BANTENRAYA.CO.ID – Sekolah Menengah Pertama atau SMP Swasta di Cilegon mengapresiasi program beasiswa kepada para pelajar yang diberikan Pemerintah Kota Cilegon melalui mekanisme hibah.
Namun, sekolah swasta meminta beasiswa tidak hanya diberikan warga miskin saja melainkan juga siswa berprestasi.
Diketahui, pada 2023 Pemkot Cilegon menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk 1.900 pelajar sekolah swasta baik SMP, MTS dan SD di Kota Cilegon.
Jumlah tersebut terdiri dari 1.400 siswa SMP dan MTs Swasta dan 500 siswa SD Swasta kepada pelajar yang tidak mampu berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS.
BACA JUGA:Reno Yanuar Optimistis Ganjar-Mahfud MD Kuasai 55 Persen Suara Pilpres di Cilegon
Salah satu Kepala SMP Swasta di Cilegon yang enggan menyebutkan namanya menjelaskan, ada banyak siswa berprestasi yang bisa diajukan mendapatkan beasiswa.
“Yang saya tahu beasiswa bagi keluarga tidak mampu yang masuk data DTKS. Iyah benar beasiswa buat yang prestasi (belum ada padahal butuh),” katanya, Rabu 18 Oktober 2023.
Ia menjelaskan, sekolahnya mendapatkan program tersebut, namun belum mengetahui berapa siswa yang adakan dibantu.
Biasanya nanti per siswa akan diberikan sebesar Rp1.075.000.
BAC JUGA:Ketua Fraksi NasDem PKB DPRD Cilegon Temukan Dua Sekolah dengan Kondisi Memrihatinkan
“Jumlahnya belum tau berapa siswa. Setahu saya program ini sudah ada dari dulu. Kalau tidak salah Rp1.075.000 per siswa,” ucapnya.
Kendati begitu, Ia memastikan program tersebut sudah sangat baik dan dibutuhkan sekolah swasta.
“Harapan saya kuota penerima dan jumlah besaran yang diterima di tambah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Heni Anita Susila mengungkapkan, pihaknya akan membahas masukan tersebut soal diberikan kepada siswa berprestasi.
“Alasan tidak mampu ini kan karena memang di swasta itu SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) bayar kalau di negeri tidak. Tapi untuk yang berprestasi itu nanti akan dibahas,” katanya.
“Meski sebenarnya yang berprestasi itu sebenarnya sudah ada dari kementerian dan lainnya untuk beasiswa,” ungkapnya.
Jumlahnya sendiri, jelas Heni akan dihitung kembali, namun menurut data pada 2023 sudah tercatat ada 1.900 siswa yang diajukan sebagai penerima beasiswa dari sekolah swasta termasuk SMP Swasta di Cilegon.
“Kami sengaja alokasikan kurang lebih 2 miliar untuk beasiswa anak-anak miskin atau anak yatim yang bersekolah di sekolah swasta,” ungkapnya.
“Paling banyak SMP dan MTs ada sekitar 1.400 siswa, sisanya sekitar 500 siswa dari SD atau Madrasah Ibtidaiyah,” jelasnya. ***







