BANTENRAYA.CO.ID – Pengurus Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII Adab Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin atau UIN SMH Banten secara resmi mendeklarasikan status definitif Rayon Adab di Yayasan Pendidikan Jariyatul Islamiyah, Curug, Kota Serang, Banten pada Minggu, 26 Juli 2026.
Dengan mengusung tema ‘Mewujudkan Kader Rayon Adab yang Militan dan Berideologi Aswaja’, kegiatan bertajuk Deklarasi Status Definitif Rayon Adab UIN SMH Banten ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi setelah melalui proses perjuangan yang panjang.
BACA JUGA: Resmi Dilantik, IKA PMII Kabupaten Serang akan Mencari Kebahagiaan
Hadir dalam acara tersebut, jajaran Pengurus Cabang PMII Kota Serang, Pengurus Komisariat PMII UIN SMH Banten, pengurus dan kader rayon di lingkungan Komisariat UIN SMH Banten, serta para demisioner dan alumni yang selama ini turut mengawal perkembangan Rayon Adab.
Demisioner Rayon Adab PMII UIN SMH Banten Tum Ipul menyampaikan syukur atas terwujudnya cita-cita yang telah lama diperjuangkan oleh seluruh kader Rayon Adab.
“Status definitif ini sudah lama kita nantikan. Alhamdulillah, hari ini Rayon Adab bukan lagi berstatus rayon persiapan, melainkan telah menjadi rayon definitif. Momentum ini bukan sekadar perubahan status administratif, tetapi juga menjadi titik penting untuk memperkuat pola kaderisasi, memperjelas positioning organisasi, dan meningkatkan kontribusi kader,” ujarnya.
Ipul menyoroti perkembangan Fakultas Adab dan Humaniora yang telah mengalami pemekaran serta memiliki kepemimpinan baru. Menurutnya, dinamika kaderisasi yang terus hidup di Rayon Adab menjadi bukti nyata bahwa rayon tersebut layak memperoleh status definitif.
“Rayon Adab sejak awal memiliki cita-cita untuk menjadi rayon definitif dan terus berjuang mewujudkannya. Siklus kaderisasi yang aktif menunjukkan bahwa tidak ada alasan lagi bagi siapa pun untuk mengabaikan kenyataan tersebut,” tambahnya.
BACA JUGA: Mahasiswa Desak Wakil Rektor III UIN SMH Banten Mundur
Sementara itu, Ketua PK PMII UIN SMH Banten Ima Mahdawani menyebut, deklarasi ini sebagai hasil dari perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil setelah kurang lebih 13 tahun.
“Alhamdulillah, setelah 13 tahun, PMII Rayon Adab akhirnya memperoleh hak yang memang sudah semestinya diberikan sejak lama. Rayon Adab telah menunjukkan dedikasi dan kontribusi nyata bagi PMII, sekaligus istiqamah dalam menghidupkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai bagian dari khidmah kepada Nahdlatul Ulama,” tuturnya.
Ketua PC PMII Kota Serang Asmawi menegaskan, secara de facto maupun de jure, Rayon Adab telah memenuhi seluruh persyaratan untuk menyandang status definitif.
“Bagi saya, tidak ada lagi alasan untuk menunda pemberian status definitif kepada Rayon Adab. Seluruh persyaratan telah terpenuhi. Semoga deklarasi yang dilaksanakan di tempat bersejarah ini membawa keberkahan, tidak hanya bagi Rayon Adab, tetapi juga bagi seluruh kader PMII, khususnya rayon-rayon di bawah naungan Komisariat UIN SMH Banten,” katanya.
Dukungan juga disampaikan oleh Demisioner Ketua Rayon Adab Gus Farhan. Menurutnya, deklarasi ini merupakan sejarah baru yang akan memperkuat marwah organisasi sekaligus menjadi energi baru bagi gerakan kaderisasi PMII.
“Deklarasi definitif ini merupakan tonggak sejarah bagi Rayon Adab sekaligus bagian dari upaya menjaga marwah PMII agar semangat perjuangan terus menyala. Dari tahun ke tahun, Rayon Adab semakin menunjukkan eksistensinya. Meskipun saya tidak lagi berada dalam struktur organisasi, kecintaan terhadap PMII dan Rayon Adab membuat saya akan terus mendukung setiap proses perjuangannya. Slogan ‘Adab Semakin Unggul’ hari ini benar-benar dibuktikan melalui kualitas sumber daya manusianya. Inilah saatnya Rayon Adab mencatatkan sejarah sebagai rayon yang semakin unggul,” ungkapnya.
Deklarasi status definitif ini menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan PMII Rayon Adab UIN SMH Banten. Dengan status tersebut, diharapkan Rayon Adab semakin memperkuat sistem kaderisasi, memperluas kontribusi dalam pengembangan intelektual dan gerakan mahasiswa, serta terus meneguhkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah atau Aswaja sebagai landasan perjuangan organisasi.
Melalui semangat kebersamaan dan militansi kader, Rayon Adab diharapkan mampu menjadi ruang kaderisasi yang melahirkan generasi intelektual, progresif, dan berintegritas, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi PMII, civitas akademika UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, serta masyarakat luas. ***





