BANTENRAYA.CO.ID – Pasangan Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia melakukan aksi berbeda pada, Selasa (5 Agustus 2025).
Budi Rustandi keliling Kota Serang naik bus wisata Tubagus, sedangkan Nur Agis Aulia mengikuti aksi bersih-bersih sampah di Sungai Cibanten.
Budi Rustandi keliling Kota Serang naik bus wisata Tubagus didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparpora Kota Serang Zeka Bachdi,
Kepala DLH Kota Serang Farach Richi, Sekretaris Disparpora Kota Serang Nur Iman Wibisana, dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Serang Tubagus Fili Sepriawan.
Budi Rustandi Keliling Kota Serang Naik Bus Wisata Tubagus
Budi bersama para pejabat naik bus wisata Tubagus dari Stadion Maulana Yusuf keliling stadion, lalu menuju ke Alun-alun Kota Serang dan kembali ke Stadion Maulana Yusuf.
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, naik bus wisata Tubagus untuk merasakan kendaraan tersebut, sekaligus mengetahui rute wisata keliling Kota Serang.
“Ya nyobain mobilnya lah. Karena saya baru pertama kali naik bus wisata Tubagus selama saya jadi Walikota,” ujar Budi, kepada Banten Raya.
Ia menjelaskan, di tahun 2026 Pemkot Serang bakal kerjasama dengan perusahaan Bus DAMRI.
Guru Swasta Belum Gajian 3 Bulan
“Nanti tahun depan kita ada kerjasama dengan DAMRI. Nama busnya Bus Berbudi. Konsepnya kayak gitu. Cuma beda warna lebih bagus,” ucap dia.
Budi menerangkan, bus wisata untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di Kota Serang.
Wisatawan yang menggunakan angkutan bus wisata Tubagus akan dikenakan tarif. “Nanti ada tarifnya. Tarifnya belum ditentukan,” terangnya.
Budi menuturkan, untuk awal percobaan DAMRI akan menyiapkan lima bus wisata untuk mengantar para wisatawan keliling objek Kota Serang. “Untuk percobaan kita 5 bus dulu. Nanti setelah perubahan kayaknya,” tuturnya.
Budi Rustandi Keliling Kota Serang Naik Bus Wisata Tubagus
Ia mengatakan, Disparpora Kota Serang sebagai dinas terkait tengah membuat pola dan rute wisatanya. “Ini lagi dibikin polanya dulu titik wisatanya,” tandas Budi.
Aksi bersih-bersih sampah yang dilakukan Nur Agis Aulia digelar di aliran Sungai Cibanten, Lingkungan Kaloran Baru, Kecamatan Serang, Selasa (5/8/25) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Agis yang mengenakan kaos hitam lengan panjang dan tanpa alas kaki ikut menggaruk tumpukan sampah yang didominasi sampah non organik.
Ia juga tidak merasa khawatir saat memasukan sampah dalam kantong plastik hitam dan memanggulnya untuk diangkut ke tempat pembuangan sampah (TPS).
FKUB Kota Serang Amas Tadjuddin Dikudeta Matin Syarkowi
Agis melakukan aksi bersih-bersih sampah itu bersama komunitas pemuda yang menamakan dirinya Akamsi Jayadiningrat.
Aksi bersih-bersih sampah bertujuan untuk membersihkan aliran Sungai Cibanten dari sampah, yang dapat mencemari lingkungan dan mengakibatkan banjir.
Selain membersihkan sampah, aksi ini juga untuk mengedukasi masyarakat Kota Serang agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Oke saya dadakan mengikuti aksi bersih Sungai Cibanten yang dilakukan oleh Akamsi Djayadiningrat,” ujar Agis, dalam video yang dishare ke Banten Raya.
Sembilan Partai Politik di Kota Serang Terima Hibah Bantuan Keuangan Senilai Rp2,1 Miliar
Ia menjelaskan, aksi bersih-bersih sampah di Sungai Cibanten diinisiasi oleh Akamsi Djayadiningrat yang peduli terhadap lingkungan khususnya Sungai Cibanten.
“Jadi ada sejumlah anak muda yang melakukan aksi bersih-bersih mulai dari Minggu kemarin, dan sampai saat ini.
Alhamdulillah ini luar biasa ternyata banyak sekali anak muda yang memang betul-betul peduli lingkungan,” ucap dia.
Agis berharap aksi peduli lingkungan tersebut dapat menginspirasi masyarakat Kota Serang, khususnya warga yang tinggal di pinggir Sungai Cibanten.
Sembilan Partai Politik di Kota Serang Terima Hibah Bantuan Keuangan Senilai Rp2,1 Miliar
“Semoga aksi ini menjadi inspirasi masyarakat Kota Serang khususnya yang ada di pinggir Sungai Cibanten untuk sama-sama menjaga kebersihan sungai supaya sungai tetap asri dan indah,” katanya.
Kata dia, sudah saatnya masyarakat Kota Serang berpartisipasi untuk membersihkan Sungai Cibanten.
“Saatnya masyarakat Kota Serang untuk terlibat langsung membersihkan Sungai Cibanten. Dan pastinya menjaga Sungai Cibanten supaya tidak ada lagi sampah. Stop buang sampah di sungai. Sungai bukan tempat sampah,” jelas Agis. (harir)




