Dinkopukmperindag Kota Serang Libatkan Pihak Ketiga untuk Kaji Lima Pasar Tradisional Terbengkalai

Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil diwawancarai wartawan di ruang kerjanya.

BANTENRAYA.CO.ID – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan atau Dinkopukmperindag Kota Serang bakal menunjuk pihak ketiga.

Penunjukan pihak ketiga ini untuk melakukan kajian komprehensif terhadap lima pasar tradisional di Kota Serang yang terbengkalai.

Kajian komprehensif tersebut diharapkan akan memberikan hasil yang signifikan, menjadi dasar pengambilan keputusan, dan memberikan pandangan baru terhadap lima pasar tradisional yang terbengkalai.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, pihaknya berencana melakukan kajian secara komprehensif terhadap pasar-pasar yang terbengkalai, jika tidak dimungkinkan lagi sebagai pasar, karena embiro pasarnya sudah tidak ada, maka dari Dinkopukmperindag akan menyerahkan kepada Walikota.

BACA JUGA:Revitalisasi Alun-alun Rangkabitung Sedot Anggaran Rp4,9 Miliar, Bakal Ada Skatepark Pertama di Lebak

“Nanti mau dibuat seperti apa. Misalkan mau dibuat gedung oleh Walikota segala macam, yang secara fungsi berubah dari pasar menjadi perencanaan yang baru,” ujar Wahyu, kepada Bantenraya.com.

Ia mengaku pihaknya akan melakukan perencanaan terlebih dahulu dan menunjuk pihak ketiga untuk melakukan kajian secara komprehensif terhadap lima pasar tradisional kecamatan.

“Sebetulnya ini masih layak atau tidak digunakan untuk pasar. Kalau tidak layak kami kembalikan aset tersebut ke Pak Walikota. Nanti pak Walikota yang akan menentukan akan dibuat seperti apa gitu, karena kalau untuk pasar tidak layak ya berarti nanti pak wali silakan akan membuat seperti apa,” jelas dia.

Selain faktor embiro, Wahyu juga menjelaskan, dalam menghidupkan pasar-pasar tradisional harus berdasarkan usulan dari para pedagang, usulan dari masyarakat mengenai jarak, mengenai luasan, dan model pembangunan.

BACA JUGA:Dapat Tambahan Anggaran Rp 3,6 Miliar, Ini Target Program Dinas Pendidikan Hingga Desember 2025

“Nah jadi beberapa variabel itu harus dipenuhi, kalau tidak terpenuhi kecil kemungkinan akan berhasil,” jelasnya.

Mengenai menunjuk pihak ketiga untuk mengkaji pasar-pasar yang terbengkalai, itu pun jangan dipaksakan karena nantinya bisa terbengkalai lagi.

“Kalau direhab lagi terbengkalai lagi, kan jadi buang-buang uang kan sayang.
Makanya ini kita kaji dulu menggunakan pihak konsultan. Nah kira-kira apakah ini dimungkinkan untuk diaktifkan kembali atau tidak karena tadi itu variabelnya jarak, embrio, dulunya memang pasar atau bukan. terus juga ketepatan model pembangunan, bagaimana kenyamanan masyarakat, belum lagi angkot apakah ada yang masuk lewat situ atau nggak,” tegasnya.(harir)***

Pos terkait