BANTENRAYA.CO.ID – Sebanyak 24 siswa SD Negeri Ciwedus, Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, harus belajar di ruang eks gudang.
Hal itu terpaksa dilakukan lantaran sekolah plat merah tersebut kekurangan kelas. Kondisi tersebut sudah terjadi sejak bertahun-tahun.
Kabar puluhan siswa SD Negeri Ciwedus belajar di ruang bekas gudang ini terungkap usai Walikota Serang Budi Rustandi memberikan bantuan seperangkat alat sekolah untuk siswa yatim SMP Negeri 16 Kota Serang, dan terakhir di SD Negeri Ciwedus, Rabu (22 Juli 2026).
Setelah menyalurkan bantuan, Budi Rustandi meninjau langsung rencana lokasi pembangunan ruang kelas baru (RKB) di sekolah yang beralamat di Jalan Priyayi-Bendung ini.
BACA JUGA : Abuya Muhtadi Deklarasi Tolak LGBT
Budi Rustandi didampingi oleh Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang Yudi Suryadi dan Camat Kasemen Sugiri.
Kepala SD Negeri Ciwedus, Ade Sukemi membenarkan bahwa sementara ini puluhan siswanya harus belajar di ruang bekas gudang.
“Iya sebetulnya itu bukan ruang guru, tapi dulunya gudang yang dijadikan sebagai ruang kelas,” ujar Ade.
Menurut dia, yang belajar di ruang eks gudang hanya satu rombongan belajar (rombel) saja. “Iya satu rombel, karena rombel yang ada di SDN Ciwedus ada tujuh, sedangkan ruang kelas ada enam,” ucap dia.
BACA JUGA : Truk Tambang Merajalela
Ade menjelaskan, satu rombel yang belajar di ruang eks gudang hanya satu kelas. “Itu kelas 4 B jumlah siswanya 24 anak, kalau totalnya ada 228 siswa,” sebutnya.
Menurut dia, puluhan siswa belajar di ruang eks gudang itu sudah terjadi sejak bertahun-tahun. “Semenjak saya belum di SD ini yaitu sekitar tahun pelajaran 2022/2023,” ungkap Ade.
Ade bersyukur meski puluhan siswanya harus belajar di ruang eks gudang, namun kegiatan belajar mengajar berlangsung aman. “Alhamdulillah aman tidak bocor, karena siswa belajar pakai meja dan duduk di kursi,” akunya.
Ia berharap rencana pembangunan ruang kelas baru bisa direalisasikan tahun ini. “Harapan kami semoga pihak Pemkot merealisasikan kebutuhan sekolah kami, yaitu mengharapkan dibangunnya ruang kelas baru,” harap dia.
BACA JUGA : Benings Clinic Serang Tempat Treatment Skin Booster Hits Tanpa Antre
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, rencana pembangunan ruang kelas baru ini sangat krusial lantaran SD Negeri Ciwedus kekurangan satu ruang kelas.
“Kan kurang kelas, jadi insya Allah tahun depan akan saya bangun satu kelas,” ujar Budi.
Ia mengaku miris mendapat kabar puluhan siswa SD Negeri Ciwedus sementara belajar di ruang guru.
“Karena kekurangan kelas, sekarang belajarnya di ruang guru. Kasihan ya,” ucap dia.
BACA JUGA : Gubernur Klaim Minat Sekolah Gratis Meningkat
Usai meninjau langsung, Budi mengaku pihaknya segera mengusulkan pembangunan satu ruang kelas baru melalui skema penunjukkan langsung alias PL. “Jadi akan dibangun satu kelas.
Tapi kalau bisa PL mah di perubahan aja. Kita lihat perencanaannya nanti Pak Yudi (Asda) II yang kawal,” ujarnya. (harir)





