BANTENRAYA.CO.ID – Peserta didik Sekolah Dasar Negeri (SDN) Purwaraja 1, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, banyak meraih berbagai prestasi.
Prestasi yang telah dicapai di antaranya Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), hingga Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Kepala SDN Purwaraja 1 Sopyan mengaku bangga atas prestasi yang diraih siswa dalam ajang FLS3N dan O2SN tingkat Kecamatan Menes, dan Kabupaten Pandeglang.
Prestasi ini merupakan bukti kesungguhan sekolah dan dewan guru dalam mengarahkan siswa-siswi untuk berprestasi di segala bidang.
BACA JUGA : Siswa MAN 1 Serang Sabet Juara 1 Pencak Silat
“Kami bangga. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dalam berbagai lomba dan kejuaraan, karena prestasi yang diraih merupakan kebanggaan buat sekolah,” kata Sopyan, Minggu (26 Juli 2026).
Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahgara (Disdikpora) Kecamatan Menes Firdaus mengharapkan, prestasi yang diraih SDN Purwaraja 1, dapat menjadi motivasi bagi peserta didik sekolah yang lain, sehingga dapat mengharumkan nama sekolahnya.
“Dengan sekolah meraih prestasi, mudah-mudahan menjadi motivasi yang lain dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, baik untuk murid, guru, serta bagi sekolah lain di Kecamatan Menes,” harapnya.
Dikatakannya, FLS3N yang telah dilaksanakan di Kecamatan Menes dapat memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan menyalurkan bakat seni yang mereka miliki.
BACA JUGA : bank bjb Hadirkan Promo Merbabu Trail Run, Raih Tiket Lari Cukup dengan Menabung
“Ajang ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya, membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing,” terangnya.
Selain itu, kata Firdaus, kegiatan O2SN untuk membangun karakter siswa yang menjunjung sportivitas, disiplin, kerja sama, dan solidaritas antar pelajar. Sehingga muncul percaya diri.
“Kompetisi O2SN diselenggarakan secara berjenjang. Peserta didik akan bersaing mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, dan provinsi,” katanya. (yanadi)





