Api Diduga dari Mesin Kapal

Semua Penumpang Selamat, Kendaraan Ludes Terbakar, Api Diduga Dari Mesin Kapal
DIPADAMKAN : Sejumlah tugboat berupaya memadamkan api dengan menyemprotkan air ke KMP Batumandi yang terbakar diperairan Merak, Kota Cilegon, Selasa (20 Oktober 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang berlayar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, terbakar, Selasa (20 Oktober 2026).

Menurut penumpang kapal, titik api diduga berasal dari mesin kapal.

Diketahui, kapal kelas eksekutif milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry itu bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan sekitar pukul 14.32 WIB.

Namun, sekitar pukul 16.00, hanya beberapa menit sebelum sandar di Dermaga 6 Pelabuhan Merak, kapal terbakar.

BACA JUGA ; Bantuan Dari Presiden, Kabupaten Serang Diguyur 190 Becak Listrik

Pengemudi truk Fajar Bangkit mengungkapkan, awal mula kebakaran setelah terjadinya suara dentuman yang diduga berasal dari bagian mesin kapal.

“Saya di mobil (truk). Tiba-tiba ada suara (ledakan), terus enggak lama pada teriak-teriak ada kebakaran. Saya keluar (cari tahu), katanya dari mesin kapal,” ujar Fajar, pria asal Purbalingga, Jawa Tengah.

Fajar mengemudikan truk itu dari Jambi menuju Purbalingga membawa angkutan semangka. “Saya bawa HP saja, uang jalan masih di mobil. Sama mobil-mobilnya kayaknya gak selamat,” ungkapnya.

Rita warga Serpong yang baru mudik dari Bandar Lampung mengungkapkan, kejadian sekitar pukul 16.00. “Pokoknya saya lagi di mobil.

BACA JUGA : Warung Makan Ibu Lampung Tempat Sarapan Favorit warga Serang

Pada teriak-teriak (kebakaran), saya keluar dan gak pikir panjang langsung telpon suami yang di atas untuk ambil pelampung.

Saya turun dibantu perahu nelayan ke perahu nelayan, sekitar 16.13 pas saya lihat HP,” ungkapnya.

Rita menjelaskan bahwa kejadianya sangat cepat. Saat itu dirinya berada di deck mobil. “Mobil saya Toyota Grand Corolla. Saya sama suami dan dua anak. Semua selamat, tapi mobilnya gak tau masih di kapal,” katanya.

Rita mengaku, awal mula kebakaran diduga dari kendaraan bus atau truk di deck paling bawah. “Banyak yang bilang dari truk apa bus gitu,” paparnya.

BACA JUGA : Serapan Pupuk Subsidi di Banten Baru 40 Persen

Sementara itu, hingga pukul 21.00 pihak PT ASDP selaku operator kapal dan pelabuhan belum memberikan keterangan pers terkait penyebab kebakaran.

Begitu juga pihak kepolisian maupun Kementerian Perhubungan melalui Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten.

Berdasarkan data yang dihimpun, di dalam kapal Batumandi tersebut sesuai manifest terdapat 89 kendaraan baik roda 2 dan roda 4.

Sedangkan jumlah penumpang ada 420 orang. Semua penumpang dan awak kapal diinformasikan selamat, sedangkan kendaraan ludes terbakar.

BACA JUGA : Nasib Manajer Kopdes Tak Jelas

Direktur Utama ASDP Heru Widodo saat diwawancara menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi dan menegaskan bahwa keselamatan penumpang serta awak kapal menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Batumandi di Merak.

Kami juga memohon maaf atas kejadian ini kepada para pengguna jasa serta pihak-pihak yang terdampak.

Saat ini, prioritas utama kami adalah memastikan seluruh pihak yang berada di kapal dalam kondisi aman dan mendapatkan pertolongan serta penanganan yang diperlukan,” ujar Heru melalui siaran pers.

BACA JUGA : Dua Siswi MIN 1 Serang Juara Olimpiade IPAS dan Bahasa Arab

Insiden bermula ketika KMP Batumandi yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pada pukul 14.32 terdeteksi mengalami percikan api di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas kendaraan kecil, sekitar pukul 16.15.

Saat itu, kapal berada di sekitar Pulau Merak Besar dalam proses olah gerak menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak.

Penanganan insiden melibatkan petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, kepolisian, serta instansi terkait lainnya.

ASDP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas gabungan dan pihak terkait yang telah bergerak cepat membantu proses evakuasi penumpang dan awak kapal, serta mendukung penanganan insiden di lapangan.

BACA JUGA : Fasilitas Lengkap, Berkualitas, Dan Banyak Prestasi, UNPAM Bukan Kampus Murahan

“Kami mengapresiasi respons cepat, koordinasi, dan kerja sama seluruh petugas gabungan serta instansi terkait dalam proses evakuasi dan penanganan insiden ini.

Sinergi seluruh pihak sangat berarti dalam memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal.

Kami berterima kasih atas dedikasi dan upaya yang telah dilakukan, serta akan terus berkoordinasi hingga seluruh proses penanganan selesai,” tambah Heru.

Terkait penyebab kebakaran, ASDP menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang.

BACA JUGA : 40 Ribu Warga Banten Belum Masuk Desil, Dinsos Kewalahan Verifikasi Data

Perseroan akan mengikuti proses pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi dan menyampaikan perkembangan informasi berdasarkan hasil verifikasi di lapangan.

Seiring dengan penanganan insiden tersebut, ASDP juga melakukan penyesuaian operasional untuk mendukung kelancaran layanan penyeberangan Merak-Bakauheni.

Saat ini, layanan penyeberangan dialihkan melalui Dermaga Express 2. Pengguna jasa diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan informasi terbaru terkait operasional pelabuhan.

ASDP terus memantau situasi dan melakukan koordinasi untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan pengguna jasa.

BACA JUGA : Truk Tambang Seliweran Tiap Hari

Bagi pengguna jasa yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan insiden maupun layanan penyeberangan Merak-Bakauheni dapat menghubungi Contact Center ASDP 191 guna memperoleh informasi yang akurat dan terverifikasi.

Heru menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap aspek operasional penyeberangan, termasuk dalam menghadapi situasi darurat.

Penanganan insiden akan terus dikawal bersama seluruh pihak terkait hingga tuntas, dengan mengedepankan keselamatan, ketepatan informasi, dan kepentingan pengguna jasa.

“ASDP berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam setiap layanan penyeberangan.

BACA JUGA : PT Pegadaian Alami Kerugian Rp1,6 Miliar, Eks Pegawai Didakwa Manipulasi Gadai Emas

Kami memastikan setiap langkah penanganan insiden dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai prosedur yang berlaku.

Komitmen ini menjadi landasan kami dalam memberikan penanganan yang optimal seluruh pengguna jasa,” tutup Heru.

Hingga pukul 21.00 WIB belum ada statmen resmi terkait hasil investigasi sementara dan masih dilakukan rapat oleh PT ASDP, Kemenhub, kepolisian dan unsur lainnya. (gillang)

Pos terkait