Kuasa Hukum Minta Polres Lebak Ungkap Misteri Tewasnya Ayu Octaviani Mahasiswi Akbid Latansa Mashiro

BANTEN RAYA.CO – Kuasa hukum Amas orang tua Ayu Octavia, Yayan Sumaryono meminta pihak kepolisian mengungkapkan penyebab tewasnya Ayu Octaviani (18) salah satu mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) Latansa Mashiro, warga Kampung Jaura, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung yang ditemukan mengambang di sungai Ciujung, Kampung Batu Rambang,  Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak pada tahun 2017 lalu. Hal tersebut disampaikan usai menghadiri undangan Satreskrim Polres Lebak di ruangan gelar perkara, Rabu 7 Juni 2023.

Ia mengatakan, selama tujuh tahun silam hingga sekarang misteri kematian Ayu tidak kunjung terungkap. Maka orang tuanya menguasakan kasus tersebut kepada Yayan Sumaryono.

“Karena tak ada informasi terkait kelanjutan kasus Ayu, saya di amahkan untuk menangani kembali kasus ini pada (30/5/2023) oleh orang tua Ayu. Alhamdulillah sekarang polisi merespon baik akan kasus ini,” kata dia kepada Bantenraya.co.id.

BACA JUGA : Rugi Ratusan Juta, Pengusaha Laundry di Ona Regency Lebak Laporkan Pengelola

Yayan menjelaskan, dirinya memberikan waktu selama dua pekan kepada pihak kepolisian untuk menguak kasus Ayu. Namun apabila selama itu tidak ada perkembangan maka akan meminta Polres Lebak melimpahkan kasus tersebut kepada Polri.

“Setelah berdiskusi dengan pihak kepolisan, saya mendapatkan informasi, bahwa Polres Lebak kesulitan dalam menyelidiki kasus itu. Tapi mereka berkomitmen akan terus mengungkap misteri kematian Ayu,” jelas dia.

Sementara itu, Kuasa Hukum lainnya, Asep menuturkan, meskipun pihak kepolisan belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Ayu Octavia. Menurutnya, berdasarkan hasil visum dibeberapa bagian tubuh korban ditemukan luka memar bekas pukulan benda tumpul, lidah korban yang putus, dan lain sebagainya. Sehingga pihaknya menduga Ayu tewas karena dibunuh.

Baca artikel Bantenraya.co.id lainnya di Google News
 
1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button