Trending

Perusahaan Tambang Biang Kerok Banjir Puloampel

Bantenraya.co.id- Jalan Raya Bojonegara-Puloampel, tepatnya di Kampung Candi, Kecamatan Puloampel terendam banjir, Selasa (9 Juli 2024).

Adapun biang kerok atau penyebab banjir di Puloampel karena adanya aktivitas galian C yang dilakukan perusahaan tambang di wilayah tersebut.

Related Articles

Informasi yang berhasil dihimpun Banten Raya, banjir di jalan raya Bojonegara-Pulompel sering terjadi lantaran

kondisi drainase yang buruk dan perbukitan yang gundul akibat aktivitas penambangan.

Nasib 5.050 Honorer Pemprov Banten Masih Tidak Jelas

Di Kecamatan Puloampel sendiri terdapat 10 lebih lokasi tambang galian C.

Warga Puloampel Luki Sosiawan mengatakan, banjir di wilayahnya terjadi sejak pukul 02.00 dini hari hingga pagi hari.

“Aktivitas warga lumpuh, banyak kendaraan roda dua yang tidak bisa lewat karena arus air cukup kencang,” ujar Luki.

Ia menjelaskan, pada saat kejadian banjir banyak material seperti batu, tanah merah, pisir dan kayu yang terbawa air ke jalan sehingga menyebabkan jalanan kotor.

Honda Banten Catat Penjualan 1.000 Unit

“Jadi itu air dari gunung yang ngalir ke laut, tapi karena airnyanya membawa material tanah dan batu akhirnya mennyebabkan gorong-gorong tersumbat dan air naik ke jalan,” katanya.

Luki menyebut, salah satu perusahaan tambang yang menyebabkan banjir di jalan raya Bojonegara-Puloampel adalah Gandasari Group.

“Gunung dan bukit pada gundul jadi enggak bisa menjadi resapan air.

Harapan kami pemerintah bisa mengkaji dan meninjau ulang perizinan galian C di wilayah kami,” tuturnya.

Baca artikel Bantenraya.co.id lainnya di Google News
 
1 2 3Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button