BANTENRAYA.CO.ID – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau KemenPAN-RB sudah menyiapkan perekrutan CASN sebanyak 572.496 orang.
Perekrutan CASN itu direncanakan akan digelar pada September 2023 ini.
Namun, tentu saja jumlah perekrutan CASN tersebut hanya ada 1/4 dari jumlah total pegawai honorer yang sekarang terdata di KemenPAN-RB yakni sebanyak 2.355.092 orang.
Hal itu tentu saja tidak sesuai dengan kebutuhan pegawai honorer yang akan direkrut nantinya.
Lantas bagaimana nasib para pegawai honorer yang nantinya tidak bisa masuk dan diterima sebagai CASN?.
BACA JUGA: Kabar Gembira: 80 Persen Seleksi CASN Jadi Jatah Pegawai Honorer Jenis Formasi Ini, Segini Jumlahnya
Sementara nantinya statusnya dipastikan akan dihapuskan pada November 2023?.
Berikut disajikan artikel pembahasannya yang diambil keteranganya dari Asisten Deputi Perancangan Jabatan, Perencanaan, dan Pengadaan Sumber Daya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Aba Subagja.
Dikutip BantenRaya.Co.Id dari berbagai sumber pada Jumat 4 Agustus 2023, dijelaskan Subagja tuntutan jutaan pegawai honorer tersebut tetap diakomodir dalam bentuk PPPK Part Time atau paruh waktu.
Namun, tentu saja gaji yang diberikan tidak berdasarkan jam kerja full, tapi disesuaikan.
“Ya sudah, Rp 1 juta. Ini transisi. Kalau kondisi keuangan normal, (PPPK Part Time) bisa jadi PPPK Penuh Waktu,” katanya menjelaskan soal PPPK Part Time.
BACA JUGA: Pegawai Honorer Makin Dilema: Pasrah Jadi ASN Paruh Waktu Atau Jadi Pecatan dan Pengangguran
Subagja menegaskan, PPPK Part Time menjadi solusi agar Pegawai Honorer tidak dihapuskan pada November 2023 sekarang.
“Supaya mereka tetap bekerja,” tegasnya.
Perekrutan CASN untuk CPNS dan PPPK 2023 Tidak Sebanding Jumlah Honorer.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menetapkan sebanyak 572.496 formasi aparatur sipil negara (ASN) nasional 2023 (data per 1 Agustus 2023).
Rinciannya adalah sebanyak 28.903 untuk CPNS dan 49.959 untuk PPPK pemerintah pusat.
BACA JUGA: Pegawai Honorer Jadi ASN Paruh Waktu, Bakal Sama Saja Perhitungan Gaji dengan Buruh Freelance?
Lalu untuk daerah yakni sebanyak 296.084 PPPK Guru, 154.724 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 42.826 PPPK Teknis.
Serta proses seleksi sendiri nantinya akan dimulai pada September 2023.
Namun, tentu saja jumlah tersebut tidak akan mampu menampung semua honorer yang ada atau hanya 1/4 saja dari total yang ada sekarang yakni 2.355.092 orang.
Dimana perekrutan CASN akan ada sebanyak 72 instansi pemerintah pusat dan daerah yang mengajukan.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN 2023 menyatakan, berharap proses seleksi tersebut bisa berjalan lancar pada September mendatang.
“Terima kasih kepada instansi yang menyampaikan usulan formasi. Semoga proses seleksi berjalan lancar,” katanya.
Anas juga memastikan, tidak ada titip menitip dalam proses seleksi. Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Jokowi agar melahirkan kinerja yang berdampak besar kepada masyarakat.
“Dipastikan seleksi berjalan fair, tidak bisa titip-menitip,” ucapnya.
Selanjutnya Anas menegaskan, akan ada 80 persen formasi guru dan tenaga kesehatan yang akan direkrut pada September mendatang.
Dimana semua itu, merupakan pelayanan dasar bagi masyarakat.
“Hampir 80 persen formasi 2023 untuk guru dan tenaga kesehatan,” ujar MenPAN-RB Azwar Anas.
Lalu, jelas Anas, kebijakan kedua adalah memberi kesempatan rekrutmen untuk talenta digital dan data scientist. Ketiga, mengurangi rekrutmen pada formasi yang akan terdampak transformasi digital.
“Rekrutmen ASN juga dimaksudkan sebagai upaya untuk seoptimal mungkin menyelesaikan penataan tenaga non-ASN atau yang biasa disebut tenaga honorer,” ucapnya.
Dimana, sebenarnya sekarang jumlah tenaga non-ASN sebanyak 2,3 juta, dan saat ini dalam proses diaudit BPKP bersama BKN. Untuk itu, Anas memastikan, secara konsisten memberikan afirmasi, menunjukkan keberpihakan untuk tenaga non-ASN atau honorer, juga kepada honorer K2, karena mereka telah mengabdi.
“Oleh karena itu rekrutmen ASN 2023 ini, sebanyak 80 persen di antaranya untuk pelamar dari tenaga non-ASN atau honorer, dan 20 persen untuk pelamar umum,” tegasnya. ***




