Dotang Nino, Donat Kentang yang Empuk dengan Varian Toping dari Cilegon

WhatsApp Image 2023 08 08 at 18.45.231
Donat kentang produksi dari Dotang Nino. (Gillang / Bantenraya.co.id)

BANTENRAYA.CO.ID – Dotang Nino merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM asal Kota Cilegon yang bergerak dalam produksi donat kentang.

Dotang sendiri berasal dari kata donat kentang, sementara Nino merupakan nama dari anak pemilik Dotang Nino.

Dotang Nino juga terdiri dari berbagai varian toping seperti coklat, kacang, matcha dan lain-lain.

Bacaan Lainnya

Pemilik Dotang Nino, Eka Dewi mengatakan, usaha Dotang Nino sudah berjalan sekitar 2014 lalu.

BACA JUGA:Berkah Fried Chicken Cilegon, Ayamnya Kriuk dan Sambalnya Nendang

“Sekitar 2018 kita bergabung dengan Dinas Koperasi dan UMKM. Saya terbantu dalam legalitas seperti izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), sertifikasi halal, HAKI (Hak Atas Karya Intelektual), pemasaran, manajemen bisnisnya dan yang lain,” kata Eka, Selasa, 8 Agustus 2023.

Dikatakan Eka, usaha Dotang Nino sudah berjalan sekitar 10 tahun.

Awalnya donat biasa, dengan berbagai macam kue.

“Tapi, permintaan paling banyak donat kentang jadi saya sekarang fokus donat kentang,” katanya.

BACA JUGA:Qoni Cake And Catering, Sedia Sate Bandeng Lezat Serta Aneka Kue

Kata Eka, produksi Dotang Nino dalam sehari sekitar 240 biji atau sekitar.

Saat ini pemasaran hanya di Kota Cilegon saja.

“Sehari produksi sekitar 3 kilogram atau sekitar 240 biji, kalau normal. Kalau ada pesanan tentu kita tambah,” ujarnya.

Saat ini, Eka menjual donat di rumahnya dan dititipkan di beberapa warung dan pusat oleh-oleh serta di rumahnya yang berada di Jalan Parkit Raya Perumahan Bumi Cibeber Kencana, Kelurahan Cibeber atau dengan nomor telepon 081212868487.

BACA JUGA:Dapoer Fathaya Sedia Aneka Frozen, Mulai Chicken Katsu Hingga Samosa

Saat hari Minggu Ia juga berjualan di Car Free Day di Krakatau Junction Cilegon.

“Saya saat ini jualan dititipin ke warung-warung dan penjualan online seperti Shopee, Go Food, dengan merk Nino,” ungkapnya.

Eka menjelaskan, selain menjual donat siap makan, Ia juga menjual donat dalam bentuk frozen.

“Kalau donat yang langsung makan tahan 3 hari. Kalau frozen 2 bulan masih bagus selama dalam freezer. Kalau donat yang langsung dimakan 40 ribu satu lusin, kalau donat frozen 20 sampai 25 ribu 1 bungkus isi 20 biji. Omset sekitar 20 juta sebulan, untung sekitar 40 persen,” ungkapnya.

BACA JUGA:Haico Donut and Bakery, Donat Empuk dengan Berbagai Variang Toping dari Cilegon

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon Didin Supriatna Maulana mengatakan, DinkopUKM Cilegon melakukan pendampingan terhadap UMKM. Pihaknya juga melakukan pelatihan mulai dari perizinan, pembuatan produk, kemasan hingga pemasaran.

“Selain memberikan pelatihan, kita juga melakukan pendampingan bagi UMKM yang mengalami masalah, kita ada Klinik UMKM di Kelurahan Kotabumi, Purwakarta,” tuturnya.***

Pos terkait