun dan Bayinya yang baru berusia 10 bulan berinisial IK.

Sementara, suami dari korban pelaku dugaan pembunuhan berinisial IL umur 23 tahun, mencoba bunuh diri namun gagal dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aulia, karena mengalami luka pada bagian leher dan kondisinya masih hidup.

Bacaan Lainnya

Belum diketahui percis dan penyebab terjadinya kasus dugaan pembunuhan tersebut.

Di lokasi pada, saat ini terlihat banyak warga yang ingin menyaksikan kejadian tersebut, dan personil kepolisian dari Polsek Menes, yang melakukan pengamanan di lokasi kejadian dengan memasang garis polisi di TKP.

Kepala Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Iwan mengatakan, peristiwa itu diketahui oleh ayah dari korban IN sekitar pukul 07:00.

“Kejadiannya diperkirakan subuh. Namun diketahui sekitar pukul 07:00 WIB oleh ayah dari korban,” jelasnya.

Dikatakannya, ayah dari korban IN sengaja melihat ke rumah korban, karena waktu sudah pagi tapi korban sekeluarga belum ada yang bangun dari tidurnya.

“Suasana rumah masih sepi, padahal waktu sudah menunjukan pukul 07:00 WIB. Pas ayah korban menggedor pintu rumah korban, melihat banyak darah dan anak serta cucunya diketahui sudah tak bernyawa,” katanya.

Pihaknya pun belum mengetahui secara persis penyebab kejadian tersebut. Namun, setelah ia mendapatkan laporan sekitar pukul 07:30 WIB, ia langsung ke lokasi kejadian.

“Pas, saya tiba di lokasi, suasana di lokasi kejadian sudah ramai oleh warga yang ingin menyaksikan kejadian itu,” tuturnya. (muhaemin) ***

 

Pos terkait