Pemkot Kaji Rencana Relokasi SMP Negeri 4

Pemkot Kaji Rencana Relokasi SMP Negeri 4
MAU DIGUSUR : Kondisi bangunan SMP Negeri 4 Kota Serang di Jalan Juhdi yang akan digusur untuk dijadikan parkiran dan direlokasi ke kawasan Ciracas, Selasa (1 September 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang tengah melakukan kajian secara komprehensif terkait rencana merelokasi SMP Negeri 4 Kota Serang dari Jalan Juhdi ke Ciracas.

Rencana relokasi SMP Negeri 4 Kota Serang ini bukan semata-mata untuk kepentingan pembangunan gedung parkir di lokasi sekolah saat ini, melainkan karena kebutuhan utama adalah menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi para peserta didik.

Perihal kajian relokasi SMP Negeri 4 Kota Serang ini disampaikan Walikota Serang Budi Rustandi saat ditemui di ruang kerjanya Setda lantai 2 Puspemkot Serang, Selasa (1 September 2026).

Budi Rustandi mengatakan, rencana pemindahan SMP Negeri 4 Kota Serang agar tidak menjadi isu liar yang negatif, karena masih dalam tahap pengkajian yang lebih dalam.

BACA JUGA : Terkendala Administrasi, Serapan Bandes Masih Minim

Saat melakukan peninjauan ke SMPN 4, ia mendapati kondisi ruang kelas yang cukup padat, dengan jumlah siswa mencapai sekitar 45 orang dalam satu kelas.

“Harus dipahami bahwa ini pola pikir yang ada di kepala saya harus teman-teman tahu, bahwa ketika saya turun ke SMP Negeri 4 Kota Serang itu banyak ruang kelas yang diisi oleh 45 siswa per kelas itu sudah tidak layak,” ujar Budi, kepada Banten Raya.

Selain overload siswa dalam satu rombongan belajar (rombel), kata dia, kondisi lingkungan SMPN 4 yang berada di kawasan perdagangan juga menjadi salah satu pertimbangan.

Budi menuturkan, keterbatasan lahan membuat sekolah tidak memiliki ruang yang cukup untuk menunjang aktivitas siswa, termasuk area parkir.

BACA JUGA : Siswa SD Singarajan Diajarkan Membuat Filter Air Sederhana oleh KKM Uniba Kelompok 33

Ia mengatakan, Pemkot Serang memiliki lahan di Ciracas yang dinilai lebih memungkinkan untuk dikembangkan sebagai sekolah unggulan.

Lahan tersebut juga berada tidak jauh dari Dindikbud Kota Serang. “Ini saya manfaatkan menjadi sekolah unggulan. Nanti di sana kita siapkan semuanya, dibangun 2027,” jelas dia.

Menurut Budi, pemanfaatan lahan di Ciracas juga menjadi upaya agar aset pemerintah yang sebelumnya telah menghabiskan anggaran besar tidak kembali terbengkalai. Ia menyebut pembangunan fasilitas di kawasan tersebut pada masa lalu menelan anggaran sekitar Rp11 miliar.

“Jangan sampai ada aset-aset negara yang dikeluarkan oleh anggaran APBD kita seperti sia-sia atau tidak berdampak manfaat kepada masyarakat,” katanya.

BACA JUGA : Biodental Clinic Hadirkan Layanan Kesehatan Gigi Berfasilitas Modern 

Jika SMPN 4 nantinya dipindahkan, lanjut Budi, bangunan sekolah yang lama dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, termasuk gedung parkir guna menunjang kawasan perdagangan dan meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Bukan tujuan utamanya adalah parkir. Kota Serang ini tentu menjamin terkait pendidikan, mengutamakan pendidikan,” tegas Budi.

Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan, pihaknya tengah melakukan kajian secara komprehensif terkait rencana merelokasi SMP Negeri 4 Kota Serang dari Jalan Juhdi ke Ciracas. Menurut dia, ada kebutuhan pelayanan pendidikan yang harus memadai dilihat dari tiga perspektif.

Pertama adalah kelayakan institusional pendidikan itu memadai atau tidak bahwa gerakan sekolah nyaman, damai, ramah, perlu juga anak didik dibuatkan sebuah lokasi yang memadai. Kedua dengan SPMB yang memungkinkan semakin banyaknya jalur itu juga menjadi pertimbangan.

BACA JUGA : SMKN Di Banten Gelar Diklatasar, Murid Digembleng Ala Militer

Ketiga bahwa sekolah juga jangan selalu berinteraksi dengan kerumunan karena dapat memantik mereka untuk melakukan hal-hal bertentangan dengan proses pendidikan.

Nuri mencontohkan saat ini lingkungan SMP Negeri 4 Kota Serang sarat dengan transaksi jual beli perdagangan.

Selain itu, kata dia, ada iklan-iklan yang memungkinkan sekolah bukan malah memantik imajinasi peserta didik untuk menambah pengetahuan dan keilmuan, tapi justru mereduksi itu semua.

“Itu pertimbangan dinas pendidikan. Tapi ini juga akan kita kaji secara komprehensif juga kita tidak bisa memastikan secara parsial tapi kajian komprehensif,” ujar Nuri.

BACA JUGA : Ratusan ASN Pemprov Bolos Kerja

Nuri menegaskan, SMP Negeri 4 Kota Serang memungkinkan untuk direlokasi karena tiga faktor.

Faktor pertama kondisi sekolah yang sudah sangat memungkinkan, karena tidak ada ruang terbuka hijau, tidak ada lapangan buat ekspresi olahraga, dan ruangan yang padat. “Pendidikan itu harus berinteraksi dengan alam, nah di sana tidak ada,” tegas dia.

Menurut Nuri, kondisi SMPN 4 saat ini dinilai belum ideal karena keterbatasan ruang terbuka dan fasilitas pendukung aktivitas siswa.

“Di sana tidak ada ruang terbuka hijau, tidak ada lapangan buat ekspresi olahraga, ruangan-ruangan yang padat di situ. Terus juga hari ini konsep pendidikan itu harus berinteraksi dengan alam, nah di sana tidak ada,” jelasnya.

BACA JUGA : Pasien BPJS dan Umum Harus Setara

Sebaliknya, kawasan Ciracas dinilai memiliki kondisi lingkungan yang lebih representatif.

Di lokasi tersebut terdapat lahan yang luas, suasana yang lebih teduh serta ruang terbuka yang memungkinkan pengembangan konsep sekolah yang lebih ramah bagi siswa.

“Ciracas lebih layak untuk hari ini, di mana mereka Gen Z perlu tempat-tempat yang teduh ketika mereka keluar, lihat suasana yang rindang, suasana yang indah,” kata Nuri.

Nuri juga mengungkapkan bahwa akses siswa juga menjadi bagian yang akan dikaji. Sebab, dari sekitar 1.095 siswa SMPN 4, sebagian besar berasal dari wilayah Cimuncang, yakni sekitar 450 siswa.

BACA JUGA : Ratusan ASN Pemprov Bolos Kerja

Untuk itu, Dindikbud akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) guna menyiapkan skema transportasi apabila relokasi benar-benar dilaksanakan.

“Harus ada kajian kita dengan Dishub. Dishub harus membuatkan transportasi siswa atau transportasi umum yang bisa mengakses dari Cimuncang yang kebanyakan di situ untuk datang ke Ciracas,” katanya.

Nuri mengatakan, pihaknya menyiapkan lahan dua hektar untuk merelokasi SMP Negeri 4 Kota Serang di Ciracas.

“Lahannya ada 2 hektare yang digunakan separuh itu pasti Dindikbud ini akan mengkonsentrasikan untuk sekolah,” ujar Nuri.

BACA JUGA : Lynn Hotel Pilihan Utama Rest dan Meeting

Ia menjelaskan, pemindahan SMP Negeri 4 Kota Serang ini untuk menjadikan sekolah tersebut role model di Kota Serang. “Di Kota Serang belum ada role model.

Kalau ini dijadikan role model SMP 4 ini ke di Ciracas itu dengan berdampingan dengan Dinas Pendidikan, tempatnya yang indah, ini akan menjadi role model. Kita akan dorong ke arah sana sesungguhnya,” jelas dia.

Nuri menegaskan, saat ini relokasi SMP Negeri 4 Kota Serang masih menunggu kajian. “Nunggu kajian nanti. Kajian itu adalah runtutan dari proses kebijakan, ada kajiannya, nanti ada keputusan yang memandu bahwa ini harus dipindah.

Dalam konteks pertimbangan saya, dalam pendidikan sarana prasarana ini, memungkinkan itu untuk dipindah ke sana,” tegasnya. (harir)

Pos terkait